My Power Of Math Fantasies

My Power Of Math Fantasies
10.6 Next



Perselisihan antara pedang besar dan tombak berkapak terus beradu.


"Apa yang kalian lakukan. Cepatlah maju..!" seru Ares setelah berhenti sejenak lalu kembali bertarung.


Massa dari para pasukan pemberontak banyak yang terkuras sebelumnya. Jadi, tiga orang yang menjaga Resha langsung mengambil alih. Begitu pun dengan rekan-rekan Resha.


Pasukan prajurit di lini depan dengan cepat habis oleh serangan yang di lakukan oleh Agamenon dan Anemenon. Sebuah kapak dan pedang tipis cukup terampil mereka gunakan.


Para prajurit pertahanan pun tak dapat menahan mereka meski menggunakan perisai mereka. Para prajurit tersebut malah terdorong mundur dan tak dapat menghindari serangan dari atas.


Adapun penjagaan dari serangan jarak jauh ditahan oleh Dayshi menggunakan pengerasan mananya 【MANA AMPLIEFER — SHIELD 】.Berkali-kali Dayshi merasakan waktu melambat dan menyelesaikan dengan sekilas rumus apa yang ia harus gunakan untuk menciptakan dinding perisai mana untuk melindungi rekan-rekannya.


Sisi kali sisi, panjang kali lebar tersebut akan menentukan perisai mana yang Dayshi buat berdasarkan ukurannya. Akan lebih efektif jika disesuaikan dengan ukuran tubuh rekan-rekannya yang dapat melindunginya tanpa menguras banyak mana yang digunakan Dayshi.


Resha dan Anyelir sendiri bergerak secara cepat dan bahkan tidak terlihat. Mereka tiba-tiba muncul di belakang para prajurit pengguna mana serangan jarak jauh.


Keduanya menggunakan dagger dan secara cepat bagaikan petir, cahaya yang merupakan tebasan mereka telah menjelajari seluruh tubuh para prajurit tersebut, sedangkan suara yang merupakan dampak tebasan tersebut baru terjadi setelahnya. Mereka semua habis tersayat.


Sisa beberapa prajurit saja. Ini tak akan mengambil waktu yang lama.


"Kalian lincah sekali, tampaknya kalian memiliki orang-orang dengan kemampuan yang terlatih."


Sang prajurit bertombak tersebut tiba-tiba menghentakkan Ares dengan pukulan telak. Gemaan pada tombaknya semakin menjadi-jadi. Aura yang dikeluarkan dari prajurit tersebut semakin besar.


Dengan lincah Resha berusaha menyerang prajurit tersebut, tetapi sayang pelindung yang menyelimuti prajurit tersebut dengan mudah meluputkan serangan Resha.


Lima Prajurit yang masih bertahan pun mulai mengeluarkan jati dirinya. Mereka semua memiliki jati diri yang sama yaitu sebuah pedang. Pada dasarnya jati diri merupakan bentuk dari apa yang mereka inginkan, apa yang mereka bayangkan sebagai senjata bagi mereka maka itulah jati dirinya.


Senjata yang berasal dari jati diri mereka sangatlah kokoh dan tak dapat dihancurkan. Kemampuan dari penggunaan mana sang pengguna pun lebih sangat mudah untuk disalurkan. Sehingga sang pengguna akan memiliki kapasitas di atas rata-rata.


"Yui, perlihatkan status lengkap musuh," gumam Dayshi.


...『』『』『』『』『』『』『』『』『』...


...【PEMIMPIN PRAJURIT】...


【Level : 300 『Grandmaster』】


【Title : Warrior leader KOF】


【Power : Dahlia 『Protection』】


【HP : 95% 】


【MP : 79% 】


【Weapon : Golden Greataxe 】


【Skill Exclusive : 。。。 Not yet analyzed 。。。】


...『』『』『』『』『』『』『』『』...


...【 PRAJURIT LINI DEPAN 『 ATTACK 』】...


【Level : 250 『Master』 】


【Title : None 】


【Power : 。。。『 Defense 』】


【HP : 45% 『 Average 』 】


【MP : 66% 『 Average 』 】


【Weapon : Sword Identity 】


【Skill Exclusive : 。。。 Not yet analyzed 。。。】


...『』『』『』『』『』『』『』『』...


Para prajurit tersebut telah hampir memasuki tingkat Grandmaster bahkan pemimpin prajurit tersebut sudah memasuki tingkat Grandmaster tengah.


Tekanan aura mereka baru dirasakan oleh kelompok pemberontak setelah jati diri mereka keluar. Hal itu dikarenakan level para prajurit meningkat saat mengeluarkan pusaka dalam dirinya.


Di pihak Dayshi sendiri yang memiliki level tingkat Grandmaster ialah, Ares, Resha, Anyelir, Agemenon, dan Anemone. Sedangkan itu Mirai saat ini berada di tingkat master sedangkan aku dan Raisa masih di tingkat elit.


