
Setelah beberapa menit.Akhirnya karyawan baru tersebut datang juga.
"Maaf apa ada pak ceo?."Tanya karyawan baru tersebut.
"Apa anda karyawan baru yang di panggil oleh pak Jung woo?."Tanya Dae hwa juga.
"Benar...., perkenalkan nama saya Chan Yoel."Ucap Chan yoel tersenyum.
"Saya dae hwa.Asisten pribadi pak Jung woo dan saya di perintahkan ya untuk Menunjukkan beberapa bagian bagian di perusahaan ini.Kalau begitu mari kita masuk ke dalam dan saya perkenalkan dengan karyawan karyawan lainnya."Jawab Dae hwa tersenyum dan menunjukkan isi perusahaan.
"Terima kasih banyak bu manager."Ucap Chan yoel.
"Jangan panggil saya dengan sebutan seperti itu.Saya tidak setua itu, jadi panggil saja dengan sebutan Dae hwa."Ucap Dae hwa tidak nyaman dengan nama yang di panggil Chan yoel.
"Maaf..., gatau soalnya."Mengelus lehernya.
Didalam perusahaan.Dae hwa menunjukkan beberapa tempat tempat dan ruang ruang khusus seperti ruang rapat dan ruang pemasaran beserta yang lainnya.
Dae hwa pun menghampiri meja meja karyawan untuk di perkenalkan dan yang pertama di kenalkan ialah Nam ji.
"Ini nam ji.Karyawan terbaik disini karena kerja kerasnya."Ucap Dae hwa memperkenalkannya.
Berdiri."Saya Nam ji.Bisa di panggil ji atau nam."Tersenyum.
"Saya Chan yoel.Karyawan baru disini, mohon bantuannya."Jawab Chan yoel ikut tersenyum.
"Nam ji.Bisakah kau membantu ku, karena aku kurang tahu banyak tentang karyawan disini.Apa kau bisa membantuku."Bisik Dae hwa ke telinga Nam ji.
Nam ji mengedipkan matanya."Oke....
"Mari saya tunjukkan beberapa karyawan lainnya."Ucap Nam ji ikut menunjukkannya.
Chan Yeol mengangguk."Perkenalkan ini namanya Jiy wa.Karyawan di bagian produksi teknologi ponsel.
"Halo...., saya Jiy wa."Tersenyum.
"Saya Chan yoel.Bekerja di bagian pemasaran teknologi.Smoga bisa bekerja sama."Jawabnya kembali tersenyum.
"Baik.Mari kita perkenalkan yang lainnya."Ucap Nam ji.
"Dae hwa."Panggil Nam ji.
"Hem...., ada apa Nam ji."Jawab Dae hwa.
"Kemarin aku lupa memberitahukanmu.Bahwa pak manager perusahaan ini sudah pulang kembali dari kerja ya di Paris.Jadi sekarang dia sudah di meja.Aku akan Memperkenalkannya padamu.Oke..."Jawab Nam ji kepadanya.
"Siap..."Tersenyum Dae hwa.
Mereka bertiga pun datang menghampiri meja pak manager.
"Siang pak manager.Saya mau memperkenalkan kepada anda karyawan baru disini dan asisten pribadi pak ceo."Ucap Nam ji Memperkenalkannya.
"Nama saya Dae hwa.Asisten pribadi pak Jung woo."Menunduk.
"Saya Chan yoel.Karyawan baru hari ini dan saya di tugaskan di bidang pemasaran teknologi."Salam kenal Chan yoel ikut menunduk.
Berdiri."Saya Jae sun.Manager di perusahaan ini."Salam pak Jae sun atasan mereka.
"Terima kasih banyak pak jae.Sudah mau meluangkan sedikit waktunya."Ucap Nam ji tersenyum.
"Tidak apa apa."Tersenyum.
"Kalau begitu kami permisi dulu pak Jae."Pergi mereka bertiga kembali menunjukkan yang lainnya.
"Terima kasih banyak Nam ji sudah menjukkannya yang banyak.Kau bisa kembali ke meja mu karena aku sudah merepotkan mu."Ucap Dae hwa merasa tidak enak.
"Baik Chan yoel.Sekarang saya akan langsung menunjukkan mejamu ya.Mari."Ucap Dae hwa menunjukkan meja Chan yoel.
"Baik bu manager."
