
"bagaimana cantik bukan?" tanya Mom Fairus kepada sahabatnya
"Mom" lirih Zoe karena dirinya merasa tidak enak terhadap kak Gea bagaimana pun dia juga menantu wanita di keluarga Willem "Kak Gea juga cantik bahakan lebih Cantik dari ku"
Deg
hati Mom Fairus menjadi tidak enak karena dari tadi ia memuji-muji istri V "I-iya Gea juga cantik, anak anak mantu Mommy cantik-cantik semua" Mom Fairus tersenyum kaku
"saya permisi dulu" ucap Gea menundukkan kepalanya pergi
"aduh kenapa juga aku harus bicara di depan Gea" Mom Fairus merasa bersalah "sayang tunggu" Mom Fairus mengejar Gea dan di ikuti dengan Vallen
V yang melihat Gea bersedih ingin mengejar juga tapi niatnya itu diurangkan saat tatapan matanya melihat sosok Kelvin yang tidak berkedip melihat ke arah Zoe
"oh iya Zoe kenalkan ini Arsya tunagan Letta" ucap Mom Jenny memperkenalkan calon mantu tampannya
"selamat ya untuk kalian ber du-a" Zoe terkejut saat mendapaati sosok yang tidak asing baginya
"terima kasih, kau memang cantik dan sexy" puji Arsya
"sial, ada apa dengan mata semua pria ini? kenapa mereka tidak berkedip melihat Zoe?" batin V menatap ke arah Arsya dan Kelvin secara bergantian yang dari tadi tidak memutus pandanganya kepada istrinya "pakaian Zoe terlalu ketat, aku tidak akan membelikan baju seperti ini lain kali" V menatap ke arah Zoe yang memang gaun yang ia kenakakan memngukir lekuk tubuh Zoe yang indah
"tunanganmu juga cantik" ucap Zoe dengan ekspersi datarnya
"Apa kalian sudah saling mengenal?" tanya Letta
melihat perubahan sikap Zoe membuat Letta penasaran sebenarnya ada apa hubungan Zoe dan Arsya
"iya" jawab keduanya bersama
"kami dulu saat kuliah pernah memiliki proyek bersama" Jawab Arsya
"jadi kalian dulu satu kampus? tapi kenapa aku tidak mengenal mu" tanya Kelvin karena jika mereka satu kamus Ia pasti sudah mengenalinya
"aku berbeda kampus, Alexa dan aku memang sudah kenal dekat" Arsya terus saja memandang lekat Zoe
Zoe yang mengetahui tatapan apa itu, memilih untuk tidak memlerdulikanya dan membuang pandangan ke arah lain
"teman dekat? sedekat apa kalian dulu?" tanya Letta menyelidik
"kami hanya teman, partner diskusi tidak lebih" jawab Arsya membelai wajah wanitanya, ia tahu wanitanya itu tengah cemburu
"eh kalian lanjutkan makannya, Mom mau meyususul Daddy kalian dulu" Mom Jenny sudah merasakan hal yang tidak enak memilih untuk mencari suaminya dari pada terlibat hal yang cangung
Mom Jenne mencari suaminya di sebuah kerumunan bersama pria pria lainya, yang pasti sedang membicarakan pekerjaan dengan rekan-rekan bisnisnya
"V tolong ambilkan makanan itu" pinta Zoe
V mengambilkan makanan yang di inginkan Zoe beserta minuman kesukaanya
melihat ke harmonisan pasangan suami istri yang ada di hadapanya membuat Kelvin panas dan memilih untuk pergi "Veg, kau mau berdansa dengan ku?" ajak Kelvin
"e-em em"
"sudah jangan banyak mikir" Kelvin menarik tangan Vega lalu berjalan menuju pangung dansa dengan perasan kesal di hatinya
jika Kelvin kesal melihat ke romantisan V dan Zoe berbeda dengan seseorang yang malah senyuman bahagia saat rencananya berhasil saat Zoe meminum minuman yang sudah ia campur dengan obat