My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
65



Nagita marah di tinggal sendirian di mall .ia merasa Angi telah mempermainkan nya .terlebih Joshua sendiri yang menjemput wanita itu . Tanpa menyapanya terlebih dahulu bahkan putranya itu sudah tidak mengabarinya hampir beberapa hari .


Nagita semakin yakin dengan apa yang di katakan oleh Lena kalau Angi mampu mempengaruhi anak dan cucunya supaya menjauhinya . Sekarang Nagita sedang berada di dalam mobil menuju rumah Angi , ia ingin membalaskan dendam rasa sakit di hatinya .kepada Angi . Dan dia akan meminta Angi untuk meninggalkan Anak dan cucunya .


Nagita mengetuk pintu rumah Angi dengan tidak sabar.kata kata kasar telah berada di ujung lidahnya . Siap untuk dia semprotkan ke wajah Angi, Nagita kembali mengetuk pintu rumah Angi dengan keras dan semakin kasar .


Handel pintu berputar ada yang memutar dari dalam , Nagita mendesis sinis saat merasa sebentar lagi pintu akan terbuka dan saat pintu terbuka .


"Oma ." ternyata Jonathan yang membukakan pintu untuknya , Dan wajah cucunya begitu biasa saja melihat kedatangan nya . Nagita semakin tidak suka hati dan pikiran nya telah terbakar emosi tanpa bisa mengontrol diri di depan cucunya .


:Angi di mana ." tanya Nagita langsung tanpa basa basi dulu dengan cucunya .


"Momy di dapur sedang masak ."jawab Jonathan .Nagita membuka lebar pintu rumah Angi dan langsung masuk menuju ke dapur mencari di mana Angi sekarang .


"Tante ...


PLAKK..


"Oma.."teriak Jonathan tangan Angi menyetop Jonathan agar tidak mendekat .


Satu tamparan Nagita layangkan dengan keras ." Apa kamu sekarang merasa sudah hebat haa .karena kamu bisa mendapatkan cinta dan kasih sayang dari anak dan cucu saya . Sehingga kamu berani berlaku kurang ajar pada saya ."ucap dan bentak Nagita .


Angi meraba pipinya yang terasa kebas ." Saya tidak mengerti ,kesalahan apa yang telah saya perbuat .hingga tante menampar saya ,dan saya juga tidak mengerti dari maksud ucapan dan perkataan tante ." ucap Angi .


"kamu jangan pura pura bodoh . Apa kamu pikir saya tidak tau .kalau kamu telah mempengaruhi Jonathan dan Joshua untuk menjauhi saya ?."


"Saya tidak mempengaruhi Jonathan atau Joshua untuk menjauhi tante , kalau itu yang tante tanyakan . Aku tulus menyayangi Jonathan seperti putra saya sendiri . Aku juga tulus mencintai Joshua apa adanya , tanpa memandang status atau harta nya ." jelas Angi .


"Kamu pikir saya percaya dengan omong kosong mu ."


"Aku tidak menuntut Tante untuk percaya aku hanya mengatakan yang sejujurnya ." Angi tidak perduli dengan wanita paru baya yang ada di depan nya itu percaya atau tidak yang penting baginya ia telah jujur .


"Saya tidak akan percaya dengan semua yang kamu katakam , dan yang pasti sampai kapan pun saya tidak akan pernah menerima kamu di keluarga kami . Maka dari itu segera lah pergi tinggalkan anak dan cucuku . Sebelum saya bertindak lebih jauh ." ucap Nagita dan berbalik pergi meninggalkan Angi .


"Oma ." Jonathan menghentikan langkah Nagita yang akan sampai pintu .


"Iya sayang ." sahut Nagita yang nada suaranya telah di rubah menjadi lemah lembut , sambiltersenyum Nagita mendekat kembali kepada Jonathan .


"Jonathan sayang dengan Momy , Jonathan juga sayang sama Oma ,tapi .Jonathan tidak suka melihat Oma memukul Momy ." ucap Jonathan pelan .


"Oma juga sayang sama Jonathan ." ucap Nagita langsung berdiri dan meninggalkan rumah Angi . Dia merasa menyesal telah menampar Angi di depan Jonathan . Entah bagaimana sekarang pandangan cucu kesayangan nya itu terhadap dirinya yang begitu ceroboh .


