Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
Episode 85: Dimsum



"Apaan sih kamu Hana. Aku tidak menyukainya." Jawab Eun ji salting, sampai pipinya memerah.


"Kalau memang kau tidak suka, kenapa pipimu merah begitu. Hahahah." Ucap Hana mengejeknya kembali.


"Hahahahah, sudahlah, jangan seperti itu Hana. Kalian memang sangat lucu deh." Ikut tertawa Dae hwa.


"Sudah dulu ya sahabatku. Soalnya aku mau masak untuk suamiku tercinta. Sampai jumpa besok lagi." Melambaikan tangannya.


"Gini deh kalau sudah menikah. Langsung melupakan sahabatnya, dan jangan lupa besok, kita harus bertemu di restoran biasanya, sebagai kemek kemek atas pernikahan Dae hwa." Ucap Eun ji.


"Aman sayangku. Dah." Melambaikan tangannya, dan Eun ji, Hana ikut melambaikan tangannya juga. Dan Dae hwa langsung mematikan ponselnya.


"Kalau begitu, aku harus masuk sekarang. Mungkin saja Jung woo, sudah menungguku." Langsung keluar dari kamar, dan menuju dapur.


"Masak apa ya. Aku lihat bahan bahan di kulkas dulu deh." Membuka kulkas dan melihat isinya.


"Ada kulit pangsit dan ayam, dan juga udang. Lebih baik aku buat dimsum goreng deh, dan sayur lain untuk makan malam, itu gampang." Langsung mengeluarkan bahan bahannya, dan meletakkannya diatas meja.


"Aku harus membuat makanan yang enak. Untung saja aku sudah mandiri dari kecil, jadi aku gampang membuat makanan seperti ini." Mengenakan celemeknya, dan memulai masak.


Setelah menghabiskan waktu 45 menit. Dae hwa berhasil membuat dimsum goreng, dan juga sudah membuat makan malam nanti.


"Beres. Ehm, harus banget dimsum nya. Aku coba satu deh." Ucapnya langsung mengambil dimsum 1 biji, dan langsung di celupkan ke saus yang ia buat sendiri.


"Enak banget. Semoga saja Jung woo, menyukainya. Sekalian aku antarkan ke kamar ayah juga deh, mana tahu ayah mau mencicipi makananku ini." Meletakkannya dimsumnya di piring yang berbeda, untuk ayah mertuanya, dan untuk Jung woo.


"Ayah sedang baca buku. Masuklah." Jawab pak Baek woo.


"Permisi ayah." Langsung masuk kedalam, sambil membawa dimsum tersebut.


Di dalam kamar." Ayah, Dae hwa membawakan cemilan untuk ayah. Ini Dae hwa sendiri yang membuatnya. Semoga ayah suka." Langsung meletakannya di meja.


"Terima kasih banyak nak Dae hwa. Kamu memang yang paling perhatian kepada ayah." Bahagia pak Baek woo langsung meletakkan bukunya.


"Sama sama ayahku. Kalau begitu, aku duluan ya ayah, mau mengantarkan dimsum ini ke Jung woo. Semoga ayah menyukainya." Melambaikan tangannya, dan kembali menutup pintu kamar ayah mertuanya.


Dae hwa pun langsung menuju kamar Katy, untuk mengantarkan dimsum kepada Jung woo.


Saat Dae hwa masuk, Dae hwa terkejut, karena melihat Jung yang tertidur di lantai, sambil memeluk Katy, yang juga tidur dipelukannya." Soswet banget sih Jung woo. Dia memeluk Katy seperti itu. Dia benar benar orang yang penyayang." Langsung duduk disamping Jung woo yang tertidur, dan meletakkan dimsum tersebut, di meja yang ada didekatnya.


Dae hwa merapikan rambut Jung woo." Kasihan banget sih suamiku ini. Dia sampai tidur dilantai. Apa dia menungguku, sampai sampai ia tidur dilantai begini." Ucap Dae hwa tersenyum bahagia.


"Sayang. Bangunlah, mari makan cemilan yang sudah aku buat." Panggil Dae hwa dengan lembut, agar tidak menganggu Katy yang masih tertidur.


Jung woo pun terbangun sambil membuka matanya dengan perlahan lahan." Sayang. Kenapa kamu lama banget?." Tanyanya dengan lembut juga, dan langsung memeluk Dae hwa.


"Tadi aku