Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
Episode 74: Pertemuan Gagal



Dae hwa langsung melepaskan ciuman tersebut, dalam keadaan pipi memerah." Apaan sih kamu. Pakai menerobos saja?." Tanya Dae hwa langsung buang muka.


"Aku sangat merindukan kamu sayang." Manja Jung woo langsung berada di dada Dae hwa.


"Sudahlah. Kalau begitu, mending kamu istirahat dulu deh. Aku juga sudah lelah." Ucap Dae hwa masih dalam keadaan salting.


"Yaudah deh. Mau bagaimana lagi, ini juga perintah kesayanganku. Kalau begitu, elus lah kepalaku. Dengan begitu, aku bisa nyenyak tidur." Minta Jung woo.


"Baiklah. Kalau begitu berbaringlah dengan benar. Aku akan mengelus rambut kamu." Perintah Dae hwa juga, dan Jung woo langsung nurut dengannya.


Jung woo pun langsung berbaring, dan Dae hwa mulai mengelus rambut Jung woo dengan tangan kirinya." Oh ya sayang apa kamu tidak ada niatan untuk menikah?." Tanya Jung woo menatapnya.


"Aku mau fokus dengan karir ku dulu. Tunggu aku sukses, dan dengan begitu, orang tidak akan memandangku rendah." Jawab Dae hwa sambil mengelus rambut Jung woo.


"Apa kamu tidak mau menikah denganku?." Tanyanya kembali.


"Entahlah sayang. Aku masih belum ada niatan kesana. Atau bisa saja kita putus, dan tidak berhubungan lagi." Jawab Dae hwa sambil menaikkan alisnya.


"Jangan coba coba untuk mengatakan hal itu. Karena selamanya kamu akan tetap menjadi milikku." Jawab Jung woo langsung memeluk pinggang Dae hwa.


"Iya, iya. Kalau begitu tutuplah mata kamu, dan tidurlah dengan nyenyak." Ucap Dae hwa mengecup pipi Jung woo dan kembali tersenyum.


Sontak Jung woo menahan salting, dalam keadaan pipi nya yang memerah." Tahan Jung woo, tahan hasrat mu." Ucap batin Jung woo berusaha menahannya, dengan menutup kedua matanya.


"Oh ya, aku kan ada janji dengan pak Felix. Aku lupa mengatakannya kepada pak Jung woo. Apa pak Jung woo mengizinkanku, untuk bertemu dengan pak Felix ya." Ucap batin Dae hwa langsung mengingatnya.


"Pak Jung woo pasti mengerti kok. Nanti aku akan menghubungi pak Jung woo saja." Ucap batin Dae hwa langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi Felix.


"Eh, tapi aku tidak mau membuat kesalah pahaman, yang akan membuat kami berpisah lagi. Lebih baik aku menolak ajakan pak Felix aja sih."


Tersambung." Halo Dae hwa. Ada apa?." Tanya Felix dengan nada bahagia.


"Begini pak. Kita kan ada janji nanti malam kan." Ucapnya untuk memastikan.


"Tentu saja, dan kau akan datang kan." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Begini pak. Saya minta maaf banget kepada pak Felix, karena saya tidak bisa datang ke acara makan malam nanti. Karena saya sangat sibuk pak, dengan pekerjaan Perusahaan, dan belum lagi merawat pak Jung woo. Maaf banget ya pak." Jawab Dae hwa langsung ke inti.


"Ouh, kalau memang begitu. Yaudah deh, saya memakluminya. Kalau begitu, sampai jumpa lain kali, dan titipkan salamku kepada Jung woo." Ucap Felix langsung mematikan ponselnya.


"Fyuh, untung saja pak Felix tidak marah. Paling hanya menyakitkan hatinya sedikit. Mau bagaimana lagi, aku sudah mencintai pak Jung woo. Aku harus apa emangnya." Ucap Dae hwa terus terang.


Disisi lain. Ternyata Jung woo belum tidur, dan hanya menutup kedua matanya saja." Apa benar yang di katakan,