
Hari ini Zaky dan kedua orang tuanya bersiap pergi ke kota J untuk persiapan pernikahannya yang kurang tiga hari lagi. sedangkan Shanum sejak seminggu yang lalu sudah berada di kota J karena kebetulan sedang ada pemotretan di sana.
Zaky dan kedua orang tuanya nanti langsung menuju hotel dimana pesta pernikahan itu akan digelar. Dan selama itu Naya dan Zaky tidak diperbolehkan bertemu sampai hari akad mereka tiba.
“Apa kamu sudah menjamin keamanan hotel saat acara nanti, Ren?” tanya Tuan Bagas.
“Sudah, Yah. Rendra sudah menyewa beberapa bodyguard yang berjaga di setiap sudut hotel sepanjang acara berlangsung.” Jawab Zaky.
Tuan Bagas pun merasa lega karena Zaky sudah bertindak cepat. Berjaga-jaga demi keamanan diri itu lebih penting. Mengingat sosok keluarganya dan juga keluarga besannya adalah orang yang berpengaruh. Tuan Bagas pun tidak berharap ada kejadian buruk yang akan mengacaukan pesta pernikahan anaknya.
Beberapa saat kemudian Zaky sudah tiba di hotel. Mereka langsung menuju kamar masing-masing. Karena memang perjalanan mereka jauh, jadi membutuhkan waktu untuk istirahat sebentar sebelum Zaky nanti melihat ballroom dimana pesta pernikahannya akan digelar.
Meskipun calon mempelai pengantin tidak diijinkan bertemu, namun Zaky tetap memberi kabar pada Naya kalau dia baru saja sampai bersama keluarganya. Sedangkan Naya yang sedang sibuk menyambut keluarga besarnya datang, dia belum sempat membuka ponselnya.
***
Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. hari ini acara pernikahan dari dua anak pengusaha besar digelar secara meriah di salah satu hotel berbintang di kota J. banyak tamu undangan yang turut diundang dalam acara itu. selain dari pihak keluarga Xavier, dari pihak keluarga Tuan Bagas juga. bahkan semua rekan bisnis dua pengusaha ternama itu juga turut diundang.
Keluarga besar Xavier yang sudah tiba lebih dulu hadir, ikut menyambut beberapa tamu yang datang. Saah satunya Nabil, sepupu Naya.
Pria itu ikut senang mendengar kabar pernikahan adik sepupunya dengan Zaky. pria yang juga berstatus sebagai adik sepupunya. Dan karena memang keduanya saling mencaintai dan tidak terikat hubungan saudara kandung, jadi menurut Nabil sah-sah saja jika mereka menikah.
Sejak tadi Nabil tak henti-hentinya mengulas senyum pada tamu undangan yang hadir. Khusunya tamu undangan wanita. Memang dasar Nabil yang berjiwa playboy tidak bisa sedikitpun untuk tidak melihat wanita cantik.
Setelah semua tamu undangan berkumpul dan mempelai pengantin sudah siap, kini tibalah prosesi sakral pernikahan itu digelar. Naya duduk di samping Zaky dengan perasaan yang tidak bisa digambarkan. Antara senang dan haru bercampur menjadi satu.
Di saat pemuka agama resmi menikahkan Naya dan Zaky disertai ucapan serentak kata “sah” dari semua tamu undangan, Zaky dan Naya sangat bahagia. Akhirnya mereka berdua resmi menyandang status suami istri.
Setelah itu mereka berdua diperkenankan untuk saling memakaikan cincin di jari manis masing-masing. Dan diakhiri dengan Naya mencium punggung tangan Zaky dan dibalas dengan kecupan pada kening Naya.
Usai acara sakral itu, keduanya diwajibkan untuk sungkem pada kedua orang tua masing-masing guna meminta doa dan restu selama menjalani kehidupan rumah tangganya. Semua tamu undangan dibuat haru saat menyaksikan acara sungkem itu. karena Senja yang tidak henti-hentinya menangis saat Zaky sedang bersimpuh di hadapannya.
Seorang pemandu acara tersebut kemudian mempersilakan mempelai pengantin untuk menuju ke pelaminan. Karena acara berikutnya adalah pemberian ucapan selamat dari tamu undangan kepada mempelai pengantin.
“Bagaimana perasaan kamu?” bisik Zaky pada Naya yang saat ini sedang berdiri menyambut tamu.
“Aku sangat bahagia.” Jawab Naya dengan gugup.
Jujur saja Naya sejak tadi sampai sekarang masih sangat gugup. Dia masih belum percaya kalau statusnya sudah berubah menjadi istri dari kakak angkatnya.
“Tapi kenapa wajah kamu pucat, Sayang? Kamu baik-baik saja?” tanya Zaky sedikit cemas.
Naya hanya menganggukkan kepalanya saja karena sudah ada tamu lagi yang memberikan ucapan selamat padanya.
“Saya tidak menyangka akan dipertemukan kembali dengan Tuan Barra dalam situasi seperti sekarang ini. berarti sekarang kita saudara, bukan?” ucap Tuan Bagas antusias.
“Saya juga tidak menyangka kalau ternyata keponakan saya adalah anak kandung anda. Dan, ya sepertinya memang kita sekarang resmi menjadi saudara.” Jawab Barra diiringi dengan senyuman.
Sedangkan Shanum yang sejak tadi bersama Bundanya sesekali mencuri pandang pada Nabil yang malam ini terlihat sangat tampan dan mempesona. Namun sayangnya Shanum tidak berani menyapa Nabil. Pria pertama yang telah membuatnya jatuh cinta.
Acara demi acara berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Zaky bersyukur telah menyewa beberapa bodyguard selama acara berangsung.
Kini waktu sudah malam. satu per satu tamu undangan pulang. yang tersisa hanya keluarga besar dari pihak Xaier saja. sedangkan keluarga besar Tuan Bagas berpamitan pulang lebih dulu.
“Sayang, ayo kita bergabung untuk makan malam!” ajak Zaky pada istrinya.
“Bisa nggak kalau makan malamnya di kamar saja? maaf aku lelah sekali.” Jawab Naya jujur, karena memang sejak tadi dia sangat kelelahan berdiri di atas pelaminan.
Zaky pun tidak tega melihatnya dan pastinya tidak akan memaksa snag istri untuk ikut bergabung makan malam bersama.
“Baiklah, tapi kita bilang dulu sama Mama dan Papa kalau kita makan malamnya di kamar saja.” usul Zaky.
“Mas saja yang bilang. Aku ke kamar dulu, nanti Mas nyusul.” Tolak Naya dengan halus.
Zaky pun mengiyakan. Setelah itu ia menuju meja makan dimana keluarga besarnya sedang berkumpul. Sedangkan Naya sudah lebih dulu masuk kamar.
Niat Zaky yang hanya ingin bilang kalau akan malam di kamar justru menahannya di meja makan sedikit lebih lama, karena mendapatkan gurauan dari para sepupunya yang mengira sudah tidak sabar menyambut malam pertamanya.
Dengan wajah memerah menahan malau, Zaky terpaksa undur diri dari meja makan dan segera menyusul sang istri. Namun, sesampainya di dalam kamar, Zaky tidak melihat keberadaan sang istri.
“Sayang!” panggil Zaky dengan dada bergemuruh hebat saat tak mendapati Naya di kamarnya.
.
.
.
*TBC
Happy Reading‼️