
Pola lingkaran sihir "Rose Arcenciel" adalah pola lingkaran yang memperlihatkan sifat alamiah berdasarkan warna yang didapatkan dari lingkaran sihir tersebut.
Pola lingkaran ini terkenal akan kerumitan bentuknya, untuk mengaktifkannya maka harus sesuai dengan bentuk polanya bahkan lengkukannya.
Inilah yang menjadikan pola lingkaran ini termasuk sihir kuno karena sangat jarang bahkan hampir tidak pernah dipakai karena kerumitannya dan kegunaannya.
Rose Arcenciel hanya memperlihatkan sifat alamiah seseorang, itu pun hanya bersifat memperlihatkannya saat digunakan. Yang berarti hanya melihat sifat di keadaan saat ini dan bukan berarti sifat tersebut akan tetap hingga ke masa depan.
Benar, sifat alamiah tidak selamanya bisa bertahan di diri seseorang. Sifat alamiah seseorang dapat berubah sesuai dengan keadaan tertentu dan banyak faktor yang menyebabkannya berubah.
Inilah yang menjadikan pola lingkaran sihir "Rose arcenciel" tidak populer untuk digunakan. Mungkin satu-satunya yang menggunakan pola lingkaran sihir ini hanyalah desa Rose.
Karena di desa Rose pola lingkaran ini merupakan tradisi yang harus dilaksanakan untuk menyambut seseorang yang dapat memasuki desa ini, sekaligus memperingati seseorang yang membangun desa Rose.
Desa Rose sebenarnya adalah desa tersembunyi di bagian kota kerajaan Garden Flower. Desa ini diselimuti oleh teknik[1] sihir [Invinsible][2] tingkat tinggi, yaitu sihir yang membuat desa ini tak terlihat, ditambah dengan teknik sihir [Rose Tie][3] sebagai pagarnya, dan teknik sihir [Illusion][4] sebagai pengalihnya.
Hal yang mustahil untuk memasuki desa ini untuk orang biasa, karena teknik sihir yang menjaga desa tersebut bukanlah teknik sihir tingkat dasar yang levelnya masih satu dua sepertiku, tetapi teknik sihir dalam skillnya adalah teknik tinggi yang levelnya telah maksimal.
Sebenarnya ada cara lain untuk memasuki desa rose dengan mudah, yaitu dengan dipandu oleh orang yang telah pernah memasuki desa rose tepatnya telah mendapatkan kehormatannya di desa Rose.
Namun itu pun sangat jarang sekali untuk seseorang dari desa ini memandu orang asing yang tak memiliki ikatan darah dengan dirinya.
Sebab kebanyakan penduduk desa Rose untuk keluar dari wilayahnya. Hanya pedagang besarlah yang biasa keluar, itu saja ia menyembunyikan identitasnya
...➕➖✖️➗...
Upacara penyambutan telah dimulai sedari tadi, kini kamilah yang menjadi pameran utama dalam penyambutan ini. Satu persatu melangkahkan kaki ke depan tepatnya ke tengah-tengah lingkaran Rose arcenciel hingga menyentuh pohon besar yang juga berada di pertengahan aula ini.
Dimulailah dari diriku yang maju pertama, kurasakan sensasi yang bergejolak di seluruh tubuhku saat melangkah.
Tepat pada saat sampai di tengah lingkaran Rose Arcenciel, tubuhku mulai bersinar bersamaan dengan lingkaran Rose Arcenciel yang lebih memancarkan sinarnya dari pada yang sebelumnya.
Sekitar satu menit lamanya, aku mulai kehilangan pijakan, kakiku tak merasakan sentuhan tanah sama sekali. Sensasi ini adalah sensasi saat aku mulai melayang tak sampai satu meter tingginya karena aku merasa pandanganku hanya naik beberapa saat saja dan masih hampir terlihat sama dengan yang sebelumnya.
Tepat pada saat sensasi ini mulai kurasakan dengan baik, sinar dari seluruh tubuhku mulai berubah warna yang juga bersamaan dengan lingkaran Rose Arcenciel. Warna ini adalah warna yang terlihat merah muda yang kekuningan, ini adalah warna peach.
Berlangsung sekitaran satu setengah menit aku kembali merasakan tubuhku menjadi berat hingga kakiku merasakan geli dari sentuhan rerumputan yang pelan hingga menyentuh dasarnya tanah.
Cahaya yang berwarna peach mulai meredup dari tubuhku bersamaan dengan cahaya peach dari lingkaran Rose Arcenciel yang mulai merubah warnanya seperti sebelumnya.
Hingga di saat warna peach di seluruh tubuhku hilang, seketika warna hitam bersinar terang seakan memakan seluruh warna yang lain, ini hanya berlangsung sepersekian detik seolah seperti kedipan mata.
