Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
Episode 98: Sakit Pinggang



Tiba tiba Dae hwa langsung berbaring disampingnya, dan tidak lagi berada di atasnya. Jung woo pun langsung menyampingkan badannya, untuk menatap wajah Dae hwa.


"Kenapa kamu langsung disamping aku sayang. Ada apa?." Tanya Jung woo bingung dengannya.


Tanpa basa basi, Dae hwa langsung menciumnya, layaknya ikan. Dan sontak Jung woo sedikit kaget, tapi merasa enak dengan bibir Dae hwa yang sangat lembut.


Dan mereka langsung menikmati ciuman tersebut, dengan pipinya yang masing masing memerah.


"Aku mencintaimu Dae hwa." Ucap sebuah kata dari mulut Jung woo.


Dae hwa langsung memegang pipi Jung woo. "Aku juga mencintaimu Jung woo." Ucap Dae hwa juga, dan mereka langsung menghabiskan malam mereka yang membara.


Keesokan paginya. "Dia benar benar cantik." Ucap Jung woo yang baru bangun, dan langsung menyampingkan badannya, untuk melihat Dae hwa yang masih tertidur pulas.


"Apa aku dan Dae benar benar akan memiliki anak yang cantik dan tampan. Aku sudah tidak sabar, untuk menjadi seorang ayah. Dan kamu akan menjadi satu satunya wanita yang aku sayangi dimuka bumi ini sayang." Ucap batin Jung woo langsung mengecup pipi Dae hwa.


"Ehm." Ucap Dae hwa langsung membuka matanya perlahan lahan,"


"Selamat pagi istriku." Ucap Jung woo tersenyum menggoda.


"Pagi sayangku. Kenapa kamu cepat banget bangunnya?." Tanya Dae hwa langsung memeluknya kembali, dan badannya berada ditubuh Jung woo.


"Aku hanya ingin melihat wajahmu yang cantik itu sayang. Kalau begitu, kamu istirahat dulu kalau memang masih mengantuk. Dan aku mau menyiapkan sarapan dulu untuk kita"


"Dia benar benar perhatian denganku. Aku sangat bersyukur, karena tuhan mengirimkan pria yang lebih baik, dari sebelumnya. Kalau begitu, mending aku mandi dulu deh." Ucap batin Dae hwa mau duduk, tapi langsung merasakan sakit pinggang yang hebat.


"Aduh, sakit banget pinggang aku. Ini semua gara gara Jung woo tadi malam, dia terlalu agresif, sampai membuat pinggangku encok tak berdaya begini." Ucap Dae hwa langsung mengerutkan keningnya, dan langsung mandi.


Selesai mandi, Dae hwa langsung turun ke bawah untuk melihat Jung woo yang sedang membuat sarapan. Sesampai dapur, aroma sebuah masakan langsung masuk kedalam lubang hidung Dae hwa.


"Ehm, harum banget ini. Kamu masak apa sayang?." Tanya Dae hwa langsung memeluk Jung woo dari belakang, dan Jung woo sedang masak.


"Sesuatu yang enak dong sayang, dan tentunya akan membuat kamu senang." Jawab Jung woo dengan senyumannya kembali.


"Kamu harum banget sayang, apa kamu mandi?." Tanya balik Jung woo.


"Iya sayang, aku mandi. Soalnya aku bau tahu, jadinya mau menyegarkan diri dulu." Jawab Dae hwa langsung mengelus roti sobek Jung woo dan membuat pipi Jung woo memerah.


Sontak Jung woo langsung berbalik badan, dan langsung meletakkan Dae hwa di atas wastafel. "Kamu jangan beraninya menggodaku, disaat aku sedang memasak. Atau kamu akan tahu akibatnya." Ucap Jung woo memegang pinggangnya.


"Uh, aku jadi takut deh. Akibat apa yang akan aku dapatkan, kalau aku mengelus perutmu begini." Ucap Dae hwa menggoda Jung woo, dan kembali memegang perut roti sobek Jung woo.


Sontak Jung woo kembali kaget, dan Jung woo tidak bisa lagi menahannya. Tanpa basa basi, Jung woo langsung