Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
Episode 86: Cuci Piring



Jung woo pun terbangun sambil membuka matanya dengan perlahan lahan." Sayang. Kenapa kamu lama banget?." Tanyanya dengan lembut juga, dan langsung memeluk Dae hwa.


"Tadi aku sedang menghubungi sahabatku sayang. Untuk memberitahukan mereka, kalau aku sudah menikah denganmu." Jawab Dae hwa mengelus punggung Jung woo.


"Kamu buat apa omong omong sayang. Kelihatannya enak, dan harum?." Tanya Jung woo langsung duduk dengan baik, sambil mengelus tangan Dae hwa.


"Ini, aku buatin dimsum goreng buat kamu sayang. Mau aku suapi." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Mau banget sayang. Hm, suapi yang bener yang sayang." Jawabnya kembali manja dengan Dae hwa.


Dae hwa pun langsung menyuapi Jung woo." Bagaimana rasanya?." Tanya Dae hwa yang sudah menyuapi satu suapan kepada Jung woo.


"Enak banget sayang. Aku suka, mau lagi." Jawabnya meminta kembali.


"Baiklah." Kembali menyuapi Jung woo, seperti anak bayi.


Setelah menghabiskan dimsum goreng. Jung woo pun kekenyangan." Kamu sudah kenyang kan. Kalau begitu, mending kamu mandi di kamar." Ucap Dae hwa langsung berdiri, sambil memegang piring bekas dimsum goreng tersebut.


"Setelah itu, baru kita makan malam bersama ayah. Cepat sana." Perintah Dae hwa.


"Baik sayang. Aku akan langsung mandi dengan tampan." Langsung naik ke kamar mereka berdua.


"Dia benar benar menggemaskan. Aku semakin mencintainya." Ucap batin Dae hwa tersenyum tipis, langsung ke dapur untuk memanaskan makanan yang akan mereka makan.


Makan malam pun tiba. Dimana Jung woo dan ayahnya juga ada di meja makan." Wah, kamu masak apa, malam ini?." Tanya Jung woo dengan bahagia.


"Kamu lihat saja sendiri." Jawab Dae hwa sambil meletakkan nasi dipiring pak Baek woo dan dipiring Jung woo.


"Jung woo dan pak Baek woo langsung mencicipi makanan Dae hwa." Makanan menantuku benar benar enak. Aku sampai ingin tambah rasanya. Hahah." Membuat candaan ayah mertuanya.


"Hahhah, ayah memang lucu deh. Terima kasih banyak ayah." Kembali tersenyum dengan bahagia.


"Omong omong, apa kau mau langsung bekerja besok Jung woo?." Tanya ayahnya sambil mengunyah makanannya.


"Tentu saja ayah. Aku ini kan sudah sehat, dan sudah seharusnya aku melihat kondisi perusahaan." Jawab Jung woo dengan tegas.


"Tapi kamu belum pulih seutuhnya sayang. Apa kamu akan baik baik saja?." Tanya Dae hwa sedikit cemas dengan Jung woo.


"Kamu tidak perlu cemas kepadaku sayang. Aku ini kan pria, dan pria harus kuat, untuk melindungi wanita yang ia cintai." Jawab Jung woo sambil tersenyum, dan sontak pipi mereka langsung memerah bersamaan.


"Baguslah. Lebih bagus lagi, kalau kalian pergi berdua. Dan dengan begitu, semua akan tahu kalau kalian ini sepasang suami istri." Ikut bahagia pak Baek woo.


"Kalau begitu, mari lanjutkan makanannya." Kembali mengunyah makanan mereka masing masing.


Setelah makan malam bersama. Dae hwa langsung merapikan piring piring mereka yang baru selesai dipakai." Ayah tidur duluan ya. Soalnya ayah ngantuk banget." Ucap pak Baek woo.


"Baik ayah. Ayah tidurlah dengan nyenyak. Aku mau beres beres di dapur dulu." Jawab Dae hwa dan Jung woo membantu Dae hwa merapikan meja yang berantakan.


Setelah pak Baek woo pergi." Sayang, mari aku bantu membersihkan piring kotor ini. Biar aku saja yang memberikannya ya sayang." Ucap Jung woo langsung mengambil piring yang ada ditangan Dae hwa.


"Kamu