Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 78



Vega yang tadi tidak jadi ikut dengan Vallen ke rumah sakit, sebab ia takut akan di hukuman lebih memilih bersembunyi di dalam Masion


tapi hatinya menjadi cemas memikirkan ke adaan Kakak iparnya "di hukum sekarang atau nanti, sama-sama kau akan menerima hukuman Vega, untuk apa kau lari?" ucap Vega pada dirinya sendiri menguatkan dirinya untuk tidak lari dari masalah.


setelah memantapkan keyakinanya Vega memutuskan untuk menyusul Kakaknya ke Rumah sakit. lalu dirinya pergi ke grasi untuk mengambi mobil pribadinya kemudian mengendarainya tapi saat dirinya hendak keluar dari Masion betapa terkejutnya Vega melihat keributan di gerbang keluar Masion dan alangkah shok dirinya saat melihat kakak iparnya Zoe di bawa paksa oleh Arsya.


"Kak Zoe" pekik Vega "kak Asrya mau membawa kemana kak Zoe? dan untuk apa Kak Arsya membawa Kak Zoe" sederet pertanyaan Vega pada dirinya sendiri yang tidak tahu jawbaanya


mengetahui Zoe berada dalam bahaya Vega tidak jadi kerumah sakit dan lebih memilih mengikuti mobil yang di kendarai Arsya, dan sampai lah dirinya di sini


Rumah berdesain sederhana dan sedikit masuk ke dalam gang nampak ada empat orang berjaga di depan pintu rumah. Vega mengamati mereka dari ujung gang dan seprtinya gang tersebut adalah akses keluar masuk sehingga Vega dengan medah mengamati pergerakan Arsya dan memanggil bala bantuan alias kakaknya V dan Dad Wille serta Kak Vallen


"Aduh Kak V kenapa lama sekali?" Vega gelisah mengigiti ujung kuku tanganya, Vega baru pertama kali ini berhadapan dengan penjahat wajar jika dirinya takut


ketakutan Vega semakin menjadi-jadi saat ia baru menyadari jika ada sebuah mobil sedan berwarna hitam yang dari tadi mengikutinya sejak dari Masion bahkan mobil itu terparkir tepat di sebrang jalan tidak jauh dari tempatnya sekarang


"tunggu, sepertinya aku mengenali mobil itu" Vega menatap mobil yang terpakir tepat di sebrang jalan tapi karena rasa takut yang sangat amat Vega jadi tidak bisa mengingat siapa si pemilik mobil tersebut, hanya saja mobil itu tidak asing baginya


"Ayo Vega ingat...ingat" Vega memukul-mukul kepalanya berharap bisa mengingat dengan melakukan hal tersebut


"berhenti jangan lari!" suara perempuan sedang mengejar dan memperingati seseorang yang berlali di depanya, tidak lama dari arah belakang nampak segerombolan laki-laki berjas ikut mengejar


"Zoe! Jangan lari !" ucap pimpinan mereka


"Kak Zoe!" pekik Vega setelah mengenali baju terakhir yang di kenakan kakak iparnya itu.


melihat kakak iparnya itu berhasil kabur Vega ragu ingin menolong atau tidak karena jujur dirinya saja juga takut terlebih dirinya harus menghadapi para pria bersenjata sendirian? aku rasa Vega tidak akan mampu malah-malah dirinya akan berkahir jadi sandra


"Zoe berhenti!" triak Arsya lebih kencang lagi


di saat ke galauan Vega ingin menolong atau tidak, mobil yang tadi terpakir tepat di sebrang Vega sudah menyalakan mesin dan bersiap-siap untuk tancap gas


"ZOE! AWAS!" triak Arsya sangat keras sehingga Vega terkejut dan reflek menengok ke arah sumber suara


"Aagghh!" kejut Zoe saat dirinya tidak bisa menghindar dari mobil yang ada di hadapanya


Bruk