
Sesampai perusahaan baru yang bernama perusahaan love perusahaan.Dae hwa turun dari mobil tersebut."Terima kasih banyak pak supir, sudah mengantarkan kami."Ucap Dae hwa tersenyum.
"Sama sama nona...., kalau begitu saya permisi dulu ya pak bos."Jawab pak supir ikut tersenyum.
"Iya pak."Ucap Jung woo sambil merapikan kembali jas nya.
Setelah pak supir pergi."Wah...., perusahaan ini sangat besar.Apa yang akan kita promosikan saat di dalam nanti pak?."Tanya Dae hwa kagum dengan perusahaan tersebut.
"Lakukan saja yang sudah saya beritahu di buku ini."Jawab Jung woo memberikan sebuah buku untuk menjawab pertanyaan dari mereka semua.
"Terima kasih banyak pak Jung woo.Tidak usah sampai begini, saya juga bekerja di perusahaan lama saya, sudah sering begini.Tentunya saya akan ingat pak, kalau begitu terima kasih banyak pak Jung woo."Ucap Dae hwa tersenyum lebar.
Merekapun langsung masuk kedalam.Saat Dae hwa dan Jung woo masuk kedalam.Semua karyawan disana melihat Dae hwa bahkan hampir karyawan pria semua hampir melihat ke arahnya karena kecantikan yang di miliki oleh Dae hwa.Dae hwa merasa tidak nyaman dengan tatapan mereka semua dan dia hanya terus menundukkan kepalanya.
Jung woo melihatnya."Kedepan kan wajah mu, biasanya kau adalah wanita yang tidak peduli.Kenapa sekarang malah takut, apa kau sudah tidak berani lagi dengan hinaan mereka?."Jawab Jung woo sekaligus bertanya.
"Heheheh...., siapa bilang yang takut dengan mereka.Saya hanya kebelet buang air kecil pak.Apa disini ada toilet?."Jawab Dae hwa sambil berbisik ke telinga Jung woo.
"Pergilah di dekat kantin perusahaan itu.Disana ada toilet, aku tunggu di lantai 2."Jawab Jung woo kepadanya.
"Terima kasih banyak pak, saya akan secepatnya."Ucap Dae hwa langsung buru buru ke kamar mandi.
Setelah dari kamar mandi.Dae hwa yang sedang di depan cermin toilet dan menatap wajahnya."Apa yang harus ku lakukan kepada pak Jung woo.Masa aku tidak ada melakukan apapun, sangat memalukan.Sia sia dong aku make up beratus ratusan begini.Omaygat...."Ucap batin Dae hwa sambil menatap wajahnya di cermin.
"Sudahlah, biarkan saja situ.Yang terpenting penampilan ku sudah berbeda dan aku kelaparan nih, belum makan tadi karena buru buru ke rapat ini.Hadeh jambu jambu."Ucapnya memegang dahinya pusing.
Dae hwa pun langsung keluar kamar mandi dan menuju ke lantai 2."Aku harus cepat cepat ke lantai 2 karena mungkin pak Jung woo sudah menunggu saya."Ucap batinnya bergegas ke lantai 2.
Saat sedang menuju ke lantai 2.Dae hwa bertemu dengan seorang Karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut."Halo...., apa anda asisten nya pak ceo?."Tanya karyawan tersebut.
"Iya...., ada apa ya emangnya?."Jawab Dae hwa sekaligus bertanya.
"Tidak apa apa bu.Kalau boleh tau nama bu manager siapa ya?."Tanya karyawan tersebut.
"Nama saya Dae hwa.Kalau boleh tau nama kamu siapa ya?."Tanya Dae hwa kembali.
"Nama saya Win, salam kenal."Jawabnya berjabat tangan dengan Dae hwa dan Dae hwa ikut berjabat tangan dengannya.
"Kalau boleh tau lantai 2 dimana ya?."Tanya dae hwa kepadanya.
"Kebetulan saya mau ke lantai 2.Kan bu manager mau rapat dengan pak ceo kan.Kebetulan saya asisten perusahaan ini juga, jadi kita bisa sekalian pergi bersama.Bagaimana."Jawab Win tersenyum.
"Wah...., boleh banget tu.Terima kasih banyak sudah membantu."Ucap Dae hwa ikut tersenyum.
"Sama sama.Kalau begitu mari kita naik lift dulu."Ucapnya.
Dae hwa menurut dan merekapun naik ke lantai 2 bersamaan di dalam satu lift.Sesampai di lantai 2."Mari....., kita ke ruang rapat."Ucap Win menunjukkan jalannya.
"Terima kasih banyak pak Win.Panggil saya bu Dae hwa saja, kan kita sama sama asisten sesama perusahaan.Jadi pakai bahasa formal saja, saya tidak terbiasa dengan sebutan seperti itu."Ucap Dae hwa tersenyum sambil membawa berkas berkasnya.
