
sementara itu disebuah ruangan private clup malam terkenal di Jakarta. V sedang duduk ditemenai dengan beberapa botol minuman
"Tuan, Anda sudah terlalu banyak minum" ucap Vitto mengambil gelas minuman V
Vitto yang kini memilih untuk mengabdikan diri menjadi asisten V setelah kepergian kedua sahabatnya. setelah Arsya meninggal Vitto di bebaskan tanpa lecet sedikit pun membuat Vitto ingin membalas budi kebaikan V yang sudah menyelamatkannya
Vitto selalu mendampingi V kemanapun Tuannya itu pergi bahkan Vitto akan selalu ada di saat V membutuhkan dirinya seperti saat ini V sedang membutuhkan teman curhat dan Vitto akan mendengarkan dengan baik meski kalimat itu selalu diulang-ulang terus
"Apa kau tahu disini aku pertama kali bertemu dengan Zoe, aku pikir tidak ada seorang wanita baik-baik yang akan menginjakkan kakinya di tempat seperti ini tapi aku bertemu malaikat cantik-" V membelai foto Zoe yang ia gunakan sebagai wallpeper ponselnya "kenapa kau jahat sekali? meninggalkan ku sendiri?" Air mata V mulai mengucur deras mengingat kenangan-kenangan indah bersama Zoe dan hatinya semakin sakit saat ia mengingat air mata pertama jatuh dipipi Zoe karena perbuatanya
V mengambil botol wine ingin meminumnya sampai habis, berharap semua kenangan yang ada di pikirannya itu menghilang tapi apalah daya sebanyak apapun V minum ia tetap memikirkan Zoe
"Tuan" Vitto mencegah V untuk minum lebih banyak lagi
"Lepas!"
Vitto memukul tenguk V agar ia pingsan, Vitto tidak punya pilihan lain selain melakukan itu. Karena dari rekam medis V sudah mengamai masalah lambung akut disebabkan kebiasanya yang selalu minum minuman keras dan disaat perutnya kosong jika ia masih tidak bisa berhenti maka akan ada masalah yang lebih serius lagi
Sudah tiga bulan ini V selalu mampir ke clup setelah ia lembur di kantor, sebenarnya Dad Wille tidak menyuruh V untuk lembur tapi karena V tidak ingin sedetik pun mengangur atau dirinya akan memikirkan Zoe
V meminta Vitto untuk menyembunyikan kebiasan buruknya itu kepada orang tuanya Karena dirinya tidak ingin orang tuanya semakin khawatir dan V tidak ingin jika harus kembali lagi ke Masion
Apartemen
"Zoe maafkan aku" V selalu mengigau setaip kali ia mabuk dengan air mata yang keluar dari kedua matanya yang terturup membuat Vitto mengerti perasaan cinta teramat besar kepada Zoe bahkan mengalahkan cinta Arsya
Vitto hanya bisa menghela nafas kasar dan berharap Tuannya itu diberikan penganti yang lebih baik lagi
*
*
Pagi hari
V terbagun dari tidurnya karena merasakan sakit perut sensai seperti terbakar lalu sedetik kemudian V berlari ke kamar mandi
"Uuwek Uuwek" V mengelurakan seluruh isi perutnya yang tidak ada isinya karena seharian kemarin V tidak makan sama sekali hanya minuman Alkohol yang V minum semalam
sementara itu Mom Fairus datang ke Apartemen V. sudah menjadi agenda rutin setiap pagi Mom Fairus di Apartemen puntranya itu hanya sekedar melihat kondisi V serta membuatkan sarapan untuk V
"apa V sudah bangun?" tanya Mom Fairus kepada Vitto yang memang di tugaskan untuk menjaga V
"belum Nyonya"