
Di panggung Tristan berdiri sambil melihat kearah pintu masuk. Musik mulai mengalun lembut.
Terdengar suara pria menyanyi bait pertama lagu In Love With You.
Yes. Tristan is singing now.
Just a gentle whisper, told me that you're gone
(Hanya bisikan lembut, beritahuku kau tlah pergi)
Leaving only memories, where did we go wrong?
(Hanya tinggalkan kenangan, dimana salah kita?)
I couldn't find the words then, so let me say them now
(Tak bisa temukan kata-kata, maka biar kukatakan sekarang)
I'm still in love with you
(Aku masih mencintaimu)
Crystal berjalan masuk dengan anggun. Senyum tersungging di wajahnya, dia membawa buket bunga di satu tangan dan mikrofon. Seolah - olah menjawab kalimat demi kalimat yang diucapkan Tristan, Crystal membalasnya dengan menyanyikan bait kedua.
Tell me that you love me, tell me that you care
(Katakan padaku kau mencintaiku, katakan padaku kau sayang)
Tell me that you need me, and I'll be there
(Katakan kau membutuhkanku, dan aku kan datang)
I'll be there waiting...
(Aku kan menunggumu...)
Tanpa sadar, Nyonya Harrison menyentuh tangan Tuan Harrison. Dia tak pernah tahu kalau Tristan memiliki suara yang bagus. Padahal Suster Anna pernah mengatakan kalau Tristan suka bernyanyi dan main musik. Namun karena terlalu sibuk, dirinya tak pernah mempedulikan lagi apa talenta yang dimiliki oleh anaknya.
Karina, kolega dan readers semua ikut terhanyut bersama lirik demi lirik dan keindahan suara mereka yang menyanyi dengan penuh perasaan. Lagi - lagi Suster Anna menitikkan air mata melihat kedua anak yang diasuhnya sejak kecil, sudah dewasa dan menikah.
Sampai di atas panggung, Tristan menyambut Crystal sambil meneteskan air mata. Dia mencium tangan Crystal dan melingkarkan lengannya di pinggang istrinya. Bersama - sama mereka menyanyikan bait berikutnya.
I will always love you, I will always stay true
(Aku kan selalu mencintaimu, aku kan selalu setia)
There's no one who loves you like I do
(Tak ada yang mencintaimu sepertiku)
Come to me now
(Datanglah padaku)
I will never leave you, I will stay here with you
(Takkan pernah kutinggalkan dirimu, aku kan selalu di sini bersamamu)
Through the good and bad I will stand true
I'm in love with you
(Aku mencintaimu)
Crystal berhenti menyanyi, wajahnya bersimbah air mata. Tristan menatapnya penuh cinta dan melanjutkan bait terakhir. Salah satu tangannya mengusap lembut pipi Crystal, menghapus air mata istrinyan yang berlelehan.
Now we've here together, yesterday has past
(Kini kita bersama, hari kemarin tlah berlalu)
Life is just beginning, close to you at last
(Hidup baru dimulai, akhirnya dekat denganmu)
And I promise to you, I will always be there
(Dan aku berjanji padamu, aku kan selalu ada)
I give my all to you
(Kuberikan segalanya padamu)
Lagu pun berakhir, Tristan dan Crystal berpandangan meresapi lagu dan perasaan masing - masing. Seorang wedding organizer memberikan tissue pada mereka berdua.
Kemudian acara dilanjutkan dengan acara makan sambil memutar video dan foto - foto mereka berdua mulai dari masa kecil hingga dewasa.
Nyonya Harrison tanpa sadar menitikkan air mata. Hampir tak ada dia dan suaminya di dalam setiap peristiwa penting dalam hidup Tristan.
Mulai dari ulang tahun Tristan yang hanya dirayakan berdua dengan adik perempuannya, acara kelulusan SMP dan SMA yang hanya dihadiri oleh Crystal dan Suster Anna. Foto - foto liburan pun kebanyakan hanya ada Tristan dan Crystal. Semuanya hanya tentang Tristan dan Crystal. Tak ada orang tua yang mendampingi mereka.
Rasa bersalah kian melingkupi Nyonya Harrison. Dia bisa merasakan kedekatan Tristan dan Crystal saat layar mulai menayangkan foto - foto dan video tentang daily life mereka. Siapa lagi kalau bukan Suster Anna, yang selalu mengabadikan setiap. moment dalam hidup Tristan dan Crystal.
Bersama para tamu, dia melihat sendiri video bagaimana Tristan yang masih remaja terlihat begitu sabar membacakan buku untuk si kecil Crystal. Ada beberapa foto Tristan sedang menemani Crystal belajar, dan juga ada foto Crystal yang tertidur karena bosan menemani Tristan bekerja. Lalu nampak pula Tristan menggendong dan mencium Crystal dengan sayang.
Yang paling mengharukan adalah moment Tristan sedang menyisir dan menjepit rambut Crystal, yang saat itu terlihat masih berusia remaja. Tak seorang pun di ruangan ini menyangka, seorang Tristan Harrison yang terkenal dingin dan tak banyak bicara, bisa begitu telaten merawat seorang anak gadis. Sebuah point plus seorang pria di mata para wanita.
Para tamu tercengang saat melihat Tristan yang terkenal sebagai pekerja keras, kedapatan sedang bermain playstation dengan Crystal, makan ice cream dan cotton candy. Dia juga tak malu mengenakan celemek dan memasak bersama wanita yang dulu dia sebut adik. Tawanya begitu lepas dan bahagia.
Semua orang sampai tertawa saat melihat Crystal yang iseng memasang hair pin di rambut Tristan dan memaksanya memakai masker bermotif panda. Padahal saat itu Tristan sedang sibuk dengan ponsel dan laptop, akhirnya pemuda itu hanya bisa melirik kesal dan menuruti kemauan 'adik kesayangannya'. Pasrah pada Crystal.
Moment - moment liburan mereka di Paris juga ditayangkan untuk membuka misteri siapa wanita Tristan dari dulu hingga saat ini. Gosip Tristan pernah memiliki sugar baby seketika terbantah.
Berbagai macam ekspresi ditunjukkan oleh mereka saat melihat sisi lain seorang Tristan, yang tak pernah dilihat oleh siapa pun, termasuk orang tuanya sendiri. Kebanyakan dari mereka menampakkan rasa kagum pada sosok Tristan. Kata taboo terhadap hubungan mereka pun langsung lenyap dari kamus kehidupan mereka.
Hati Nyonya Harrison terasa sesak, penuh penyesalan. Betapa ruginya seorang ibu yang telah melewatkan pertumbuhan anaknya. Berapa pun uang yang dimilikinya, tak bisa membeli kembali masa lalu anaknya. Sebanyak apa pun dia menyesal, semua tak akan kembali.
Dia melirik kearah Tuan Harrison yang dari tadi hanya diam. Matanya berkaca - kaca terus memandang lurus ke layar. Berulang kali dia menghela napas, menahan segenap perasaan supaya tak ada air mata menetes. Dia terharu, tapi seperti biasa tak mau menunjukkan perasaannya.
Bersambung ya....
Note :
Yang pengen lebih menghayati lagu In Love With You, bisa dengerin di You Tube ya...
Judul : In Love With You
Singer : Regine Velasquez feat Jackie Cheung