Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
episode 40: Ramen



"Itu...., itu karena saya menyukai seseorang dan saya tidak berani mengungkapkannya."Jawab Dae hwa sambil mengelus lehernya malu.


"Wah..., cinta yang sangat romantis dan penuh misteri tu."Tersenyum Chan woo.


"Ihh..., apaan sih.Gaje banget."Ucapnya kesal.


"Hahahaha..., aku hanya bercanda.Jangan dimasukkan ke hati, tapi masukkan saja ke jantung.Biar masuk rumah sakit sekalian."Tertawa Chan woo.


"Ehmm...., ada ada aja."Ucap Dae hwa.


Makanan mereka pun datang."Ini makanan kalian berdua..., silahkan dinikmati.Nak Dae hwa."Panggil ibuk kantin tersebut sambil menepuk bahu Dae hwa.


"Iya buk..., ada apa?."Tanyanya.


"Dia pacarmu?."Tanya balik buk kantin tersebut.


"Eh..., tidak kok buk..., dia teman pak Jung woo."Jawab Dae hwa sedikit terkejut.


"Iya bu...., saya pacarnya.Hahahahah."Jawab Chan woo sambil tertawa.


"Wahhh...., selamat kalian berdua.Ibuk duluan."Langsung pergi meninggalkan mereka berdua.


"Ihh..., apaan sih kamu ini.Jangan mengatakan hal itu..., dasar nyebelin."Ngambek Dae hwa.


"Hahahah..., iya, iya.Maaf deh.Habisnya cocok untuk di kerjain."Jawab Chan woo tertawa tipis.


"Sudahlah..., cepat makan makanan mu itu."Ucap Dae hwa mulai memakan makanannya.


"Omong omong..., dimana pak Jung woo?."Tanya Dae hwa.


"Kenapa tiba tiba menanyakan bos mu itu.Apa kau menyukainya yahhh...."Menaikkan alisnya.


"Ishh..., apaan sih.Kan aku cuma nanyak, karena mau mengantarkan berkas pekerjaan saja.Jangan yang aneh aneh deh."Jawab Dae hwa kesal kembali.


"Iya, iya..., dia sedang sibuk mengerjakan pekerjaannya dan aku bosan di ruangannya.Jadi aku jalan jalan di perusahaan ini saja deh."Jawab Chan woo.


"Ouhhh...., yasudah deh, lanjutkan lagi makanan mu."Ucap Dae hwa kembali fokus makan.


Sore pun tiba.Dimana Dae hwa mau pulang seperti biasanya.Saat Dae hwa diluar perusahaan.Tiba tiba ia dicegat oleh Chan woo.


"Halo nona manis..."Panggil Chan woo menghalangi jalannya.


"Eh..., Chan woo.Kenapa kau lagi..., kenapa ada disini?."Terkejut Dae hwa.


"Kenapa kau pulang sendirian...., apa perlu aku temani?."Tanya balik Chan woo.


"Tidak usah..., biar aku pulang sendiri dan lagian aku sudah biasanya begini."Jawab Dae hwa menolak mentah mentah.


"Pak Jung woo yang menyuruhku untuk mengantar mu pulang."Ucap Chan woo berbohong.


"Apa..., apa itu benar.Kalau itu mau dong."Jawab Dae hwa keceplosan.


"Tuh kan..., kau suka sahabat ku kan.Jangan bohong deh."Ucap Chan woo tersenyum sambil menaikkan alisnya.


"Ga ah..., aku cuma keceplosan saja kok.Aku mau pulang dulu dan jangan menganggu."Kesal Dae hwa langsung mendorong Chan woo dari jalannya.


Dae hwa pun langsung berjalan dan meninggalkan Chan woo.Chan woo mengejarnya."Hei..., apa kau marah.Apa kau kesal denganku.Jawab dong."Ucap Chan woo menyadarkannya.


"Kamu nanyak..."Jawab Dae hwa.


"Ya bener dong...."Mulai kesal Chan woo.


"Pergilah Chan woo..., jangan menggangguku."Kesal Dae hwa langsung berjalan cepat.


"Jangan cepat cepat dong...., bagaimana kalau aku traktir makan ramen."Ucap Chan woo.


"Benar ya...., kau akan mentraktirku makan.Kalau begitu aku mau."Jawab Dae hwa langsung bersemangat.


"Makanan aja langsung cepat.Yaudah yuk."Ucap Chan woo.


"Iya dong..., makanan gratis kok di tolak.Yuk."Jawab Dae hwa langsung maju paling depan.


Mereka berdua langsung menuju restoran ramen, tempat yang biasa Dae hwa datangi.


