Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
episode 31



Dae hwa pun langsung mematikan ponselnya."Fyuh..., hari ini cukup melelahkan ya Dae hwa.Hari ini aja udah harus video call dengan banyak orang, tapi aku bahagia, mempunyai kerabat yang sangat menyayangi ku.Yakan Katy."Ucap batin Dae hwa sangat bahagia dengan hari nya sambil memeluk Katy.


Sore pun tiba, dimana Dae hwa sudah menuju arah pulang.Karena pekerjaan nya sudah selesai.


Sesampai rumahnya."Sampai juga di rumah ku.Rindu juga di rumah ku...."Ucap Dae hwa langsung duduk di sofa sambil menggendong Katy.


"Kau rindu di rumah ku Katy?."Tanya Dae hwa menatap Katy.


"Meong...."Jawabnya sambil merapikan bulunya.


"Kau disini dulu ya Katy sayang.Aku harus mandi dulu, karena udah bau badan nih.Jiakhh."Ucapnya meletakkan kucing tersebut dan Dae hwa langsung masuk ke kamar mandi.


Dikamar mandi."I feeling lonely...., la,la,la....lalala..."Menyanyi Dae hwa sambil mencuci rambutnya.


Setelah beberapa menit, Dae hwa pun siap mandi dan sedang mengeringkan rambut nya dengan handuk nya.


"Nanti malam aku mau ke rumah pak Jung woo deh, buat balikin baju ibunya dan sekalian balikin Katy.Bisa bisa nanti pak Baek woo rindu lagi dengan Katy, aku harus sadar diri."Ucapnya masuk ke kamar untuk memakai pakaian.


Dikamar Dae hwa memakai baju baru yang dibeli nya bersama Eun ji dan Hana minggu lalu.Dae hwa pun mencoba nya.


"Wah..., cantik juga pakaian ini.Aku pakai ini aja deh.Lagi panas ini, lagi ga pengen makai baju tebal tebal."Ucapnya sudah mengenakan pakaian hitam.


Setelah memakai pakaian nya, Dae hwa pun keluar kamar dan menuju ruang tamu.


"Halo Katy...., maaf kalau aku lama ya.Tadi mandinya keenakan, jadi gini deh.Hahahah...."Ucap Dae hwa tertawa dan menggendong kembali Katy.


Malam pun tiba.Dimana Dae hwa sudah bersiap siap untuk membawa Katy pulang dan pakaian almarhum ibunya Jung woo juga sudah siap di selesaikan.


"Ini sudah malam Katy, kalau begitu mari kita pulang."Ucap Bahagia Dae hwa.


Dae hwa pun mengantarkan Katy pulanh ke rumahnya.Sesampai rumah Jung woo, setelah menghabiskan beberapa waktu.


Dae hwa memencet bel rumah."Ding...., Dong..."Bunyi bel rumah tersebut.


"Ya..., siapa ya?."Tanya pak Baek woo langsung membukakan pintu rumah dan langsung menoleh ke arah Dae hwa.


"Eh, nak Dae hwa.Ada apa nak Dae hwa?."Tanya pak Baek woo tersenyum.


"Ini ayah...., saya mau mengantarkan Katy pulang dan sekalian ini pakaian yang sudah saya pinjam kemarin.Ayah jadi repot repot meminjamkan saya pakaian nya.Jadi saya kembalikan ya ayah."Jawab Dae hwa memberikan pakaian tersebut dan mengembalikan Katy.


"Terima kasih banyak nak Dae hwa.Kau memang anak yang baik ya.Apa kau tidak mau masuk dulu?."Tanya pak Baek woo.


"Tidak usah ayah...., saya mau mampir ke suatu tempat lagi.Saya tidak mau repot repot.Omong omong, apa pak Jung woo sudah pulang yah."Jawab Dae hwa sekaligus bertanya.


"Barusan dia menghubungi ayah, katanya dia sedikit terlambat, karena ada rapat.Jadi dia pulang sedikit larut malam deh."Jawab pak Baek woo.


"Ouhh...., kalau begitu saya permisi dulu ya ayah.Sampai jumpa Katy."Ucapnya sambil mencubit pipi Katy.


"Hati hati ya nak.


"Ya ayah...."Jawabnya.


Dae hwa pun menuju ke rumahnya dengan jalan kaki."Aroma malam begitu dan pemandangan nya begitu indah."Ucap Dae hwa sambil melihat langit yang di penuhi bintang bintang.


Ditengah ketenangan nya.Tiba tiba muncul seekor kucing cantik yang melewatinya.


"Eh..., kucing siapa ini.Sini aku peluk, mau ga."Ucap Dae hwa menghampiri nya.


Saat Dae hwa mau mengambilnya.Tiba tiba kucing itu kabur dan Dae hwa mengejarnya.Karena kucing tersebut sangat lucu dan dipenuhi bulu yang sangat indah.


"Hei...., sini kau kucing cantik."Teriak Dae hwa sambil mengejarnya.


Kucing tersebut naik ke suatu restoran mahal."Heh...., kok dia masuk ke restoran ini sih.Aku harus mengejarnya.Lumayan untuk di pelihara."Ucapnya langsung masuk ke dalam restoran tersebut.


"Permisi..., permisi.Saya mau mencari sesuatu mohon kerjasama nya."Ucap Dae hwa.


Dae hwa pun langsung naik ke atas restoran tersebut, karena dia melihat kucing tersebut naik ke atas restoran.


Di lantai atas."Dimana sih...., kucing..., kucing.Kemarilah."Panggil Dae hwa.


"Udahlah, aku balik aja.Ga ada guna juga aku disini."Ucapnya berbalik badan.


Saat mau turun.Dae hwa melihat Felix sendirian di kursi sambil memandangi langit, dalam keadaan sedih.