Ini mengejutkan seluruh penduduk saat melihat fenomena yang mungkin tak pernah mereka lihat sebelumnya. Aku sendiri yang mengalaminya secara langsung, sontak ikut terkejut padahal tak merasakan hal yang aneh sama sekali, hanya perubahan warna hitam yang seperti kedipan yang dapat kurasakan dari netraku.
Kini para penduduk bergidik ngeri dan terlihat banyak kecemasan di dalamnya. Melihat itu, aku merasa tak nyaman hingga Lily si pemandu berseru.
"Perhatian kepada para penduduk, dimohon untuk kembali tenang sebab kejadian tadi hanyalah kesalahan yang tak kita duga." Lily membungkukkan badannya.
Hal ini membuat para penduduk yang menonton kembali tenang ke keadaan semula, diam memperhatikan baik-baik.
Aku pun mulai tak merasakan rasa tak nyaman. Aku kembali ke tempat tadi aku berdiri bersama rekan-rekanku. Kini Resha lah yang mulai unjuk diri hingga diakhiri oleh Mirai.
Dari sekian rekanku yang naik, satu pun tak ada yang terjadi sepertiku yang memancarkan cahaya yang kedua kalinya yaitu cahaya hitam yang seperti kedipan mata di saat-saat akhir. Rekan-rekanku yang naik hanya memancarkan sinar sepertiku di saat yang pertama hingga terakhir turun.
Dan, penyambutan terakhir tinggallah Mirai untuk naik. Entah mengapa perubahan mimik para penduduk juga mulai berubah di saat melihat cahaya berwarna hitam yang memancar di tubuh Mirai.
Ini membuatku merasa lain ketika melihatnya, jelas sekali tadi aku juga memancarkannya walau sekejap, tetapi mimik rupa mereka malah mengatakan rasa kekhawatiran.
Namun di saat Mirai yang memancarkan cahaya hitam ini seperti biasa, mimik rupa mereka mengatakan rasa harapan terhadap Mirai.
Warna rekan-rekanku yang lain tetap seperti biasa. Resha memancarkan cahaya berwarna kuning begitupun dengan pak Opin, sedangkan Raisa memancarkan cahaya merah.
Dikatakan oleh Lily si pemandu bahwa warna-warna inilah yang memperlihatkan sifat alamiah kita saat ini, serupa dengan makna di balik warna bunga mawar.
- Putih bermakna kemurnian, kesucian, dan ketulusan.
- Kuning bermakna kegembiraan, kehangatan, suka cita, dan persahabatan.
- Merah bermakna rasa cinta, kerinduan, penyesalan, harapan.
- Pink bermakna kekaguman, suka cita, dan rasa syukur.
- Ungu bermakna keanggunan, kemegahan, dan keagungan
- Biru bermakna misterius, rasa imajinasi yang tinggi, kesempurnaan, dan kekaguman.
- Hijau bermakna keharmonisan, kesejahteraan, kreatif, dan inventatif. Terkadang orang yang mendapatkan warna hijau akan mengutamakan kedamaian.
- Cream bermakna keanggunan, perhatian, peduli, dan mempesona.
- Peach bermakna kesopanan, keseriusan, kemurnian, dan kepolosan.
- Hitam bermakna kesedihan, kepercayaan, dan keberanian. Dipercaya bahwa orang yang mendapatkan warna hitam memiliki kemampuan yang dapat membuat era baru di masa depan nanti.
Itulah sepuluh warna yang ada di Rose Arcenciel dan digunakan untuk menilai sifat alamiah seseorang. Yah, walaupun begitu sifat alamiah bisa saja berubah dan bisa saja bertahan.
Upacara penyambutan di aula tradisi penyambutan telah selesai. Rasa lapar mulai mengguncangkan seisi perut dalam, dan kami yang ingin secepatnya pergi mencari makanan kini ditahan oleh Lily. Ia mengatakan bahwa kami harus mengikutinya.
Berjalan di tengah kegelapan malam, mengikuti langkah dari Lily yang entah ingin membawa kami ke mana. Rasa lapar dari rekanku mungkin sudah tak dapat ditahan. Aku mengertinya karena rekanku yang bernama Resha terus saja bergumam serta mengeluh di samping pak Opin.
Matanya yang dari dulu sengaja ia sipitkan ke atas dengan alisnya kini lebih terlihat aneh, matanya yang disipitkan itu terlihat berwarna putih keseluruhan, mungkin bola matanya sudah terlalu ke atas.
Senyum lebarnya yang biasa terlihat bahagia untuk dirinya, kini terlihat dipaksakan seperti sedang mengeluarkan feses. Bukannya terlihat lucu bertampang mesum, tetapi kini terlihat seram bertampang lebih dari pada Joker di mataku.