"Baiklah..., aku jadi tidak sabar untuk mencobanya.Kalau begitu, mari kita masuk."Ucap Chan woo langsung masuk kedalam.


Merekapun langsung masuk kedalam dan duduk."Mba..., saya pesan ramennya 2 dan kopi latte nya 2."Pesan Dae hwa dari kejauhan.


"Baik kak... ditunggu pesanannya."Jawab pelayan tersebut langsung menuju dapur.


"Kau sudah sering makan disini ya?."Tanya Chan woo menatapnya.


"Iya..., kan sudah kubilang.Ini adalah restoran langgananku.Ya aku sering ke sini dong."Jawab Dae hwa.


"Omong omong..., soal kejadian kemarin malam di rumah Jung woo.Kau kenapa langsung pulang dan kelihatannya wajahmu kesal.Kau kenapa?."Tanya Chan woo membahas soal kejadian kemarin malam.


"Astaga..., anak ini malah mengungkitnya.Aku berusaha melupakannya..., dia malah mengingatkannya lagi."Ucap batin Dae hwa menghela nafasnya.


"Hey..., kenapa kau diam.Apa terjadi sesuatu dengan mu dan Jung woo?."Tanya Chan woo menyadarkannya.


"Tidak ada apa apa kok..."Jawab Dae hwa.


"Kalau tidak terjadi apa apa.Kenapa kau langsung pulang dan memasang ekspresi kesal begitu?."Tanya Chan woo masih tidak percaya.


"Aku baru ingat..., kalau ada sesuatu dirumah dan itu membuatku kesal.Aku ingat kalau aku lupa menyiapkan berkas untuk sahabatku.Jadinya aku kesal deh..., dan itu harus diselesaikan kemarin malam juga.Jadinya aku begadang deh."Jawab Dae hwa berbohong.


"Ouhh..., gitu to.Bilang dong dari tadi."Ucap Chan woo.


Makanan pun tiba."Ini makanan dan minuman anda.Silahkan di nikmati."Ucap pelayan tersebut langsung meletakkan diatas meja.


"Terima kasih banyak mba."Ucap Dae hwa.


"Terima kasih."Ucap Chan woo juga ikut tersenyum.


"Sama sama..., saya permisi dulu."Langsung meninggalkan mereka berdua.


Aroma ramen tersebut masuk ke hidung Chan woo."Ehm..., enak banget aroma ramen ini.Aku jadi tidak sabar mencobanya."Ucap Chan woo sudah tidak sabar.


"Cobalah duluan..., aku akan menyusul."Ucap Dae hwa tersenyum.


Chan woo pun langsung mencobanya."Ehm...., enak begete.Ini siapa sih yang buat..., enak banget."Ucap Chan woo seperti merasa di surga.


"Hahahaah...., ekspresi sangat lucu."Ucap Dae hwa tertawa dengan ekspresi lucu Chan woo.


"Terima kasih..., aku kan memang imut."Sombong Chan woo.


"Iyyuh..., lain kali aku tidak akan memuji mu lagi."Ucap Dae hwa merasa jijik sendiri.


"Omong omong..., sahabat mu itu, kerja di perusahaan mana?."Tanya Chan woo sambil mengunyah ramennya.


"Dia berkerja di perusahaan lama ku.Kenapa tiba tiba menanyakan sahabat ku?."Tanya balik Dae hwa.


"Aku penasaran aja..., sepertinya sahabatmu itu bisa di ajak berteman denganku juga ya."Jawab Chan woo.


"Hahahah..., kapan kapan akan ku ajak dia bersama mu dan kita makan bersama."Ucap Dae hwa tertawa.


"Baiklah..., aku akan menunggu hari itu."Ucapnya.


Setelah mereka makan."Kenyangnya..., ramen disini memang sangat enak.Aku akan sering mampir ke sini."Kekenyangan Chan woo.


"Datanglah kemari.Karena aku dan sahabatku, suka kesini."Ucap Dae hwa.


"Siap...., mba..., saya mau bayar."Panggil Chan woo.


Setelah membayar."Apa kau mau ku antar pulang?."Tanya Chan woo.


"Tidak usah..., aku bisa pulang sendiri dan aku tidak mau merepotkan seseorang."Jawab Dae hwa langsung menolaknya mentah mentah.


"Yaudah deh...., mau bagaimana lagi."Pasrah Chan woo.


"Aku pulang dulu..., dah Chan woo."Langsung berdiri dan pergi meninggalkannya sambil melambaikan tangannya.


"Dah juga Dae hwa cantik..."Menggodanya.