"Tunggu...., itu kan pak Felix.Kenapa pak Felix sendirian dan dimana tunangan nya itu.Aku samperin atau ga ya.Samperin aja deh.


Dae hwa pun menghampiri Felix yang sedang melamun."Malam pak ceo."Sapa Dae hwa.


Menoleh."Eh..., kau rupanya manager Dae hwa.Ada apa kau kemari?."Tanya balik pak Felix.


"Saya tadi sedang mengejar kucing...., ga taunya dia sudah hilang.Pas saya mau turun lagi, rupanya saya lihat ada bapak disini.Apa saya boleh duduk pak?."Jawab Dae hwa sekaligus bertanya.


"Duduklah."Jawab Felix.


Dae hwa pun duduk di samping nya."Kemana tunangan bapak dan kenapa bapak sendirian disini?."Tanya Dae hwa bingung.


"Saya putus dengan tunangan saya."Jawab dengan jujur Felix.


"Hah...., putus.Kenapa pak ceo bisa putus, padahal pak ceo sangat romantis dengan tunangan bapak itu?."Kaget Dae hwa.


"Saya melihat tunangan saya berciuman dengan pria lain dan saya mempergoki mereka.Di situ juga, tunangan saya memutuskan saya.Dia mengatakan bahwa dia tidak mencintai saya dan hati saya sangat hancur manager Dae hwa."Jawabnya memasang wajah menyedihkan.


"Kasihan ya pak ceo.Jadi sekarang bapak tidak memiliki hubungan lagi dengan tunangan bapak?."Tanya lagi Dae hwa.


"Bisa di bilang, tidak ada hubungan sama sekali.Dan ada yang mau saya katakan padamu manager Dae hwa."Ucap Felix.


"Katakan saja pak, jangan di simpan simpan.


"Saya minta maaf atas perkataan saya selama ini, yang telah menyakiti hati mu.Kau lihat dirimu sekarang, sudah cantik.Bahkan saya sampai pangling melihat kecantikan mu ini.Aku minta maaf, aku bisa menghukum saya, sebagai hukuman nya."Jawab Jung woo benar benar menyesali perbuatannya.


"Saya sudah memaafkan pak ceo sejak lama.Saya tidak mempunyai dendam kepada pak ceo kok, jadi jangan terlalu di pikirkan ya pak."Ucapnya tersenyum untuk menenangkan suasana.


"Terima kasih banyak manager Dae hwa.Apakah kau mau berteman dengan saya, saya akan membantu kesulitan mu."Tanya Felix dengan serius.


"Saya mau berteman dengan bapak, tapi jangan sampai kelewatan nya pak.Bisa bisa saya menyukai pak ceo lagi.Hahahaha...."Jawabnya tertawa tipis.


"Hehehehe.Iya...., aku ga bakal membuat hati mu sakit lagi, karena kesalahan ku."Ucap Felix baru tersenyum



Dae hwa tidak tahu bahwa dari kejauhan ada Jung woo yang sudah berada di tempat itu cukup lama dan dia mengetahui bahwa Dae hwa pernah menyukai Felix.Seketika itu juga Jung woo langsung pergi dari tempat itu, dia datang karena ada rapat yang harus di selesaikan nya di restoran tersebut.Tapi dia malah di nampak kan dengan pemandangan seperti itu, Jung woo merasa kecewa dan langsung keluar dari restoran tersebut.


"Dia kan Bos Felix dan kenapa ada Dae hwa disamping nya.Lihatlah mereka, bercanda tawa.Aku pernah dengar kalau Dae hwa pernah menyukai bos Felix.Apa Dae hwa masih menyukainya dan cinta mereka akan bersemi lagi.Aku tidak punya ruang lagi untuk mencintai Dae hwa, aku tidak boleh mencintai nya lagi.Karena dia sudah mencintai pria lain.Aku harus pergi dari sini, aku tidak mau menganggu mereka."Ucap batin Jung woo melipat tangannya lalu pergi dari tempat tersebut.


Disisi lain."Aku sudah cukup baik, bisa berteman dengan pak Felix lagi.Karena aku tidak ingin memiliki musuh.Tapi aku tidak menyukai pak Felix lagi, karena sekarang aku hanya mencintai satu orang.Yaitu pak Jung woo."Ucap batin Dae hwa senyum sendiri.


"Aku benar benar hanya mencintai pak Jung woo dan aku tidak memiliki perasaan apapun lagi kepada pak Felix."Dalam hati Dae hwa.


"Manager Dae hwa...., kenapa kau senyum sendiri.Apa terjadi sesuatu yang aneh kepadaku?."Tanya Felix menatapnya.


"Eh..., tidak apa apa kok pak.Saya hanya senang saja bisa berteman dengan pak ceo lagi."Jawabnya tersenyum.


"Ouhhh...., omong omong apa kau betah di perusahaan barumu?."Tanya pak Felix.


"Saya sangat bahagia dengan dengan perusahaan baru saya pak."Jawabnya.


Setelah mereka berbincang bincang cukup lama.Dae hwa pun mau pulang setelah mengobrol dengan Felix.


"Saya mau pulang dulu ya pak, karena sudah malam juga pak."Pamit Dae hwa.


"Apa kau punya waktu untuk besok.Saya mau mengajak mu untuk makan bersama, sebagai tanda maaf saya kepada anda manager Dae hwa."Tanya Felix.


"Besok saya usahakan pak...., kirimkan saja lokasinya kepada saya pak.Kalau ada waktu saya akan datang pak."Jawabnya tersenyum.


"Kalau begitu saya permisi dulu ya pak.Bapak jangan sedih lagi, okey."Tersenyum bahagia Dae hwa.


"Terima kasih banyak....