Aku yang semula berjalan di sampingnya seketika berjalan cepat saat melihat rupanya. Aku takut ia benar-benar akan mengeluarkan feses karena perutnya yang mungkin sedang sakit dan mukanya itu benar-benar membuatku merinding.
Aku mendekat berjalan cepat ke arah Mirai dan Raisa yang juga berada di belakang Lily. Kedua orang ini entah mengapa saling diam tak berkata, padahal sebelumnya kedua orang ini sudah sangat akrab ketika tadi saling bertemu.
Aku yang berada di kedua orang ini lantas canggung untuk berkata, walau pada akhirnya aku tetap berkata, bertanya karena rasa penasaran.
"Apa yang terjadi dengan kalian berdua? Dari tadi aku melihat kalian hanya saling diam saja." Pertanyaanku membuat kedua orang ini bergidik terkejut.
"Jangan banyak bertanya, Raisa lapar." Tanpa melihatku, Raisa terus berjalan. Begitu pun dengan Mirai yang sama sekali tak berkata dan tak melihatku, ia terus berjalan dan menghiraukanku.
Menanggapi sikap mereka berdua, aku hanya bisa tersenyum pahit sambil berjalan dengan keduanya. Kini aku mengunci mulutku, walau aku banyak bertanya dan berkata, keduanya hanya akan menghiraukanku tanpa berkata apa-apa.
Lebih dari sepuluh menit, kami terus berjalan mengekor dengan Lily. Resha sudah tak tahan lagi akan gumaman dan umpatannya sendiri dengan isi perutnya, ia pun mulai berjalan cepat mendekati Lily.
"Lily, ini masih jauhkah? Kamu tahukan kalau kami dari perjalanan yang sangat melelahkan, ayolah Lily kamu mau bawa kami ke mana lagi sih."
Resha terus mengganggu Lily dengan rengekan dan pertanyaannya, tetapi Lily hanya menanggapinya dengan berkata, "tunggulah sebentar lagi." Sembari tersenyum tanpa ada dosa di dalamnya.
Terus saja Resha mengganggu Lily dan membuat perjalanan sedikit berisi dengan suaranya. Kami yang berjalan di belakang Lily juga terpaksa menonton Resha sebagai pengganti kebosanan.
Hingga kami tak sadar ketika Lily berkata, "kita telah sampai." Kami semua seketika berhenti dan terpatung melihat apa yang di depan kami saat ini.
...••••...
Sekedar informasi
Teknik
Teknik, biasa juga disebut dengan skill merupakan cara membuat, mengeluarkan, atau melakukan sesuatu dengan gerakan atau kemampuan yang memiliki seni.
Ada tiga jenis teknik yang ada di dunia ini, yaitu:
- Teknik sihir
teknik yang mengandalkan Mana sebagai hal yang utama dan dapat melalui alat bantu berupa benda seperti tongkat dan cincin, dapat pula tidak melalui apapun yaitu melewati bagian tubuh sebagai pengendalinya.
Contoh, seperti Dayshi Andrian yang melalui pikiran dan tangannya untuk mengeluarkan skillnya yaitu [Mana Amplifier] yang mengumpulkan mana dan mengeraskan mana tersebut sebagai perisai.
- Teknik senjata
Teknik yang mengandalkan benda ataj senjatanya sebagai hal yang utama. Benda yang digunakan sebagai senjata dapat berupa pedang, perisai, katana, panah, dan lain-lain. pemakaiannya terhadap Mana bisa dibilang stabil bahkan ada juga yang tidak ada. (ini tergantung dari si pengguna)
Contoh, seperti pak Opin yang menggunakan skillnya yaitu [Force Shield] yang memperkuat perisai dan tenaganya serta memperbarui perisai yang digunakan untuk menahan serangan.
- Teknik bela diri
Teknik yang mengandalkan kemampuan fisik sebagai hal yang utama. Seperti Tinju yang banyak menggunakan tangan kosong dan Taekwondo yang banyak menggunakan kaki. Beberapa ada juga yang teknik bela dirinya yang menggunakan senjata, contoh senjatanya seperti tongkat dan nunchaku.
Contoh pemakainya, masih belum ada di cerita.
Invinsible] adalah skill yang mengubah suatu objek menjadi tidak terlihat.
[Rose Tie] adalah skill yang menanam tumbuhan mawar yang merambat, durinya lebih tajam dari sebuah pedang yang telah diasah.
[Illusion] adalah skill yang mengubah suatu objek menjadi objek yang lain yang tampak nyata.
...Ikuti terus dengan...
...Vote, like and coment...
*Jangan sungkan-sungkan beri kritik dan sarannya. Soalnya ini adalah novel cerita pertama dari Swan, dan pasti masih ada banyak kekurangannya.