"Baiklah bu Dae hwa."Jawabnya ikut tersenyum.
Sesampai ruang rapat.Ternyata di dalam sudah ada Jung woo dan pemilik perusahaan tersebut."Maaf kami terlambat, karena tadi ada kendala."Menunduk Dae hwa meminta maaf.
"Tidak apa apa...., duduklah."Ucap bos perusahaan tersebut.
"Bu Dae hwa sangat bagus dan percaya diri.Saya sampai terpukau melihat anda bu Dae hwa."Kagum Win kepadanya.
"Hahahah....., itu memang biasa kok.Itu mah gampang."Jawab Dae hwa menyombongkan dirinya.
"Iya deh...., kalau boleh tau dimana pak ceo kalian?."Tanya Win bingung.
"Pak Jung woo sedang mengambil mobil di parkiran dan saya disuruh menunggu di sini.Pak Jung woo akan menelpon saya nanti."Jawab Dae hwa kepadanya.
"Ouh...., kalau boleh tau, kenapa bu Dae hwa begitu cantik ya.Apa skincare ya kalau boleh tau bu Dae hwa?."Tanya Win terpukau dengan penampilan dae hwa.
"Hahahaha....., skincare ya air wudhu."Jawab Dae hwa tertawa pulas.
"Ada ada saja bu Dae hwa ini.Benar kata orang ya, bu Dae hwa orang yang mudah bergaul dan ternyata.Setelah saya bertemu dengan bu Dae hwa memang benar.Bu Dae hwa memang keren.Apa bu Dae hwa mempunyai no handphone, saya ingin memintanya.Agar lebih dekat dengan bu Dae hwa."Jawab Win sambil tersenyum lebar.
"Ada nih....,"Mengeluarkan ponselnya dan memberikan no handphone nya kepada Win.
"Terima kasih banyak bu Dae hwa.Btw apa skincare ya bu Dae hwa, jangan bercanda deh?."Tanya Win kembali bertanya kepadanya.
"Hahahaha....., aku tidak memakai apapun.Hanya mengubah sedikit penampilan dan gaya rambut saja kok."Jawabnya sambil tersenyum kepada Win.
"Wah....,it..."Tiba tiba terpotong oleh nada dering Dae hwa.
"Eh...., sebentar nya.Ada telpon nih."Ucapnya langsung mengangkat teleponnya.
"Halo pak...., ada apa?."Tanya Dae hwa kepadanya.
"Aku sudah menyiapkan mobil nya.Datanglah cepat ke parkiran, aku sudah menunggu mu."Jawab Jung woo.
"Baik pak...., saya akan kesana secepatnya."Langsung mematikan ponselnya.
"Aku harus buru buru ke parkiran ya win.Soalnya pak Jung woo sudah menunggu saya.Dah...., lain kali kita akan bertemu lagi."Ucap Dae hwa langsung pergi dan meninggalkan Win sambil melambaikan tangannya.
Sesampai di tempat parkiran."Maaf membuat pak Jung woo menunggu lama.Tadi ada urusan sedikit."Ucap Dae hwa tersenyum untuk menenangkan suasana.
"Sudahlah...., langsung naik ke mobilku.Karena masih ada urusan yang harus di selesaikan di perusahaan kita."Jawab Jung woo langsung masuk ke mobilnya.
Dae hwa pun ikut masuk ke dalam mobilnya dan duduk paling depan.Pas di samping Jung woo yang sedang menyetir.
Didalam perjalanan menuju perusahaan mereka."Apa kau punya waktu sore ini?."Tanya Jung woo kepadanya sambil menyetir.
"Eh....,ada kok pak.Emang nya kenapa pak?."Jawab Dae hwa sekaligus bertanya.
"Saya ingin mengajak mu mengerjakan pekerjaan perusahaan di rumah saya.Apa kau mau, karena ini soal perusahaan tentang rapat kita tadi.Itu sangat penting.Apa kau mau ikut?."Tanya Jung woo dengan jelas.
"Kenapa tiba tiba pak Jung woo mengajak saya ke rumahnya.Aku belum siap datang ke rumahnya.Tapi ini demi pekerjaan, aku rela deh.Demi uang juga, hahahaha."Ucap batin Dae hwa tersenyum sendiri.
"Kau kenapa tersenyum begitu?."Tanya Jung woo meliriknya.
"Eh, tidak apa apa kok pak.Kalau begitu saya bisa ikut kok pak nanti sore.Karena kebetulan saya ada waktu sore nanti."Jawabnya.
"Baiklah...., terima kasih banyak.Akan aku kirim lokasinya nanti, karena aku masih ada urusan lainnya.Kau bisa duluan datang ke rumahku."Ucap Jung woo kepadanya.
"Baik pak."Dae hwa mengangguk.