Sesampai meja Chan yoel."Ini meja kamu ya Chan yoel dan ini adalah berkas yang harus kau hafal tentang perusahan ini.Saya harap kau betah di perusahaan ini."Memberikan berkasnya kepada Chan yoel yang berwajah polos.
"Baik bu manager.Maaf merepotkan anda hingga begini.Saya akan bekerja keras untuk perusahaan ini."Tekad kuat Chan yoel.
"Baiklah.Semangat bekerja.Jika ada yang kurang di ketahui, datang saja ke ruangan saya yang ada di lantai 2.Kalau begitu aku pergi dulu, karena masih ada urusan yang harus di siapkan."Ucap Dae hwa tersenyum.
"Baik bu manager.Bu manager hati hati."Bahagia Chan yoel karena bertemu orang yang ramah dan baik kepadanya.
Setelah Dae hwa pergi."Kalau di lihat lihat bu manager Dae hwa cukup cantik juga.Walau memakai kacamata.Apa aku menyukai bu manager ya, aku harus fokus bekerja dulu."Ucap batin Chan yoel pipi memerah.
Disisi lain.Sesampai diruangan dae hwa."Fyuh...., siap juga membereskan anak baru itu.Omong omong kalau di lihat dari wajahnya.Dia sangat polos, tapi jangan berfikir dia polos mana tau dia suhunya.Hahaha...."Tertawa Dae hwa karena kebanyakan nonton drakor korea.
Tiba tiba ponselnya berdering."Uri.omma....omma ga...
"Siapa lagi yang menelpon nih.Ada aja."Mengambil ponselnya.
"Pak jung woo.Ada apa ya."Mengangkat ponselnya.
"Halo pak.Ada apa ya pak?."Tanya Dae hwa.
"Apa kau sudah membereskan anak baru itu?."Jawab Jung woo sekaligus bertanya.
"Sudah beres kok pak.Saya juga sudah memberikannya berkas tentang perusahaan ini.Barangkali dia bingung, jadi bisa diketahui ya dengan cepat."Jawab jelas Dae hwa.
"Baiklah.Kalau begitu ambilkan saya secangkir kopi cappucino dingin dan antarkan ke ruangan saya."Perintah Jung woo.
"Baik pak."Langsung menutup telponnya.
"Enak saja menyuruh nyuruhnya.Memang kalau pemilik perusahaan ini, selalu saja bertingkah semaunya."Kesal lalu bergegas ke kantin untuk membeli secangkir kopi cappucino dingin.
Sesampai dikantin.Dae hwa melihat Chan yoel yang ke kantin juga.
"Halo chan yoel."Sapa Dae hwa tersenyum.
"Eh.Bu manager.Apa bu Manager juga mau membeli secangkir kopi?."Tanya Chan yoel tersenyum Pepsodent.
"Bener banget.Kan gamungkin mau beli ban.Heheheh....."Jawab Dae hwa tertawa tipis.
"Hahah...ya juga bu manager."Ikut tertawa Chan yoel.
"Kenapa sudah di kantin.Apa bacaan berkasnya sudah siap?."Tanya Dae hwa.
Mengelus lehernya."Sedikit lagi kok bu manager.Saya tadi kehausan karena sampai sini saya tidak ada minum saat di rumah saya tadi.Karena terburu buru."Jawab Chan yoel.
"Ohh....baiklah.Bu kantin saya seperti biasa ya bu."Ucap Dae hwa memesan kepada ibuk kantin.
"Siap Dae hwa...., cappucino dingin segera datang."Jawab buk kantin sedang sibuk membuat kopi karena pesanan banyak.
"Selagi menunggu.Bagaimana kalau kita duduk dulu dan saling mengobrol."Ucap Dae hwa kepada Chan yoel.
"Boleh juga bu manager."Jawab Chan yoel tersenyum.
Dimeja mereka duduk berhadapan."Oh ya Chan yoel.Kau tinggal dimana?."Tanya Dae hwa kepadanya.
"Saya tinggal di gang love me didekat perusahaan ini bu manager.Saya tinggal dengan ibu dan ayah saya bu manager."Jawab Chan yoel tersenyum.
"Keluarga anak ini memang cemara ya.Pantas saja dia selalu tersenyum."Ucap batin Dae hwa tersenyum.
"Bu manager kenapa tersenyum sendiri bu.Apa ada yang salah dengan ucapan saya?."Tanya Chan yoel bingung.