
Jung woo selesai menghapus game tersebut, dan fokus memeluk Dae hwa kembali." Kamu janji kan. Tidak akan meninggalkanku." Ucap Jung woo dengan manja.
"Aku tidak akan meninggalkan kamu sayang. Kalau begitu, kembalilah tidur, dan jangan memikirkan yang aneh aneh." Jawab Dae hwa langsung menyuruh Jung woo berbaring.
"Terima kasih banyak sayangku." Ucap Jung woo mencium pipi Dae hwa. Dan langsung menutup kedua matanya, dengan bahagia.
"Dasar anak ini. Selalu saja membuat orang jantungan. Tahan Dae hwa, jangan salting disini." Ucap batin Dae hwa salting, dan pipinya langsung memerah.
Dae hwa pun kembali mengelus rambut Jung woo dengan lembut." Omong omong, bagaimana dengan keadaan ayah pak Jung woo ya. Apa baik baik saja. Besok aku akan mampir ke rumah ayah deh." Ucap batin Dae hwa tersenyum tipis, dan langsung tidur di kursinya, sambil menggenggam tangan Jung woo.
Keesokan paginya. Dimana Dae hwa sudah bangun, dan Jung woo baru bangun." Ehm, sayang." Panggil Jung woo kepadanya.
"Iya, ada apa sayang?." Tanya Dae hwa sedang merapikan pakaiannya, dan sudah rapi.
Jung woo langsung duduk, sambil mengusap matanya." Kamu mau kemana, sudah rapi begitu?." Tanya balik Jung woo.
"Aku mau mampir ke rumah ayah dulu. Sudah lama aku tidak kesana. Sekalian mau membuatkan makanan untuk ayah juga." Jawab Dae hwa dengan bahagia, dan langsung duduk di samping Jung woo.
Tiba tiba dokter datang." Pagi pak Jung woo, dan bu Dae hwa." Sapa dokter tersebut dengan bahagia.
"Eh, pak dokter. Pagi juga pak." Jawab Dae hwa langsung berdiri dan menundukkan badannya.
"Saya mau memeriksa keadaan pak Jung woo. Apa anda boleh keluar sebentar." Ucap dokter tersebut.
"Baik dok. Saya akan keluar." Jawab Dae hwa langsung keluar dan menunggu di luar.
"Syukurlah anda sudah sangat membaik, dan anda bisa pulang sekarang. Dan anda harus menjaga pola makan anda juga, dan juga perbanyak vitamin. Itu saja dari saya." Jawab dokter tersebut menjelaskannya secara detail.
"Baik dok. Kalau begitu, saya bisa pulang sekarang kan dok?." Tanyanya kembali untuk memastikannya.
"Tentu saja. Kalau begitu, saya permisi dulu pak Jung woo. Jaga kesehatan mu." Jawab dokter tersebut langsung keluar dari ruangan Jung woo.
Di luar ruangan. Dae hwa langsung menghampiri dokter tersebut." Bagaimana dengan keadaannya dok?." Tanya Dae hwa.
"Kondisinya sudah sangat baik bu Dae hwa. Dan ia bisa pulang sekarang juga." Jawab dokter tersebut.
"Sudah boleh pulang dok. Terima kasih banyak dok, terima kasih." Bahagia Dae hwa.
" Sama sama. Kalau begitu, saya permisi dulu. Karena masih banyak hal yang harus saya selesaikan." Ucap dokter tersebut tersenyum dan meninggalkan Dae hwa.
Dae hwa pun langsung masuk ke dalam, dan menghampiri Jung woo." Kamu sudah boleh pulang sayang. Kalau begitu, aku akan membereskan pakaian kamu." Bahagia Dae hwa.
"Iya sayang. Dengan begitu, kita bisa kembali ke rumah." Ikut bahagia Jung woo.
Setelah beberapa menit merapikan semuanya. Dae hwa langsung membantu Jung woo untuk berjalan tanpa menggunakan kursi roda." Kamu pasti bisa sayang. Karena kamu kan sudah sembuh." Ucap Dae hwa membantunya berjalan, karena ada sedikit kakinya yang terkilir.
Jung woo pun,