Love A Handsome Ceo

Love A Handsome Ceo
Episode 66: Manja



"Kamu kenapa sayang?." Tanya Jung woo kepadanya.


"Eh, aku tidak apa apa kok pak." Jawabnya langsung tersenyum.


Selesai makan. Mereka berdua langsung masuk kedalam ruang istirahat Jung woo.


"Ini sudah malam pak, dan pak Jung woo harus istirahat dulu." Ucap Dae hwa langsung membantu Jung woo berbaring di tempat tidurnya.


"Baik sayangku. Kamu kalau mau pulang, pulang lah dulu. Kamu pasti lelah kan.", Ucap Jung woo sedang berbaring dan mengelus tangan Dae hwa dengan lembut.


"Saya akan tetap menunggu pak Jung woo disini. Kan pak Jung woo sangat baik kepada saya, dan pak Jung woo adalah pacar saya. Masa saya meninggalkan pak Jung woo."


"Kalau begitu, pak Jung woo istirahat lah dulu. Akan saya temani disini."Jawab Dae hwa dengan bahagia dan mengelus rambut Jung woo.


"Aku ingin kamu selalu bersamaku selamanya. Aku sangat mencintai kamu tahu." Ucap Jung woo menatapnya dengan penuh cinta.


"Sudahlah pak Jung woo, jangan banyak omong. Mending pak Jung woo tidur dulu, dan akan kita bahas lain waktu. Tidurlah dengan baik." Ucap Dae hwa langsung mengecup pipi Jung woo, dalam keadaan pipi memerah.


"Eh, kenapa kamu tiba tiba mencium aku?." Tanya Jung woo menahan salting.


"Sudahlah, jangan banyak omong di bilang. Cepat istirahat." Jawab Dae hwa malu, dan mengelus tangan Jung woo kembali.


"Baik sayang, aku akan langsung tidur dengan bahagia." Langsung menutup matanya.


Jung woo pun tertidur juga, setelah banyak bicara." Pak Jung woo begitu tampan ketika tidur. Aku sangat bersyukur, karena memiliki pria yang sangat mencintai diriku." Ucap batin Dae hwa sangat bahagia.


"Hua, aku ngantuk juga nih." Mengantuk Dae hwa langsung tidur di dekat Jung woo.


Keesokan paginya. Dimana Dae hwa sudah bangun duluan, dan sedang mengupas buah buahan." La, la la la." Nyanyi Dae hwa dengan bahagia.


Jung woo pun langsung bangun dan membuka matanya dengan perlahan lahan." Ehm, sayang. Kamu lagi apa?." Tanya Jung woo langsung duduk dan menatap Dae hwa.


"Aku lagi mengupas kulit buah buahan untuk pak Jung woo. Kan ini pagi yang cerah, dan harus di awali dengan memakan buah buahan yang enak." Jawab Dae hwa sambil tersenyum.


"Kenapa repot repot begitu sih sayang. Kamu nanti kelelahan lagi." Ucap Jung woo jadi khawatir dengannya.


Dae hwa langsung menghampirinya, dan memberikan buah apel ke mulut Jung woo."Aku kelelahan juga demi kamu. Kenapa harus khawatir." Jawab Dae hwa tertawa kecil.


"Ehm, kamu suka jahil kepadaku sih. Ngeselin aja." Ucap Jung woo ngambek, sambil mengunyah apel tersebut.


"Kamu selalu saja begitu. Sudahlah, kalau begitu suapi aku buah nya lagi." Minta Jung woo, tapi masih dalam keadaan ngambek.


"Jangan ngambek gitu dong. Kalau begitu, aku pergi aja deh, karena di cueki begini." Ucap Dae hwa langsung berdiri.


Jung woo yang melihatnya langsung panik, dan menahan tangan Dae hwa." Jangan pergi gitu dong. Maafin aku." Ucap Jung woo langsung meminta maaf kepadanya.


"Iya deh, makanya jangan ngambek begitu. Kayak anak anak tahu." Kata Dae hwa kembali duduk di samping Jung woo.


"Kamu nya yang bikin aku ngambek. Makanya jangan gitu dong." Manja Jung woo langsung menarik pinggangnya dan memeluknya.


"Eh, kenapa tiba tiba meluk begini sih. Nanti buahnya jatuh tahu." Tanya Dae hwa sambil memegang piring yang ada buah buahan yang sudah ia potongi.


"Apa kamu tidak menyukainya?." Tanya Jung woo dengan lembut.


"Siapa bilang tidak suka. Aku sangat suka, kalau di peluk begini." Jawab Dae hwa merespon pelukan Jung woo dan mengelus pundaknya.


"Kalau begitu, pak Jung woo habiskan buah buahan dulu. Setelah itu, baru kita sarapan bersama." Ucap Dae hwa kembali menyuapi Jung woo, dalam keadaan memeluk Jung woo.


"Ehm, enak banget. Apalagi kalau di peluk pacar begini."Bahagia Jung woo sambil mengunyah buah pir.


"Aku juga akan mengajak nenek kemarin untuk sarapan bersama kita. Gapapa kan pak Jung woo?."Tanyanya.


"Boleh sayang. Apa saja yang kamu lakukan, aku siap." Jawabnya kembali memakan buah yang di suapi Dae hwa.


"Terima kasih banyak pak Jung woo. Aku sayang pak Jung woo." Mengelus punggung Jung woo dengan bahagia.


"Aku juga sayang kamu." Memeluk Dae hwa dengan erat dan bahagia.


Selesai makan buah. Dae hwa pun langsung menyandang tasnya, untuk membeli sarapan."Aku pergi dulu ya pak Jung woo, dan jangan kemana mana. Pak Jung woo mengerti kan." Ucap Dae hwa mengelus rambut Jung woo.


"Aman sayang, aku akan ikuti perintah kamu." Jawab Jung woo dengan bahagia dan mencium tangan Dae hwa.


Dae hwa pun langsung keluar dari ruang istirahat Jung woo. Di luar ruang istirahat Jung woo." Mending aku jenguk nenek dulu deh. Untuk mengetahui, bagaimana keadaan nenek sekarang." Ucap batin Dae hwa langsung menuju ruang istirahat, yang sudah di beritahukan oleh nenek tersebut.


Sesampainya, Dae hwa langsung masuk kedalam." Pagi nenek." Sapa Dae hwa dengan senyumannya.


"Saat masuk, ternyata