My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
44



Selesai mencuci piring Angi kembali duduk di meja makan . Tatapan matanya menangkap Jonathan yang ngambek bibirnya cemberut kedua pipinya menggembung dan kedua tangan nya di lipat di depan dada .


"Kamu marah sama Momy ." tanya Angi pelan dan berhati hati .Jonathan menggelengkan kepalanya .


"Kalau begitu kita pindah ke depan ya , kita nonton Tv sambil menunggu Dady selesai mandi ." ajak Angi tapi Jonathan menggelengkan kepalanya , menolak ajakan Angi . Ia kekeh menunggu Dadynya hingga selesai mandi . Dan ingin menyelesaikan rasa penasaran nya .


"Lalu Jo ,mau gimana ." ucap Angi mendekat dan duduk di samping Jonathan . Ia mengelus kepala anak kecil itu dengan lembut .


"Jo mau nunggu Dady . Dady harus menjelaskan pada Jo apa itu malam pertama ." ucap Jonathan dengan mata yang menatap ke pintu kamar mandi di mana Dadynya berada .


"Kita tunggu dia didepan ,ada yang ingin Momy tunjukan sesuatu padamu ." ajak Angi . Jonathan mengalihkan pandangan nya , kemudian ia teralihkan dengan perkataan Angi .


"sesuatu itu apa ? ." tanya Jonathan .


"rahasia ." ucap Angi ." karena itu Ayo ikut Momy nanti kamu juga akan tau ."lanjut Angi .Dengan ragu Jonathan turun dari kursinya dan mengikuti Angi dari belakang. Sesekali ia melirik ke arah kamar mandi , Angi masuk ke dalam kamarnya dan keluar dengan membawa sebuah kotak besar di tangan nya .


"Taraaaa ." ucap Angi sambil memberikan kotak itu ke pada Jonathan .


"Ini apa Mom ." tanya Jonathan penasaran sambil menerima kotak dari Angi .


"Bukalah." ucap Angi .Jonathan kemudian duduk manis dan membuka kotak besar itu . Dan mengeluarkan sebuah robot mainan dari dalam nya.


"Suka ." tanya Angi . melihat ekspresi senang dari Jonathan . Mainan itu rencananya akan ia jadikan sebagai hadiah ulang tahun Jonathan yang ke tujuh . Kurang lebih seminggu lagi , tapi melihat kejadian hari ini , untuk mengalihkan rasa penasaran Jonathan , terpaksa Angi berikan sekarang .


"Sangat suka Mom . Terimakasih Mom ." ucap Jonathan dan berlari memeluk erat Angi dengan terharu .


"Jo sayang sama Momy ." ucapnya lagi .


"Sama sama , momy juga sayang sama Jonathan ." ucap Angi .Jonatha melwpaskan pelukan nya pada Angi , kemudian memainkan robot robotan dari Angi .


Jonathan bermain sangat senang dan akhirnya lupa dengan pertanyaan nya tentang malam pertama . Lalu panggilan Joshua mengalihkan perhatian Angi.


"Senja ."panggil Joshua kembali dari dalam kamar mandi .Angi berdecak karena pria itu tidak sabaran sekali .


"Tunggu sebentar ya sayang , sepertinya Dady butuh bantuan Momy ." ucap Angi mengelus kepala anak itu dengan lembut kemudian pergi menuju ke kamar mandi .


"Bapak butuh bantuan apa ." tanya Angi .


"Iya tolong ambilkan baju ganti saya . Tadi lupa tidak membawa nya kemari ." ucap Joshua ,Angi menghela nafas pelan , kalau seperti ini ia merasa sudah cocok jadi istri Joshua wang . Sudah hampir setiap hari ia mengurus keperluan dan kebutuhan pria itu dan juga keperluan anak nya .


"Aku minta tolong ambilkan pakaian aku sayang , bukan suruh kamu melamun seperti ini ." ucap Joshua yang melihat Angi malah melamun .Joshua telah berada di belakang Angi . dengan berbalut handuk berwarna biru terang milik Angi .


