Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
episode 21:Merubah Penampilan



"Omong omong tumben banget pak Jung woo sebaik ini.Sudahlah...., mungkin pak Jung woo juga menyukaiku.Arghhhh."Salting Dae hwa sambil merapikan kacamatanya.


"Ternyata orang tua yang aku tolong tadi ialah ayah pak Jung woo.Pantas saja anaknya begitu tampan.Orang bapaknya tampan kok.Alasiah boy boy."Ucapnya sambil meminum kopi tersebut.


"Gara gara kopi ini aku jadi fokus ke kopi.Aku harus kembali bekerja.Agar aku bisa cepat pulang dan mengubah penampilan ku.Agar pak Jung woo terpanah.Tapi aku memang ingin berubah, karena sebenarnya aku ini cantik.Tapi karena keculunan ku ini.Aku jadi begini.Tapi aku menyukainya."Ucap batin Dae hwa kembali mengerjakan tugasnya.


Sore pun tiba.Dimana Dae hwa sudah menyiapkan semua berkasnya dan sudah waktunya pulang kerja.


Saat menuju pulang.Dae hwa berpapasan dengan Chan yoel."Sore bu manager."Sapa Chan yoel tersenyum.


"Eh.Chan yoel....., kau mau kemana?."Tanya Dae hwa ikut tersenyum.


"Saya mau masuk ke dalam lagi bu manager.Karena masih ada berkas yang belum di siapkan.Kalau bu manager mau kemana."Jawab Chan yoel sekaligus bertanya.


"Ini sudah waktunya saya pulang.Karena kebetulan sudah siap semuanya.Oh ya, omong omong.Bagaimana dengan pekerjaan mu?."Jawab Dae hwa sekaligus bertanya.


"Baik kok bu manager.Berkat bantuan bu Dae hwa juga.Saya jadi bisa semuanya."Jawab chan yoel.


"Baiklah.kalau begitu aku pergi duluan.semangat bekerja."Ucap Dae mendekat lalu mengelus rambut Chan yoel.


"Hati hati bu manager."Ucap Chan yoel salting sampai sampai pipinya memerah.


Saat Dae hwa sedang berjalan menuju restoran tempat mereka akan pergi bersama.Tiba tiba ponselnya berdering."Uri omma....omma gaahh."Bunyi nada dering ponselnya.


"Siapa yang menelponku.Apa dari Eun ji."Mengangkatnya.


"Halo...."Panggil Dae hwa.


"Dae hwa..., kau dimana.Kami sudah di restoran nih."Jawab tidak lain lagi ialah Eun ji.


"Ohhh....ya, ya.Tunggu sebentar.Ini sudah mau sampai kok."Jawabnya bergegas.


"Kalau begitu kami tunggu secepatnya."Ucap Eun ji langsung mematikan ponselnya.


"Aku harus cepat cepat.Ucap Dae hwa berlari.


Sesampai restoran dan Eun ji, Hana sudah berada di luar restoran."Maafkan aku.Apa kalian sudah menungguku lama?."Tanya Dae hwa ngos ngosan.


"Kenapa kau tidak menaiki taxi saja.Malah lari lari begini."Jawab Eun ji sekaligus bertanya.


"Biar lebih hemat saja."Jawab Dae hwa tersenyum.


"Sudahlah...., kalau begitu mari kita pergi ke mall."Ucap bahagia Hana.


"Gas lah."Jawab Dae hwa ikut bahagia.


Merekapun langsung ke mall dengan menaiki taxi yang sudah di pesan oleh Eun ji.Menuju mall."Bagaimana dengan pekerjaan mu hari ini?."Tanya Eun ji menatapnya.


"Baik saja kok.Tadi aku bertemu dengan calon mertuaku."Jawab Dae hwa tersenyum.


"Apa....."Kaget Eun ji dan Hana langsung menatapnya.


"Bagaimana bisa kau bertemu dengan ayahnya si gila kebersihan itu?."Tanya Hana Penasaran kepadanya.


"Tadi pagi aku tidak sengaja bertemu dengan ayahnya.Ayahnya kebingungan mencari ramen terenak disini.Karena kebetulan kemarin kita baru makan ramen.Jadi aku tunjukkan deh restoran tadi itu.Dan tiba tiba pak Jung woo datang karena tau dari orang kalau ayahnya ke restoran dan aku juga kaget kalau itu ayahnya pak Jung woo.Ya aku otomatis langsung memberi salam dong."Jawab Dae hwa menyombongkan dirinya.


