
Dae hwa yang melihat Jung woo kecewa, langsung ikut berdiri dan melamun sebentar." Aku tidak boleh egois begini. Pak Jung woo sudah merelakan dirinya, untuk diriku, dan sampai sampai dia harus ditabrak oleh mobil besar."
"Aku harus meminta maaf juga." Ucap batin Dae hwa langsung berdiri dan memeluk Jung woo dari belakang." Sayang, maafkan aku. Karena aku menghiraukan kamu, ini juga semua salah kamu, karena kamu mencueki aku. Jadi aku mau membalas perbuatan kamu balik, tapi aku tidak tahan." Ucap Dae hwa meminta maaf.
Sontak Jung woo kaget, dan langsung berbalik badan. Ia menatap wajah Dae hwa." Kenapa kamu yang harus minta maaf sayang. Seharusnya aku yang minta maaf sama kamu, karena aku mencueki kamu. Maafkan aku juga ya sayang." Ucap Jung woo langsung memeluk erat tubuh Dae hwa.
"Terima kasih banyak banyak sayang. Kalau begitu, kedepannya kita tidak boleh marah begini, karena hal sepele. Janji." Ucap Dae hwa menunjukkan jari kelingkingnya.
"Janji sayangku, cintaku, manisku." Ucap Jung woo langsung mencium kening Dae hwa dan merekapun langsung berciuman di kamar dengan bahagia.
"Kalau begitu, mending kita keluar dulu sayang. Aku mau bertemu dengan Katy, aku sudah lama tidak bertemu dengannya sayang." Ucap Dae hwa dengan bahagia.
"Baiklah sayang, aku juga merindukannya. Dia ada di kamarnya sekarang." Ucap Jung woo langsung menggenggam tangan Dae hwa, dan mereka langsung menuju kamar kucing kesayangan Jung woo.
Sesampainya, mereka berdua langsung masuk kedalam bersama. Didalam, kucing Jung woo yang bernama Katy, langsung menghampiri Dae hwa dan melekat di kaki Dae hwa." Lucu banget sih kamu sayang. Kemana saja kamu selama ini, tidak kelihatan. Kamu keseringan di kamar mulu, apa kamu tidak bosan sayangku." Langsung memeluk Katy dengan manja didalam pelukannya.
"Masa kamu manja sama Katy sih, masa tidak dengan suami kamu ini." Ikutan manja Jung woo, langsung memeluk belakang pinggang Dae hwa dengan lembut.
Dae hwa langsung duduk dibawah, dan meletakkan Katy di bawah, dan Dae hwa langsung bermain dengan Katy." Ambil ini Katy. Tangkap bolanya. Hahahah." Bahagia Dae hwa.
Dan Jung woo menyenderkan badannya di dekat pintu kamar Katy, sambil melipat kedua tangannya." Istriku benar benar cantik, dan penyayang. Sungguh menggemaskan." Ucap batin Jung woo sangat gemas kepada Dae hwa dan ia langsung menghampiri Dae hwa, dan ikutan duduk disampingnya.
"Sayang, masa kamu mencueki aku sih. Masa kamu bermain dengan Katy saja." Ucap Jung woo kembali manja dengannya, dan langsung menyender dibahu Dae hwa.
Dae hwa langsung menepuk nepuk kepala Jung woo dengan lembut." Nanti ada saatnya kamu akan memakaiku sayang. Sabarlah." Ucap Dae hwa tertawa kecil.
"Memakai mu bagaimana sayang. Apa maksud kamu, aku melahap mu begitu." Tanya Jung woo sedikit bingung dengan perkataan Dae hwa.
Sontak pipi Dae hwa langsung memerah, dan begitupula dengan Jung woo." Ih, sudahlah. Suka banget bikin orang salting. Mending kamu ambilkan makanan Katy yang ada di rak meja itu." Menunjuknya.
"Baik sayangku, cintaku, manisku. Aku akan langsung mengikuti perintah kamu." Jawab Jung woo mencium pipi Dae hwa dan langsung mengambil makanan kucing milik Katy.
Sontak Dae hwa