Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
Episode 84: Sahabat



"Baik sayangku, cintaku, manisku. Aku akan langsung mengikuti perintah kamu." Jawab Jung woo mencium pipi Dae hwa dan langsung mengambil makanan kucing milik Katy.


Sontak Dae hwa kembali salting, dan pipinya kembali memerah.


Jung woo pun sudah mengambil makanan untuk Katy. Ia kembali duduk dan membuka kemasan makanan tersebut, lalu dituangkan ke mangkuk milik Katy, dan Jung woo juga mengambil susu yang sudah ia beli juga.


"Selesai sayang. Susu dan makanan, agar Katy tetap sehat." Ucap Jung woo dengan bahagia.


"Terima kasih banyak sayang. Kamu memang yang paling terbaik deh." Ikut bahagia langsung mencium pipi Jung woo, dan pipi Jung woo kembali memerah juga.


"Mari makan Katy sayang. Kamu pasti lapar kan sayangku, makan ya, dan minumlah dengan banyak, agar kamu tidak sakit." Langsung menurunkan Katy, dari gendongannya, untuk makan.


"Selagi Katy makan, lebih baik aku ke dapur dulu deh sayang. Mau buat makanan untuk nanti malam." Ucap Dae hwa langsung berdiri.


"Mau aku bantu masak juga?." Tanya Jung woo menatapnya dengan tatapan penuh cinta.


"Tidak usah sayang. Aku bisa sendiri, dan lebih baik kamu temani Katy dulu disini, dia pasti sedih karena kita meninggalkannya. Gapapa kan sayangku." Jawab Dae hwa memegang pipi Jung woo dengan kedua tangannya.


"Baik sayang. Jangan lama lama ya, nanti aku merindukan kamu. Aku sayang kamu." Jawab Jung woo dan mereka berdua kembali berciuman.


"Dah sayangku." Melambaikan tangannya, dan langsung meninggalkan Jung woo di kamar Katy, kucing nya.


Dae hwa langsung kembali ke kamarnya dulu, untuk menghubungi seseorang, yaitu sahabat sahabat nya.


Sesampai kamar, ia langsung masuk dan langsung menghubungi sahabatnya, yang berupa video call.


"Tumben banget ajak video call begini. Ada apa emangnya nih. Apa mau mentraktir kami makan?." Tanya Eun ji.


"Tau nih si Dae hwa. Ada apa dengan dirimu, dan kenapa kau kelihatannya sangat bahagia?." Tanya Hana juga.


Dae hwa langsung menunjukkan cincin pernikahannya kepada Eun ji dan Hana." Tada." Kembali bahagia.


"Cincin. Kau beli cincin baru, dan mau kau pamerkan dengan kami, agar kami beli juga." Ucap Eun ji tidak peka.


"Dia bukan mau pamer. Tapi kau habis menikah?." Tanya Hana yang peka, dan Dae hwa langsung menganggukkan kepalanya.


"What, kau nikah. Kau nikah dengan siapa Dae hwa bodoh?." Tanya Eun ji kaget sampai matanya hampir keluar.


"Tu kan benar, apa ku bilang. Apa kau nikah dengan pria yang kau sukai itu, si bos Jung woo itu?." Tanya Hana yang pekaan kembali, dan Dae hwa menganggukkan kepalanya kembali.


"Astaga, aku tidak percaya dengan itu semua. Kenapa kau bisa menikah dengannya. Apa kau tidak takut kalau nantinya kau akan dilahap olehnya?." Tanya Eun ji masih tidak percaya.


"Kenapa aku harus takut. Lagian, selama ini pak Jung woo selalu ada disisiku, dan rela memberikan seluruh nyawanya, agar bisa melihat senyumanku." Jawab Dae hwa tanpa penyesalan dan sangat bahagia.


"Sudahlah Eun ji, itu sudah keputusan Dae hwa. Lagian, kedepannya kau juga akan menikah dengan si Chan woo itu kan." Ucap Hana tersenyum kepadanya.


"Apaan sih kamu Hana. Aku tidak menyukainya." Jawab Eun ji salting, sampai pipinya memerah.


"Kalau