"Dan setelah itu aku di perkenalkan deh dengan ayahnya dan pas aku sampai perusahaan ternyata di ruanganku sudah ada kopi matcha yang ku inginkan dan ternyata itu di belikan oleh pak Jung woo.Apa mungkin pak Jung woo menyukaiku juga ya."Memikirkannya sambil tersenyum.


"Wah... kelihatannya sangat soswet mak....Sahabat jomblo ku ini.Akhirnya menyukai seseorang juga."Jawab Hana bahagia sambil mencubit pipi Dae hwa karena gemas.


"Terima kasih banyak sahabat."Bahagia Dae hwa.


Sesampai mall."Sudah sampai.Saatnya kita mengubah dirimu."Sorak Hana sudah tidak sabar.


"Yeahh."Bahagia Dae hwa.


Merekapun masuk ke dalam mall dengan bahagia sambil bergandengan tangan."Wah..., sudah lama aku tidak pernah datang ke mall lagi.Ini pertama kalinya aku datang lagi ke mall untuk mengubah penampilan ku ini."Ucap Dae hwa.


"Tenanglah....jangan buru buru.Kita akan menyiapkannya secepatnya."Jawab Eun ji mengelus rambut Dae hwa sambil tersenyum.


Merekapun langsung masuk ke salon dan Eun ji langsung menyuruhnya duduk.


"Mau gaya rambut seperti apa nona?."Tanya pemotong rambut tersebut.


"Ubah dia secantik mungkin.Sampai orang terpanah olehnya dan lepaskan saja kacamatanya."Jawab Eun ji tersenyum.


"Baik...., kami tidak akan mengecewakan anda.Silahkan duduk untuk menunggunya."Jawab pemotong rambut wanita tersebut.


Salon pun di mulai.Dimana Dae hwa duduk manis dan menunggu penampilan berbedanya."Tenanglah Dae hwa.Kau akan cantik hari ini."Ucap Hana mendukungnya.


"Terima kasih banyak Hana dan Eun ji.Kalian sampai repot repot begini."Jawab Dae hwa.


"Kami tidak keberatan karena ini demi sahabat ku.Agar sahabatku tidak di duakan oleh pasangannya nanti karena penampilan."Jawab Eun ji tersenyum.


"Baiklah."Ucap Dae hwa sangat bahagia.


"Setelah ini.Kita akan mencari pakaian yang cocok untukmu.Karena penampilan mu akan berbeda.Kita akan memberikanmu sebuah dress yang akan sangat cocok untukmu.Mana mungkin wajah mu berbeda tapi penampilan mu harus begini dan kau harus membiasakan dirimu memakai rok dan jangan sering sering memakai celana.Ingat."Ucap Eun ji menjelaskannya dengan detail.


"Baik Eun ji."Menurut Dae hwa.


Setelah beberapa jam.Akhirnya Dae hwa siap juga."Selesai...."Ucap wanita tersebut.


"Wah.....cantik banget Mak...."Teriak Hana terpesona.


Dae hwa pun menatap kaca untuk melihat dirinya."Apa ini benar benar diriku?."Tanya Dae hwa tidak percaya.


"Itu memang dirimu.Kan sudah ku bilang, kau cantik jika di ubah sedikit.Benar saja...., kau sangat cantik Dae hwa."Jawab Eun ji tersenyum bahagia melihat Dae hwa benar benar berubah padahal tanpa make up sudah sangat cantik.


"Tidak pakai make up hanya di tambah sedikit beda natural dan memotong rambut.Sudah begitu indah.Jika aku pria, sudah ku pacari kau."Ucap Hana terpesona.


"Terima kasih banyak mbak.Sudah melakukan yang terbaik.Ini uangnya."Ucap Eun ji memberikan bayarannya.


"Terima kasih banyak nona.Saya permisi dulu."


"Apa ini benar benar aku.Kenapa aku sangat cantik."Ucap Dae hwa masih tidak percaya kalau itu benar benar dia.


"Aku tidak menyangka kalau ini benar benar aku.Bagaimana dengan wajah pak Jung woo saat melihatku besok ya?."Memikirkannya.


"Tentu akan salting.Cuakkk."Ucap Hana bahagia dan menggodanya.


"Ishh...jangan gitu dong.Kan aku jadi tidak sabar untuk menemuinya."Ucap Dae hwa malu.


"Sudahlah...., kalau begitu mari kita mencari pakaian dress yang cocok untukmu."Ucap Eun ji.


"Mariii..."Sorak Hana dan Dae hwa ikut bahagia lagi.