
Warninggg!!!!!🔥🔥🔥
Maap jika kurang hottt, karena authornya lagi mode alim😂😂✌️✌️
...*****...
Benar yang dikatakan oleh Zaky tadi. kini Naya semakin takjub dengan pemandangan malam di lereng gunung jika dilihat dari tempat yang paling tinggi. Gemerlapan lampu rumah penduduk di lereng pegunungan sangat indah melengkapi keindahan malam ini. apalagi cuaca malam ini juga sedang cerah.
“Benar bukan yang aku katakan?” tanya Zaky sambil melingkarkan tangannya di perut Naya.
Saking senangnya dengan pemandangan malam yang begitu indah, Naya tidak lagi terkejut dengan sentuhan suaminya.
“Iya, Mas. Sekali lagi terima kasih banyak sudah membawaku ke sini.” jawab Naya sambil menikmati kehangatan pelukan suaminya.
Mereka berdua terdiam dalam waktu beberapa saat. Naya masih menikmati hawa sejuk di sekitarnya. Sedangkan Zaky kini meletakkan dagunya pada pundak Naya, hingga ia lebih mudah menjangkau leher jenjang istrinya.
Naya kegelian saat merasakan hembusan hangat nafas Zaky yang berada tepat di lehernya. Dia ingin sekali lepas dari dekapan Zaky karena tidak tahan dengan ras geli itu. namun semakin lama ia juga menikmati sentuhan yang diberikan oleh suaminya. karena saat ini tangan Zaky mulai menelusup masuk ke dalam bajunya dan mulai mengusap lembut perutnya yang rata.
“Mas!” lirih Naya sambil memegang tangan Zaky.
Zaky melepas tautan tangannya lalu tanpa basa-basi ia mengangkat tubuh Naya. Menggendongnya dan membawanya masuk ke dalam kamar. Naya yang sempat terkejut hanya bisa mengalungkan tangannya pada leher suaminya.
Kini Naya sudah direbahkan di atas ranjang dengan Zaky berada di atasnya. Kedua jantung mereka berpacu dengan cepat. Hawa dingin dalam ruangan itu seketika menjadi panas seiring dengan hembusan nafas mereka yang saling memburu.
Naya tiba-tiba saja menutup matanya saat merasakan benda kenyal mendarat pada bibirnya dan membasahinya dengan lembut. Namun dia masih diam. tidak membalas pagutann yang dilakukan oleh Zaky.
“Aku sangat mencintaimu, Sayang. Percayalah, aku tidak akan pernah menyakitimu.” Ucap Zaky menjeda ciumannya.
“Aku percaya padamu, Mas. Aku juga sangat mencintaimu. Malam ini juga aku akan menyerahkan semuanya padamu, suamiku.” Ucap Naya dengan mantap.
Zaky mengulas senyumnya lalu ia kembali mencium lembut bibir Naya. Naya pun lama-lama ikut membalas ciuman suaminya. keduanya sama-sama hanyut dalam pusaran kenikmatan malam ini.
Ciuman yang awalnya penuh kelembutan kini berubah semakin menuntut. Zaky sudah tidak lagi bermain di bibir istrinya. Melainkan turun ke leher jenjang Naya yang mulus dan sangat harum. Zaky ingin menghapus bekas perbuatan Aksa waktu itu dan menggantinya dengan penuh kelembutan. Meninggalkan beberapa tanda merah di sana tanpa membuat Naya sakit agar tidak teringat dengan kejadian buruk itu.
Mata Zaky menatap mata Naya yang hampir terpejam karena sangat menikmati sntuhannya. Lalu Zaky menyentuh dua aset besar milik istrinya yang masih tertutup oleh bajunya. Dengan memberikan sedikit sentuhan saja kembali membuat Naya mengeluarkan suara merdunya.
“Sayang, apa boleh aku membukanya?” ijin Zaky takut membuat Naya belum siap.
Naya menjawabnya hanya dengan anggukan kepala. Tak lama kemudian Zaky melepas satu per satu kancing kemeja Naya hingga nampaklah dua buah yang sangat menantang dan membuat sesuatu di bawah sana bergerak menggeliat.
Baju bagain atas milik Naya sudah terlepas. Perempuan itu sudah berada dalam kondisi setengah telanjjjang. Lalu Zaky segera mendaratkan kepalanya diantara kedua bukit indah milik Naya.
Naya yang merasa geli karena bulu-bulu halus di rahang Zaky menyentuh area dadanya, tanpa sadar membuat Naya memegang kepala Zaky dan menekannya. Tak lama kemudian bibir Zaky mulai mencecap satu per satu aset yang ada di hadapannya. Mengecupnya lembut, menguluum bagian ujung yang menyerupai kismis itu. dan salah satu tangannya memberikan pijatan lembut pada salah aset milik Naya.
Zaky melakukannya secara bergantian. Ia seperti bayi yang sedang kehausan. Bahkan kini semakin terlihat sangat rakus seolah tidak ingin diusik. Sedangkan Naya sendiri yang baru pertama kali melakukan ini, ada rasa aneh dalam dirinya. Namun sangat sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Dalam waktu sekejap, keduanya kini sudah tidak memakai sehelai benang pun. Naya reflek menutup miliknya saat Zaky hendak memberikan sentuhan. Seperti ada rasa takut dan teringat perbuatan bej*t Aksa saat itu.
“Sayang, aku akan melakukannya dengan lembut. Aku akan menghapus semua perbuatan keji baj***an itu.” ucap Zaky dengan tenang dan meyakinkan istrinya.
Perlahan Naya melepas tangannya yang sedang menutupi intinya. Setelah itu ia merasakan hangatnya sentuhan bibir Zaky di sana. Zaky menciumi area inti Naya dengan sangat lembut. Dia benar-benar menghapus bekas perbuatan jahat Aksa. Dan Zaky juga yakin kalau saat itu Aksa tidak sampai menyentuh milik istrinya. Karena saat dia membersihkan tubuh Naya saat itu sama sekali tidak menemukan bekas apapun.
Naya kembali lagi merasakan aneh saat bibir suaminya semakin aktif memberikan lummatan lembut pada area intinya. Setelah itu Zaky perlahan membuka paha Naya dan mulai mendaratkan bibirnya tepat pada liang surganya. Mengecupnya, memainkan lidahnya di sana dengan sangat lembut hingga beberapa saat. Naya semakin bergerak resah dengan menekan kepala Zaky seolah minta berhenti tapi dia sangat menikmatinya.
“Mas, aku tidak tahan!” ucap Naya dengan nafas memburu seolah ada sesuatu dalam dirinya yang minta dikeluarkan.
.
.
.
*TBC
Happy Reading‼️