My Brother My Husband

My Brother My Husband
Eps 77 ~ Balas Dendam



Setahun yang lalu dimana saat acara pernikahan Zaky dan Reva gagal lantaran diputarnya video kebusukan Reva yang berselingkuh dengan seorang pria bernama Aksa, di saat itulah kebusukan seorang Aksa juga dicium banyak orang. Dia tidak menyangka kalau aksi balas dendamnya terhadap Papa Reva akan berakhir begitu saja dan dipertontonkan di depan umum.


Ya, ternyata Aksa sejak dulu sangat membenci Tuan Damar. Karena Papa Aksa meninggal disebabkan oleh Tuan Damar. Jadi Aksa menjadikan Reva sebagai alat balas dendam dengan cara membuatnya jatuh cinta.


Lantas bagaimana hubungan Aksa dengan sang istri. Aksa yang tahu kalau istrinya tidak akan meminta cerai darinya karena sudah terlalu cinta, ia pun berjanji dalam dirinya sendiri, setelah berhasil membuat Reva dan keluarganya jatuh, dia akan memperbaiki hubungannya dengan istrinya. Namun sayangnya semua sirna begitu saja, saat Zaky tiba-tiba membuka semua kebusukan Reva dan dirinya di depan umum.


Setelah kejadian itu, tentu saja Tuan Damar tidak akan membiarkan Reva bersama Aksa. Lalu Stella pun hari itu juga menggugat cerai Aksa.


Aksa pun sangat marah dan menganggap semua kajdian buruk yang menimpanya ini adalah ulah Zaky. padahal Zaky juga tidak bekerja sendiri, melainkan dibantu oleh Nevan.


Dalam waktu kurang lebih selama satu tahun, hidup Aksa berantakan. Dia tidak punya apa-apa lagi. namun dalam hatinya masih menyimpan dendam membara pada Zaky. hingga saatnya tiba, dimana Zaky akan melangsungkan pernikahannya dengan Naya, di saat itu juga ia akan membalaskan dendamnya pada Zaky dengan cara menggunakan Naya.


***


“Kamu di sini, Sayang! Jangan takut!” Sahut seorang pria yang sejak tadi melihat Naya bergerak resah. Namun sayangnya Naya tidak bisa melihat wajah pria itu.


“Siapa kamu?” teriak Naya ketakutan.


Naya mencoba mengumpulkan ingatannya dimana semalam saat baru saja memasuki kamar, dia tidak menutup pintu kamar sepenuhnya karena biar memudahkan Zaky masuk. Namun tanpa diduga ada seorang pria bermasker dengan pakaian pelayan hotel masuk ke kamarnya dan mendekatinya dengan tatapan yang sangat mengerikan.


Belum sempat Naya berteriak, pria itu dengan cepat membekapnya menggunakan sapu tangan. Lalu Naya merasakan pusing dan kesadarannya hilang.


“Siapa kamu? Lepaskan aku!” Naya berteriak sekuat tenaganya walau tubuhnya saat ini sangat lemah.


Aksa meletakkan gelas minumannya, lalu mendekati ranjang Naya. Pria itu berjongkok di tepi ranjang sambil menyibak rambut Naya yang sebagian menutupi wajahnya. Naya sangat terkejut saat melihat siapa pria yang telah menyekapnya itu.


“Kenapa kamu menyekapku? Lepaskan aku!” Naya terus bergarak berharap tali yang membelit tanganya bisa lepas.


“Cantik, tenanglah! Kamu jangan takut seperti itu. rileks saja. setelah ini kita bermain-main dan mencari kepuasan bersama.” Jawab Aksa dengan tersenyum smirk.


Naya semakin ketakutan melihat wajah Aksa. Dia berharap Zaky segera datang untuk menolongnya. Entah bagaimanapun caranya.


“Kamu sedang berada di tempat yang jauh dari jangkauan suami kamu. Jangan berharap dia menolongmu. Tapi kamu tenang saja, jangan khawatir, setelah kita bersenang-senang. Aku akan mengembalikan kamu padanya. Biar dia tahu rasanya mempunyai seorang istri tapi gagal menikmati malam pertamanya hahahahaha…….”


Tawa Aksa yang mengerikan membuat Naya semakin ketakutan. Dia terus meronta berharap tali di tangannya bisa lepas, walau pergelangan tangannya kini sudah memerah.


Aksa mendekatkan wajahnya pada Naya yang masih berbaring di atas tempat tidur. Bau alkohol menyeruak keluar dari mulut Aksa membuat Naya berusaha memalingkan mukanya. Namun dengan cepat Aksa mencengkeram rahang Naya agar menghadap lagi padanya.


“Menurutlah, Nona jika kamu tidak ingin aku berbuat kasar.” Ucap Aksa dengan tenang namun tegas.


Naya terus menggelengkan kepalanya. Air matanya luruh begitu saja karena takut Aksa akan melakukan hal di luar dugaannya.


“Sssttt… jangan menangis! Kita bahkan belum mulai. Setelah ini kamu boleh menangis. Tapi menangis keenakan. Hahahaha…..”


Aksa mengusap air mata Naya dengan lembut. Jujur saja walaupun ia sakit hati dengan Zaky dan ingin membalaskan dendamnya melalui Naya, namun Aksa juga sangat tertarik dengan sosok perempuan yang berada di hadapannya itu. mungkin ia akan melakukannya dengan pelan dan hati-hati.


Cuihhh


Naya meludahi wajah Aksa saat pria itu hendak menciumnya. Karena Naya tidak tahan dengan bau alkohol. Aksa pun dibuat murka dengan ulah Naya. Seketika pria itu menjambak rambut Naya hingga kepalanya menengadah ke atas.


“Ternyata kamu sendiri yang meminta dengan cara kasar, Nona!” ucap Aksa dengan kesal.


Aksa segera melumaat bibir Naya dengan kasar. Tak peduli perempuan itu meronta dan terus menutup mulutnya dengan rapat. Aksa tidak kahilangan akal. Dia menggigit bibir Naya hingga Naya membuka mulutnya. Pria itu terus mengobrak-abrik mulut Naya dengan kasar.


Tangisan Naya yang semakin lemah tak membuat Aksa prihatin. Pria itu justri menarik gaun pengantin yang masih melekat di tubuh Naya. Walau dengan susah payah, akhirnya Aksa berhasil menanggalkan baju itu, hingga tubuh Naya sekarang polos hanya memakai dalaman saja.


“Tolong!! Jangan lakukan itu!” teriak Naya dengan bibir bergetar.


Sayangnya Aksa sudah terbawa emosi lantaran ulah Naya yang meludahinya tadi. kini Aksa sudah menaiki ranjang. Pria itu melepas kemejanya, lalu mulai mencumbui area leher Naya sampai turun ke dadanya.


Dug


Naya berhasil menendang senjata Aksa menggunakan lututnya, hingga membuat pria itu marah berkali-kali lipat.


Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Meskipun senjatanya terasa ngilu, Aksa tetap melanjutkan aksinya. Ia menarik kain segitiga yang menutupi inti Naya. Dia ingin menyiksa perempuan itu dengan kenikmatan tentunya.


“Tolonggg!!!!!”


Bugh


Bugh


Bugh


.


.


.


*TBC


Happy Reading‼️


Maaf guys, besok jangan ditungguin up'nya ya? othor besok ijin libur sehari hehehhe🙏🙏😁🤗