Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
Episode 79: KUA



Saat Jung woo berdiri dibelakang Dae hwa, sontak Jung woo kaget, karena Dae hwa melihat video pria yang menunjukkan roti sobeknya.


Dan Dae hwa terus memberi love ke postingan tersebut." Ganteng banget, argh." Ucap Dae hwa senyum senyum sendiri.


"Kenapa dia malah melihat pria yang bukan baju begitu. Tidak bisa kubiarkan." Ucap batin Jung woo.


"Sayang!." Tegas Jung woo dibelakang Dae hwa.


Sontak Dae hwa kaget dan langsung berbalik badan." Eh, sayang. Kamu sudah selesai mandi?." Tanya Dae hwa langsung ketakutan.


"Apa yang kamu lihat itu?." Tanya balik Jung woo dengan serius.


Dae hwa langsung duduk." Aku tidak melihat apa apa kok sayang." Jawab Dae hwa ketakutan kembali.


"Jelas jelas aku melihat kamu sedang menonton video pria pria yang membuka baju. Apa aku tidak seseksi mereka." Ucap Jung woo langsung mengambil tangan Dae hwa, dan menaruhnya di perut Jung woo.


Sontak Dae hwa langsung kaget, dan pipinya memerah." Apa aku kurang seksi sayang?." Tanya Jung woo langsung memegang paha Dae hwa.


"Ahhh, kamu jangan begitu, kita ini belum menikah." Ucap Dae hwa langsung gemetaran.


"Ini adalah hukuman bagi kamu. Sudahlah, aku ngambek ah." Jawab Jung woo langsung menjauh dari Dae hwa dan langsung ke ruang ganti.


"Sepertinya pak Jung woo marah denganku deh. Bagaimana ini, argh." Pusing Dae hwa memikirkannya.


"Bagaimana caranya agar pak Jung woo tidak marah lagi ya. Mana dia tadi telanjang, dan hanya mengenakan handuk. Argh." Salting Dae hwa langsung menutupi wajahnya dengan wajah yang memerah.


"Sadarlah Dae hwa. Kau harus mandi dulu, dan setelah itu kau harus memikirkan cara, bagaimana agar pak Jung woo tidak marah lagi." Ucap batin Dae hwa langsung masuk ke kamar mandi.


Setelah beberapa menit. Dae hwa langsung keluar dari kamar mandi, dan sudah mengenakan pakaiannya." Dimana pak Jung woo, apa dia masih marah denganku." Ucap Dae hwa mencari pak Jung woo.


"Apa. Aku sedang mengenakan pakaian di ruang ganti. Apa kamu sudah siap." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Aku sudah siap kok. Aku akan menunggu dibawah, aku duluan." Jawab Dae hwa langsung keluar dari kamar Jung woo.


Di bawah." Eh ayah. Apa ayah sudah menunggu lama disini?." Tanya Dae hwa langsung menghampiri ayahnya yang sudah menunggu di sofa.


"Nak Dae hwa. Ayah baru siap kok, omong omong dimana Jung woo." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Masih bersiap siap kok ayah. Paling sebentar lagi selesai." Jawab Dae hwa dengan senyumannya.


"Kamu sangat cantik sayang. Ayah sangat terpukau dengan kamu, dengan begini, kamu resmi menjadi menantu ayah." Bahagia pak Baek woo sampai memegang tangan Dae hwa.


Jung woo pun turun ke bawah, dan menghampiri mereka berdua." Apa kalian sudah siap?." Tanya Jung woo merapikan jasnya.


"Eh, sayang. Sudah kok, kalau begitu mari kita pergi sekarang." Jawab Dae hwa langsung berdiri.


"Mari ayah, kita pergi sekarang." Ucap Jung woo mengabaikan Dae hwa.


"Dia masih ngambek denganku. Bagaimana ini tuhan." Ucap batin Dae hwa hanya bisa pasrah dan mengikuti dari belakang.


Mereka langsung menuju KUA. Sesampai KUA, Dae hwa duduk dibelakang, karena Jung woo yang memerintahkannya.


Sesampai KUA, mereka langsung turun bersama." Ih, sebel deh dengan pak Jung woo. Kenapa dia malah menyuruhku duduk dibelakang. Bikin sebel aja deh." Kesal Dae hwa dan langsung masuk kedalam KUA.


Saat di dalam KUA. Ternyata,