Pihak kami cukup diuntungkan, tetapi tetap saja level tingkat tertinggi di pertarungan ini ialah sang pemimpin prajurit tersebut.


"Sial, skill mereka sama sekali belum ada yang terdengar jelas."


Pada dasarnya untuk mengetahui status skill seseorang Dayshi harus berada di atas level dari orang tersebut. Cara lain agar Dayshi dapat mendapatkan informasi skill musuh adalah dengan merasakannya secara langsung atau dengan menganalisisnya, sayangnya analisa akan membutuhkan waktu lebih lama. Informasi - informasi tersebut itulah yang akan tercatat secara otomatis di dalam sistem.


Terakhir kali Dayshi mengetahui hal ini adalah ketika ia sedang menjalankan tugasnya sebagai anggota guild. Kemampuan ini baru ia ketahui atau lebih tepatnya baru muncul setelah tembus ke level 100.


"Sepertinya ini akan memakan waktu yang cukup lama," ucap Agemenon.


"Hei, Resha. Ajaklah rekan-rekanmu untuk pergi duluan di depan sana. Biarkan kami yang mengalahkan iblis-iblis itu," lanjut Agamenon.


"Apa kau yakin? Akan membiarkan kami pergi tanpa pengawasan kalian?"


"Ya, aku yakin itu. Aku tahu kalian pasti juga memiliki urusan lain di istana ini. Jadi cepatlah bereskan urusanmu."


Resha diam sejenak. Benar juga, bahwasanya pak Opin harus segera mereka temukan. Namun, Resha juga berpikir apakah mereka berempat dapat mengalahkan enam prajurit tersebut. Sedikit ragu, tetapi Resha tetap yakin bahwa mereka dapat mengalahkannya.


"Bagaimana Raisa, apakah kita pergi duluan. Mereka tampaknya siap menghadang para prajurit tersebut agar tak mengejar kita."


Raisa berpikir sejenak. "Baiklah, jika itu yang mereka inginkan. Kita juga harus segera menemukan pak Opin. Ia pasti berada di istana ini."


Resha kemudian memberikan kode kepada Agemenon dan Agemenon serta kedua rekannya langsung maju membantu Ares. Para prajurit yang tersisa itupun juga ikut andil dalam pertarungan tersebut.


Raisa kemudian mengganti gaunnya dengan baju besarnya yang tampak sebagai seorang kelas mage, tak butuh ruang baju tersebut teganti secara langsung tanpa harus membukanya. Ia juga mengambil tongkat leaf Greennya dan mengenakan topi penyihirnya.


Sedangkan Mirai, ia tidak mengganti pakaiannya, melainkan ia memotong gaun bagian bawahnya yang melebar tersebut. Ia menjadikan gaun tersebut menjadi lebih pendek agar tak mengganggu pergerakannya.


Begitu pun dengan Dayshi, ia juga mengganti pakaiannya. Kini ia menggunakan pakaian biasa yang ada di dunia tersebut, pastinya tetap dilengkapi dengan cape sebagai ciri khasnya.


Pergantian pakaian itu tidak memakan banyak waktu. Mereka segera berlari melewati para prajurit tersebut. Beberapa prajurit yang ingin menghalangi langkah kami, langsung ditahan oleh kelompok Agemenon.


Ares sendiri masih bertarung hebat dengan prajurit bertombak tersebut.


"Siapa bilang kalian boleh kabur dari sini!"


Pemimpin prajurit tersebut terpaku pada kelompok Dayshi. Ia mengangkat Golden Greataxe berniat untuk menyerangnya.


" 【Dahlia Bloom Greataxe】"


Sebuah sayatan besar dengan jangkauan yang lebar datang menuju Kelompok Dayshi.


" 【Iin Fit】"


...『』『』『』『』『』『』『』『』『』...


...【ARES 】...


【Level : 280 『 Grandmaster』】


【Title : Leader of the Rebellion 】


【Power : Iin Light 】


【HP : 80% 】


【MP : 75% 】


【Weapon : Big sword 】


【Skill Exclusive : Iin Fit】


...『』『』『』『』『』『』『』『』『』...


...【AGEMENON 】...


【Level : 293 『Grandmaster』】


【Title : None 】


【Power : Middlemist Red】


【HP : 100% 】


【MP : 98% 】


【Weapon : double axe】


【Skill Exclusive : 。。。 Not yet analyzed 。。。】


...『』『』『』『』『』『』『』『』『』...


...【ANEMONE 】...


【Level : 287 『Grandmaster』】


【Title : None 】


【Power : Rhododendrone】


【HP : 100% 】


【MP : 95% 】


【Weapon : Thin sword 】


【Skill Exclusive : 。。。 Not yet analyzed 。。。】


...『』『』『』『』『』『』『』『』『』...


...【ANYELIR 】...


【Level : 275 『Grandmaster』】


【Title : None 】


【Power : Azalea】


【HP : 100% 】


【MP : 100% 】


【Weapon : dual dagger 】


【Skill Exclusive : 。。。 Not yet analyzed 。。。】


...『』『』『』『』『』『』『』『』...