Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 96



Drt Drt


disaat Jouly sedang sibuk dalam pemikirannya tiba-tiba ia dikagetkan dengan suara telfon di ponselnya, dilihatnya nama yang sangat ia beci. tidak lain dan tidak bukan adalah seniornya


"mampus, pasti kena omel lagi nih" Jouly sudah bisa menebak kenapa seniornya itu menelfon. karena pasti Vitto sudah mengadukan perihal vas bunga diruangan V pecah kepada manager OB


"siapa kau!" disaat Jouly masih bingung antara mengangkat panggilan seniornya atau tidak, lagi-lagi dirinya di kejutkan dengan sebuah suara dari arah belakang, sontak saja Jouly berdiri dan menengok ke belakang


Gleg


Jouly sangat sulit menelan silivanya, saat ia mengetahui sosok orang yang ada di hadapanya kini "gawat masalah satu belum selesai, timbul masalah lain" tadinya Jouly ingin bersembunyi kini malah ketahuan


"Kau-" V yang tidak kalah terkejutnya melihat Jouly yang sangat mirip dengan Zoe


"Tamat sudah riwayat ku" Jouly hanya bisa pasrah, dirinya sudah ketahuan melangar peraturan karena bersembunyi di raungan pribadi V ditambah kemarin dia mengatai bosnya itu


"sedang apa kau disini?!" kali ini V sedikit sudah bisa mengontrol perasaanya, tadinya V berharap jika orang yang ada di depanya itu adalah Zoe istrinya tapi saat dirinya hendak mendekati wanita itu ia membaca name tag yang terkalung di leher dan di situ jelas tertulis nama Jouly menjabat sabagi OB


"sa-saya-" jawab Jouly terbata-bata


V tidak ingin melihat wanita yang mirip istrinya itu lebih lama, karena sama saja V seperti membuka luka lama dan menunangkan air cuka di atas lukanya, perih rasanya


"A-apa? ke-keluar?" tanya Jouly memberanikan diri, dirinya tidak ingin kehilangan pekerjaanya meski pekerjaannya hanya sebagai OB sekalipun. Jouly sangat menghargai semua pekerjaan entah itu berjabatan tinggi atau pun rendah, semua sama di matanya


sebenarnya Jouly bisa saja mengundurkan diri dan bekerja di perusahaan Papa Galih dengan tawaran jabatan lebih tinggi tentunya. tapi berbeda dengan Jouly yang ingin memulai dari yang terkecil terlebih dahulu


"apa kau tuli, sehingga tidak mendengarkan ku dengan jelas?!" ucap V mengejek


Jouly yang dasarnya tidak suka kepada orang yang semena-mena kepada orang lain, terutama kepada bawahan. merasa tidak terima di ejek V seperti itu


"aku tidak tuli!" geram Jouly "aku akui aku salah karena sudah mengatai mu dan bersembunyi di kamar pribadi mu tanpa izin tapi bukan bertai kau bisa memecatku seenaknya" ucap Jouly cepat dengan satu kali tarikan nafas dan tanpa titk koma "kenapa Anda diam saja?" tanya Jouly kepada V yang hanya diam saja sambil mengatur nafasnya yang gos-gosan karena gaya bicara tanpa sepasi membutuhkan tenaga lebih


V terdiam karena cara bicara tanpa jeda sepeti itu adalah ciri khas seorang Zoe yang biasanya keluar saat berdebat dengannya, tapi V tidak ingin berharap lebih dulu sebelum ia menemukan bukti jika wanita yang ada di hadapanya ini adalah Zoe. dirinya tidak ingin berandai-andai ia takut hatinya akan terluka lagi saat mengetahui kenyataan jika memang benar istrinya sudah meninggal


"siapa bialang aku memecat mu? aku hanya menyuruh mu keluar dari ruangan ini" jawab V sambil menelesik "tadi kau bilang apa? kau mengatai ku?"