My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
76



Angi telah resmi keluar dari pekerjaan nya . Dan hari ini seharusnya Angi sudah pulang .tapi kepulangan nya harus tertunda karena hari ini Lisa dan Bliyam menikah .terpaksa Angi menunda kepulangannya hingga besok lusa .


Angi sudah mempersiapkan kepulangan dengan matang , sebagian barang barang nya telah ia paket kan terlebih dahulu lewat ekspedisi ia hanya menyisakan satu koper baju rumahan yang ia pakai di kontrakan .


Selesai selesai berdandan dan memakai baju yang di kirim oleh Lisa sebagai pendamping . Angi segera pergi ke alamat pernikahan mereka


Angi berdiri di tengah tengah keramaian ,ia iri dengan sahabatnya yang mendapatkan pria yang tulus dan mencintai . Dan mertua yang baik menerimanya apa adanya dengan tangan terbuka .


Dari tempatnya berdiri Angi melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah sahabatnya ,dan dia berdo'a semoga suatu saat nanti ia juga bisa mendapatkan kebahagiaan itu . Mendapatkan laki laki yang mencintai dan mertua yang mau menerimanya apa adanya . Angi melangkah ke atas pelaminan untuk memberikan selamat pada sahabatnya itu .


"Hai Lis , selamat ya semogga bahagia dan langgeng dunia akhirat ." ucap Angi .sambil memeluk sahabatnya itu .


"terimakasih atas do'anya semoga kamu juga cepat menyusul ."Ucap Lisa membuat Angi tersenyum kecut . Tapi Angi pandai menyembunyikan kesedihan nya itu dan Angi segera turun dari pelaminan itu , karena di belakangnya masih ada antrian panjang yang juga akan mengucapkan selamat pada kedua mempelai .


Angi memutuskan untuk menemui Nisa sekalian untuk pamitan . Sahabat yang banyak membantu saat dirinya sedang patah hati .Angi telah lelah mengitari seluruh tempat acara di Balrome hotel .tapi tidak menemukan Nisa juga .


 Angi duduk sebentar dan mengambil beberapa hidangan yang telah di sediakan di acara itu , untuk mengisi tenaga . Ia butuh tenaga untuk pura pura bahagia .


Saat Angi akan melangkah keluar , langkahnya di hentikan oleh Bilyam ." Apa kamu bisa menemani Lisa sebentar , aku masih ada urusan dengan keluarga ." ucap Bilyam


Angi menoleh pergelangan tangan nya .ja ingin memastikan waktu ." baiklah tapi aku tidak bisa lama ." ucap Angi .


"Baiklah , terimakasih , Angi ." ucap Bilyam tapi setelah mengatakan itu Bilyam tidak kunjung pergi tapi menatap ke suatu tempat .


"Apa masih ada yang ingin Anda katakan ." tanya Angi melihat Bilyam masih tetap di tempat .


"Boleh saya beri saran ." Angi mengangguk ragu menjawab pertanyaan dari suami sahabatnya itu .


"pria itu ." Bilyam menunjuk keberadaan Joshua di antara banyak kerumunan para undangan .


"Saya lihat pria itu sangat mencintaimu . Dan saran saya ajak dia bicara dati hati ke hati , semoga kalian mendapatkan jalan keluar , apapun peemasalahan yang kalian hadapi , saya sebagai suami dari sahabatmu hanya bisa ikut mendo'akan yang terbaik untukkebahagian kalian ." ucap Bilyam sambil terswnyum tipis ia menepuk bahu Angi .


Angi tidak percaya mendengar ucapan Bilyam yang panjang lebar , jujur ia sedikit tidak percaya karena dulu dia juga pernah melukai Lisa .meski akhirnya mereka menikah dan akan mempunyai seorang anak .kemudian Angi mengalihkan pandangan nya di mana Joshua berada .


Baru Angi sadar kalau pria itu juga di undang di pesta itu . Dan mengenai perkataan Bilyan ,Angi tidak percaya , Bilyam mengatakan kalau pria itu masih mencintainya , bahkan mungkin saja Joshua tidak pernah mencintainya .


