
Dae hwa pun langsung menuju ke rumah nya.Sesampai rumah nya, Dae hwa langsung masuk ke kamar nya dan berbaring di kasur.
"Fyuhhh...., hari ini begitu melelahkan.Aku harus bekerja dan bertemu dengan bos lama."Ucap batin Dae hwa menghela nafas nya, kelelahan.
"Tapi, kalau di lihat lihat.Aku memang sudah tidak ada rasa lagi kepada pak Felix.Aku hanya mencintai pak Jung woo.Arghhh."Salting Dae hwa sambil menutupi wajah nya yang memerah.
"Sudahlah, aku harus cepat tidur.Karena besok harus bekerja dan datang tepat waktu dan belum lagi harus bertemu dengan pak Felix.Aku harus tidur cepat."Ucap batin Dae hwa mulai menutup matanya untuk tidur.
Keesokan paginya.Dimana Dae hwa sudah berada di ruangan nya dan sedang mengerjakan berkas nya.Dae hwa sudah datang cukup pagi, karena tidak ingin terlambat lagi.
"Hemm...., sebab kau terlalu indah, dari sekedar kata."Nyanyi Dae hwa sambil mengerjakan berkas nya.
"Eh..., apa pak Jung woo sudah datang ya.Aku mau memberikan kan kopi untuk nya.Mungkin udah datang deh, mending sekarang aja aku beli kopi nya untuk pak Jung woo."Ucap Dae hwa langsung berdiri dan menuju kantin.
Sesampai kantin."Buk...., pesan kopi cappucino panas ya 1."Pesan Dae hwa.
"Baik..., di tunggu sebentar."Jawab ibuk kantin tersebut.
Sembari menunggu kopi.Dae hwa pun duduk di kursi dulu dan menunggu pesanan nya jadi.Saat Dae hwa sedang menunggu.Tiba tiba Chan Yeol datang.
"Pagi bu manager..."Sapa Chan Yeol tersenyum bahagia karena bertemu dengan Dae hwa.
Menoleh."Eh..., kau Chan Yeoleol.Tumben jam segini udah datang?."Tanya Dae hwa menatap nya.
"Bolehkan saya duduk dulu bu manager?."Tanya Chan Yeol.
"Duduk saja..., kenapa harus bilang bilang.Kau pikir aku pemilik kantin ini."Jawab Dae hwa.
"Terima kasih banyak bu manager.Soal pertanyaan ibu tadi, itu karena saya memang lagi pengen datang pagi saja.Heheheh."Jawab Chan Yeol bercanda kepada nya.
"Hahaha...., kau ada ada saja memang ya.Omong omong, bagaimana dengan pekerjaan mu?."Tanya Dae hwa tertawa kecil.
"Baik kok bu manager.Ini semua berkat bu manager juga, jadi saya bisa sampai di titik ini."Jawab Chan Yeol tersenyum bahagia.
"Itu memang sudah tugas saya chan Yoel.Jadi semua akan mendapatkan pelajaran, yang telah saya tunjukkan.Termasuk kau Chan Yeol."Jawab Dae hwa.
"Ouh...., keren banget deh bu manager.Saya jadi salut dengan bu manager."Kagum Chan Yeol.
"Hahahaha..., kau juga hebat kok Chan Yeol."Tersenyum Dae hwa karena pujian dari Chan Yeol.
"Pesanan Dae hwa...,.kopi anda sudah siap."Panggil ibuk kantin tersebut.
"Ouh..., iya buk.Saya akan ke sana, sebentar."Jawab Dae hwa.
"Kopi ku sudah siap, aku duluan ya Chan Yeol."Berdiri Dae hwa dan tidak lupa berpamitan dengan Chan Yeol.
"Selamat bekerja bu manager...
Dae hwa pun langsung mengambil kopi pesanan nya.Setelah membawa kopi tersebut, Dae langsung mengantarkan nya ke ruangan Jung woo.
Sesampai ruangan Jung woo."Permisi pak..., saya boleh masuk?."Tanya Dae hwa sambil membawa kopi tersebut.
"Masuk...
Dae hwa pun langsung masuk sambil membawa kopi tersebut.Di dalam."Ini pak..., saya mau mengantarkan bapak kopi.Mana tau bapak lagi pengen..., saya taruh di sini ya pak."Ucap Dae hwa meletakkan kopi tersebut di atas meja Jung woo.
