I Love You, Sis!

I Love You, Sis!
Bab 102 -- Obey dan Faith



Tok! Tok! Tok!


Pintu diketuk tiga kali, Suster Anna memberikan bayi yang ada digendongannya kepada Crystal karena Tristan sudah menggendong yang bayi satunya lagi.


"Non, Tuan dan Nyonya besar datang." Lapor Suster Anna sambil membungkuk.


DEG!


Crystal teringat sesuatu dan dia langsung melayangkan tatapan tajam kepada Tristan.


"What?" tanya Tristan.


Tapi belum sempat Crystal mengatakan apa pun, kedua orang tua yang dimaksud sudah berdiri di depan Crystal dan Tristan.


"Silahkan duduk, Tuan... Nyonya... " Suster Anna menggeser kursi ke dekat tempat tidur Crystal.


"Mama... Papa... " sapa Tristan seolah sedang berkata pada dirinya sendiri. Sekarang dia tahu apa arti tatapan 'keji' Crystal padanya tadi.


"Kenapa ekspresimu seperti itu Tristan? Kamu tak suka kami menjenguk cucu kami?" tanya Nyonya Harrison ketus dan langsung duduk di kursi yang disediakan oleh Suster Anna.


Tristan meletakkan bayi mereka ke baby box, kemudian dia mengambik satu lagi dari tangan Crystal dan juga meletakkannya di baby box. Kemudian mendorong baby box itu ke depan kedua orang tuanya.


"Selamat datang, Mama, Papa. Perkenalkan ini cucu kalian ---"


"Cucu kami? Kalau bukan Suster Anna yang memberitahu, jangan - jangan kami baru tau saat mereka berusia lima tahun." potong Nyonya Harrison dan langsung menohok Tristan.


Tristan terdiam, merasa bersalah.


Tuan Harrison terkekeh. "Jangan pedulikan Mamamu, dia hanya tak sabar ingin melihat cucunya."


Tristan meringis, dia benar - benar lupa untuk memberitahu kedua orang tuanya saking panik dan disusul dengan keasyikan menimang bayi kembar yang lucu dan menggemaskan.


"Maafkan Tristan, Ma, Pa."


"Yang ini siapa namanya?" Tanya Nyonya Harrison sambil menunjuk pada salah satu yang lebih chubby. Dia mencoba mengalihkan pembicaraan, tak mau merusak suasana.


Dia hanya melihat tak berani menggendong meski sebenarnya ingin.


"Obey"


"Faith"


Jawab Tristan dan Crystal bersamaan.


"Eh?"


Mereka berpandangan.


"Yang chubby itu namanya Faith, Daddy." ucap Crystal.


"No! The chubby is Obey." Sahut Tristan tak mau kalah.


"Obey."


"Faith."


Tuan dan Nyonya Harrison berpandangan menyaksikan pertengkaran suami istri di hadapan mereka.


"Jadi siapa namanya Sus?" tanya Nyonya Harrison kepada sumber yang lebih bisa dipercaya, Suster Anna.


"Yang Nyonya tunjuk itu Obey, Nyonya. Yang ada tanda lahir. Pipinya lebih gemuk, beratnya 2.4kg lebih besar dari Faith yang cuma 2.1 kg."


Tristan memandang Crystal dengan wajah penuh kemenangan. Wanita itu hanya mendengus kesal. Dari kemarin dia salah terus saat membedakan kedua anaknya.


"Mereka cantik - cantik. Aku jadi jatuh cinta." Kata Nyonya Harrison sambil memandang kagum pada kedua cucunya.


"Kenapa namanya Obey dan Faith?" tanya Tuan Harrison. Nama kedua cucunya terdengar tak biasa.


Crystal tertawa kecil. "Daddy-nya pengen anaknya jadi anak yang patuh (Obey) supaya nggak seperti aku yang selalu bikin dia sakit kepala, Pa." Wajah Crystal merona karena malu mengingat kenakalannya selama ini.


"Lalu si Crystal bilang pengen pengen anak laki yang setia (Faith) kaya aku, Pah." ucap Tristan bangga.


Crystal langsung melotot, mendengar suaminya memuji diri sendiri. Memalukan sekali, seolah - olah dirinya bucin pada suaminya.


Tuan Harrison tertawa melihat kelakuan anak dan menantunya. "Nama yang bagus."


"Apa mama mau menggendong?" Crystal menawari.


"Oh, tapi Mama belum pernah menggendong bayi. Takut tulangnya patah." ucap Nyonya Harrison menahan malu.


Tristan dengan cekatan mengambil salah seorang bayi dari box.


"Begini, Ma. Mama harus pegang lehernya dan sangga punggunnya dengan tangan Mama satu lagi." dengan sabar Tristan mengajari.


Tuan Harrison menatap anak laki - lakinya penuh haru. Tristan begitu cekatan mengurus anaknya. Ah, Tuan Harrison lupa kalau selama ini Tristan bersama Suster Anna yang mengurus Crystal sejak bayi.


Obey Harrison dan Faith Harrison.


Kelahiran keduanya segera diumumkan di seluruh jajaran Harrison Group dan King and Queen Corporation.


Bersamaan dengan itu, ruang rawat VVIP Crystal dibanjiti bouquet bunga yang cantik - cantik dan hadiah. Menambah semarak ruangan itu. Waktu terus berjalan dengan kesibukan baru mereka mengurus si kembar.


Tristan membuatkan gelang emas bertuliskan nama masing - masing untuk membantu Crystal yang masih sering salah membedakan kedua anaknya. Tuan dan Nyonya Harrison pun jadi sering berkunjung ke rumah mereka, hanya untuk sekedar bermain dengan mereka.


Dua baby sitter dipekerjakan untuk membantu Crystal mengurus Obey dan Faith, dibawah pengawasan Eyang Anna.


Note :


Sedikit tambahan ya, Readers.


Tadi lupa nggak kasih tau nama anak - anak Tristan Crystal 🤗