Angi buru buru menghapus air matanya sebelum ada yang mengetahuinya . Angi segera menuju ke lift untuk pergi menemui sahabatnya di kamar pengantin .


"Hai ." sapa Angi pada sahabatnya yang kelihatan sudah kelelahan itu .


" Kamu belum pulang ." tanya Lisa yang sempat bangun mendengar ada yang datang dan kini kembali terbaring dengan wajah yang sedikit pucat .


Lisa tertawa ia tahu bagaimana sifat laki laki yang baru menikahinya itu bila sedang memohon .karena hal yang tidak mungkin di lakukan oleh wanita itu adalah memohon pada orang lain , pria itu sombong dan mempunyai harga diri yang tinggi .


"Sekali lagi aku ucapkan selamat , aku bahagia melihat kamu juga bahagia ." ucap Angi .


"Terimakasih ,"ucap Lisa .


"Bagaimana dengan hubungan kamu sendiri dengan Joshua ."tanya balik Lisa .


" Kamu sudah tau kalau hubungan kami sudah berakhir jadi jangan tanyakan lagi ." ucap Angi . Sebenarnya ia sudah menceritakan kalau dirinya sudah putus dengan Joshua , tapi ia tidak menceritakan apa alasan nya .Dia hanya mengatakan kalau mereka sudah tidak cocok .


"Oh iya , sekalian aku mau pamit , aku sudah resign dari sekolahan dan lusa aku mau pulang kampung ." ucap Angi .


Tentu saja Lisa terkejut mendengar kabar itu ."kamu yakin ,? Menjadi guru adalah cita cita kamu dari dulu ." ucap Lisa yang tau siapa Angi yang sebenarnya .


"Aku sudah memikirkannya ,dan aku yakin memang aku cocoknya hidup di desa dan bertani ." ucap Angi sambil tersenyum kecil .


" Apa pun yang jadi pilihan kamu ,Aku hanya bisa berdo'a semoga kamu mendapatkan kebahagiaan di manapun kamu berada . "ucap Lisa menghargai keputusan sahabatnya . Angi mengangguk .


Mereka akhirnya mengobrol dengan topik yang lain .hingga waktu sudah larut malam Angi harus pulang . Sebelum pulang ia memeluk sahabatnya itu dengan erat sebelum pergi .


***


Angi sebelum benar benar pergi meninggalkan kota Batam ia ingin menemui Jonathan yang terakhir kalinya . Maka hari ini dia berada di sekolahan .Ia meminta pada sahabatnya yang sedang mengajar untuk mengijinkan dirinya berbicara dengan Jonathan .


"Ini untuk kamu ."ucap Angi memberikan sebuah kotak kecil kepada Jonathan . Jonathan menerimanya dengan diam . Anak itu tidak bicara apa apa .


"Sayang , dengarkan Momy baik baik ." Angi menggigit bibir bawahnya menahan tangis nya yang akan keluar .


"Mungkin ini pertemuan kita yang terakhir . Momy akan pindah ke desa , dan ini hadiah terakhir dari Momy .dan kamu pasti akan mendapatkan Momy yang baru pastinya .Dan Momy berharap kamu tetap menjadi anak yang baik dan menurut sama Dady ." ucap Angi .


Hati Angi sebenarnya sangat perih bila membayangkan Jonathan memanggil Momy pada wanita lain . Sebelum datang menemui Jonathan ia sudah pikirkan konsekuensinya , dia akan sangat sakit hati berpisah dengan Jonathan tapi ia tetap melakukan itu , karena rasa sayang nya pada Jonathan sangat tulus untuk anak itu .


Jonathan menangis sesenggukan mendengar perkataan Angi ,pada akhirnya semua orang yang dia sayangi meninggalkan dirinya ." begitu pikir Jonathan .


"Momy jahat ." ucap Jonathan di sela tangisnya .


"Momy tidak sayang lahi sama Jonathan .hiks.." kata Jonathan lagi . Dan tangisnya semakin kencang . Angi menarik tubuh Jonathan ke dalam pelukan nya . Ia usap usap punggung anak itu .