Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
Episode 100: Pantai



"Apa kamu jamin kalau ini akan berhasil?." Tanya Jung woo.


"Aman sayang, aku jamin deh mereka bakal balik. Kalau begitu, mending kamu cepat video call Chan woo. Dan kamu harus berekspresi sedih, aku akan melihat dari sini." Jawab Dae hwa mengedipkan matanya.


"Baiklah, ini semua demi kesayanganku. Aku akan menghubungi Chan woo sekarang." Ucap Jung woo langsung menghubungi Chan woo, dengan video call.


Dae hwa pun kembali ke mejanya, dan Chan woo langsung mengangkat video call tersebut. "Halo bestie, ada apa menghubungiku?." Tanyanya dengan santai.


Jung woo pun langsung memulai akting, dengan berpura pura sedih, sambil mengusap usap air mata. "Eh, kau kenapa Jung woo. Apa yang terjadi denganmu?." Tanya Chan woo langsung menatapnya.


"Ayah Chan woo, ayah." Jawab Jung woo dengan nada sedih.


"Ayah, kenapa dengan ayah. Apa yang terjadi dengan ayah Jung woo. Katakan?." Tanya Chan woo langsung panik.


"Ayah sedang sakit, dan dia mau bertemu denganmu. Katanya dikata kata terakhirnya, dia mau bertemu denganmu Chan woo. Pulanglah Chan woo, karena ayah merindukanmu." Jawab Jung woo sambil mengusap air matanya, sebagai akting.


"Apa, ayah sakit. Kenapa tiba tiba, dan kenapa kau baru memberitahukannya?." Tanya Chan woo kembali panik.


"Karena aku tidak mau menyibukkan dirimu, maka sebab itu aku tidak menghubungimu. Kau pasti tidak akan datang kan." Jawab Jung woo sekaligus bertanya.


"Tentu saja aku akan datang, besok aku akan langsung terbang kesana, dan besok aku akan dengan pesawat, langsung ke lokasi. Kalau begitu, jaga ayah agar tetap sehat saja, dan aku akan segera kesana." Jawab Chan woo dengan tegas, dan langsung mematikan ponselnya.


Setelah dimatikan ponsel tersebut. "Bagaimana sayang?." Tanya Dae hwa kembali menghampirinya.


"Namanya Dae hwa gitu lho. Semua akan beres, kalau aku yang menyusun rencananya. Dengan begitu, aku tinggal hubungi Eun ji saja deh. Dan mereka akan bertemu bersama." Bahagia Dae hwa langsung memeluk Jung woo.


"Aku juga sangat bahagia, karena mendapatkan istri yang sepintar dan secantik kamu ini. Argh." Ucap Jung woo bahagia juga, langsung menggigit pipi Dae hwa.


"Aduh, sakit tahu. Kalau begitu, lanjutkan kembali pekerjaan kamu. Jangan sampai ketinggalan berkas lagi, karena sudah banyak yang tertinggal." Ucap Dae hwa kembali tersenyum, dan kembali ke kursi kerjanya.


"Baik sayang, aku akan bekerja dengan giat, dan tidak akan mengganggu kamu." Hormat dan kembali mengerjakan pekerjaannya.


Sore pun tiba, dimana seperti biasanya, Dae hwa dan Jung woo pulang bersama. "Apa kamu mau langsung pulang saja, atau mau jalan jalan dulu?." Tanya Jung woo.


"Jalan jalan dulu juga boleh kok sayang. Bagaimana kalau kita jalan jalan ke pantai yang dekat dari sini. Mau melihat matahari terbenam soalnya sayang. Jarang jarang aku melihatnya, apa boleh sayang." Jawab Dae hwa sekaligus minta izin kepada Jung woo.


"Apa yang tidak boleh untuk istriku tersayang. Semua boleh sayang." Jawab Jung woo mengelus rambutnya.


"Terima kasih banyak sayangku." Bahagia Dae hwa langsung memeluk pinggang Jung woo, dan mereka berangkat ke pantai terdekat.


Sesampai pantai tersebut, setelah menghabiskan waktu beberapa menit. Mereka berdua langsung duduk dibagasi belakang mobil.


"Bagaimana sayang, apa kamu menyukai angin sejuknya?." Tanya Jung woo, dan kepala Dae hwa menyender dibahu Jung woo.