"Aku tidak ada menyuruh mu membawakan kopi, tapi kau membawakan nya.Nanti kau akan lelah jika membawa barang atau makanan, yang bukan perintah ku.Lain kali jangan memaksakan dirimu."Jawab Jung woo sambil mengerjakan berkas nya.
Menundukkan kepalanya."Baik pak Jung woo..., kalau gitu saya permisi dulu ku pak."Ucap Dae hwa.
Menoleh."Ada apa pak...?."Tanya Dae hwa.
"Kerjakan berkas ini secepatnya dan antar siang nanti dan jangan ada kesalahan."Ucap Jung woo berwajah serius.
"Baik pak..."Jawab Dae hwa mengambil berkas tersebut yang cukup banyak dan harus di selesaikan siang ini juga.
"Apa ada yang lain pak?."Tanya Dae hwa untuk memastikan nya lagi.
"Tidak ada..., kembali lah bekerja dan jangan lupa, antar berkas itu siang nanti."Jawab Jung woo.
"Baik pak..., saya permisi dulu."Ucap Dae langsung keluar dari ruang Evano sambil membawa berkas berkas tersebut.
Sesampai ruangan dae hwa.Dae hwa langsung duduk di kursinya dan langsung meletakkan berkas itu.
"Fyuh..., lumayan juga nih berkasnya, ampun deh.Udah di kasih kopi..., ga tau terima kasih tu pak Jung woo.Hem..."Kesal Dae hwa.
"Aku harus cepat menyiapkan berkas berkas ini, agar pak Jung woo tidak marah padaku."Ucap Dae hwa langsung mengerjakan berkas berkas yang di perintah oleh Jung woo.
Dae hwa pun langsung fokus untuk mengerjakan berkas berkasnya.Siang pun tiba, dimana Dae hwa belum menyiapkan berkas nya, karena berkasnya lumayan banyak.
Jung woo pun datang ke ruangan nya."Tok...tok..."Ketuk pintu.
"Eh..., siapa itu.Nanti pak Jung woo lagi.Mati aku."Ucap Dae hwa seketika panik.
"Masuk..."Jawab Dae hwa.
Jung woo pun langsung masuk ke dalam dan langsung duduk di sofa.
"Apa kau sudah menyiapkan berkas berkas yang ku minta?."Tanya Jung woo.
"Ehm..., ini pak, belum selesai.Karena banyak banget pak."Jawab Dae hwa takut sambil menundukkan kepalanya.
"Haih...., aku sudah tau kalau kau tidak bisa.Tinggal berapa yang belum kau kerjakan?."Tanya Jung woo.
"Tinggal satu lagi kok pak..., saya akan mengerjakan secepatnya pak."Jawab Dae hwa membungkukkan badan nya.
"Berikan padaku..., berikan berkas itu.Aku akan menyelesaikan nya dan jangan memaksakan dirimu."Jawab Jung woo meminta berkas tersebut.
"Tidak usah pak..., biar saya saja yang mengerjakan nya."Ucap Dae hwa tidak enakan.
"Berikan...., kau pasti lelah kan.Jangan memaksakan dirimu dan berikan juga berkas yang sudah kau siapkan."Jawab Jung woo meminta berkas tersebut.
"Baik pak..."Memberikan berkas tersebut kepada Jung woo.
Jung woo pun langsung keluar dari ruangannya setelah mengambil berkas berkas tersebut."Aku tidak boleh menyukai anak itu...., dia sudah menyukai pria lain, aku tidak boleh menyukai nya."Ucap batin Jung woo.
disisi lain lagi.Dae hwa yang langsung duduk di kursinya."Apa yang harus ku lakukan kepada Jung woo ya, agar dia menyukai ku lagi.Aku harus membuat strategi."Ucap batin Dae hwa.
Sore pun tiba.Dimana Dae hwa mau pulang dan Dae hwa berpapasan dengan Jung woo saat keluar dari perusahaan.
"Eh..., pak Jung woo.Apa bapak mau pulang juga?."Tanya Dae hwa menatap nya.
"Iya..., apa kau mau bersama saya pulang nya?."Jawab Jung woo sekaligus bertanya.
"Boleh pak.."Jawab Dae hwa langsung mengiyakan.
Merekapun langsung pulang bersama