Setelah Nagita pergi Angi duduk di meja makan ia meraih gelas dan mengisinya dengan air putih hinga penuh . Anhi meneguk air itu hinga separuh dan sisanya ia guyurkan ke mukanya .untuk menyamarkan air matanya yang tidak mau berhenti mengalir .


"Momy ." panggil Jonathan yang menarik kursi dan duduk di samping Angi .


"Momy menangis ? ."tanya Jonathan .


Angi menggeleng namun air matanya tidak mau berhenti mengalir hingga suara isakan tangisnya terdengar karena tak mampu menahan rasa sakit yang ada di dalam dadanya .


Jonathan turun dari kursinya dan memeluk Angi . Anak itu ikut menangis dalam diam . Dalam pelukan Angi bahu Jonathan bergetar , Angi tau anak itu ikut menangis karena bajunya basah oleh air mata Jonathan .


Angi berusaha menghentikan tangisnya sendiri ." kenapa kamu ikut menangis Jo ." tanya Angi yang telah berhasil menghentikan tangisnya .Jonathan hanya menjawab dengan gelengan kepala .


"kita pesan makanan online saja ya ."ucap Angi yang sudah tidak punya mood untuk meneruskan masakan nya.


"Iya Mom ." jawab Jonathan serak .Angi meraih ponselnya dan memilih beberapa makanan untuk menu makan siangnya , kemudian Angi menekan tombol pesan .setelah meletakan ponselnya . Angi tersenyum haru melihat simpati Jonathan . Hatinya tersentuh oleh kasih sayang yang Jonathan berikan .


Angi mengangkat wajah Jonathan ia hapus air mata yang membasahi pipi pria kecil itu .


"Momy sungguh sayang padamu Jo , jika suatu hari nanti Momy harus pergi tinggalkan Jo dan Dady , maka Jo dan Dady harus bahagia untuk Momy ."pesan Angi , Jonathan langsung gelengkan kepala .


"Momy ngak boleh pergi . Kalaulah Momy pergi Jo akan ikut dengan Momy ."jawab Jonathan sambil memeluk erat lengan Angi .


"Dady juga pasti tidak akan biarkan Momy pergi .Dady juga sangat sayang dengan Momy . Momy tau ." jonathan menatap wajah Angi .


"Momy memasang Foto Momy di kamar Dady ,jadi di kamar Dady ada foto dua Momy ." Angi menggelengkan kepala .memang dulu Angi pernah sekali masuk ke dalam kamar Joshua , dan ia melihat ada foto senjani yang sangat besar di dalam kamar Joshua .


"Apa Jos menurunkan foto mendiang Istrinya ? Gumam Angi dalam hati .


"Dady menempel Foto Momy di samping fotonya mamanya Jo ." Jonathan seakan mengerti apa ya ada dalam.pikiran Angi . Angi tersenyum getir ternyata tak sesuai dengan apa yang ia pikirkan .


"Mungkin makanan pesanan kita sudah sampai ." ucap Angi saat mendengar suara pintu di ketuk .Anhi segera berdiri membuka pintu .


"Reyhan ." bukan pengantar makanan yang datang .melainkan Reyhan dan putranya yang datang .


"Apa kamo boleh masuk ." ucap Reyhan sambil mengangkat tas plastik yang ada di tangan nya.Angi membuka pintu rumahnya lebar lebar dan mempersilahkan keduanya masuk


"Ini dari erick buat tante pelangi ." ucap erick putra Reyhan mengulurkan seikat bunga mawar kepada Angi .


"Terimakasih erick ." ucap Angi menerim bunga itu . Dan akhirnya mereka berempat menikmati makan siang bersama dalam diam .sesekali Jonathan melirik menatap Erick sedikit tidak suka . Sementara Erick senyum senyum sendiri bila tanpa sengaja tatapan matanya bertemu dengan Jonathan .


"Kamu tidak ada masalahkan ." tanya Reyhan saat melihat mata sembab Angi .


"Aku baik baik saja Rey ." jawab Angi pendek .


"Aku minta maaf jika kedatangan kami mendadak tanpa memberi kabar ..