Joshua memutuskan menyusul Angi ke kamar , karena ia merasa sudah lama menunggu Angi tidak kunjung datang .


"Ah , maaf pak ." ucap Angi sambil melirik Joshua yang memakai handuknya untuk membalut badan bawahnya , seraya menahan senyuman .


Joshua swngaja meninggalkan baju ganti dirumah Angi karena mereka sering berada di rumah Angi .


Joshua mengangkat Alisnya melihat Angi masih berada di dalam kamar nya ." kamu mau lihat saya ganti baju ." tanya Joshua . Angi buru buru keluar dari kamarnya .meninggal kan Joshua sambil Terkekeh .


***


Hari ulang tahun Jonathan akan di gelar di rumah mewah milik Joshua siang hari ini . Joshua mengeluarkan dana besar untuk merayakan ulang tahun putranya . Ia mengundang teman teman Jonathan juga keluarga besar mereka juga datang untuk memeriahkan nya


souvenir untuk para tamu juga telah datang . Angi juga berada di rumah mewah milik Joshua sejak tadi pagi untuk membantu menyiapkan perayaan ulang tahun , dan menyiapkan kebutuhan Jonathan .


"Jonathan sudah siap ." tanya Joshua yang datang menghampiri mereka di kamar jonathan .


"Semua tamu sudah datang , ayo kita turun ." ucap Joshua . Angi terdiam mendengar semua itu . Ia merasa tidak percaya diri untuk mendampingi dua pria tampan yang ada di depan nya itu .


"Momy , ayo ?." Jonathan membalikkan badan nya saat merasa Angi tidak mengikuti langkah nya . Angi tersenyum tapi tidak juga bergerak dari tempat duduknya .


"Senja , ada apa ? ."tanya Joshua .


"aku merasa tidak percaya diri pak., berdiri di antara kalian ." ucap Angi jujur . Dia meremas tangan nya sendiri yang telah berkeringat dingin . Joshua menghela nafas , dia sudah berkali kali menyakinkan Angi . Kalau dia pantas berada di antara ia dan putranya


"Jonathan tidak mau turun ,kalau Momy juga tidak turun ." Jonathan ikut duduk di samping Angi .


"Baiklah aku akan bubarkan saja acaranya ." Joshua juga tidak akan melangsungkan pesta tanpa Jonathan dan Angi . Joshua merayakan pesta ulang tahun Jonathan sekaligus untuk memperkenalkan Angi sebagai calon ibu sambung Jonathan


" tapi ini pesta ulang tahun mu Jo ." ucap Angi . Jonathan menggeleng .


"Untuk apa Jonathan di bawah kalau Momy sendirian di sini ." ucap Jonaghan .


"pak ." panggil Angi saat melihat Joshua akan pergi keluar kamar .


"Aku akan turun , beri aku waktu lima menit untuk menenangkan diriku ." ucap Angi yang di angguki oleh Joshua .


Setelah lima menit mereka bertiga keluar dari kamar Jonathan . Joshua menggenggam tangan Angi dengan erat menyalurkan kehangatan untuk tangan wanitanya yang terasa kedinginan .


Para tamu undangan bertepuk tangan , melihat kemunculan pria kecil yang berpakaian setelan tuxedo hitam yang begitu tampan dan menggemaskan .


Tidak lama kemudian terdengar bisik bisik para undangan dengan kehadiran seorang wanita di antara kedua pria tampan beda generasi tersebut .


Nagita melihat penampilan cantik Angi malam itu . Keningnya berkerut dan berpikir seakan pernah melihat perpaduan wajah Angi .tapi entah dimana dan siapa .


Angi malam itu juga mengunakan gaun berwarna hitam senada dengan warna yang di pakai oleh jonathan dan Joshua .setidaknya kecantikan seseorang mampu menutupi segala gala nya .begitu pula yang ada dalam pikiran Nagita . Penampilan Angi malam itu mampu menutupi identitasnya .yang berasal dari keluarga miskin .


Setelah lantunan lagu happy bestday dan meniup lilin ulang tahun , joshua mengambil alih mikrofon dari tangan WO . Kemudian menggandeng tangan Angi naik ke atas podium .