
Angin dingin pagi hari berhembus menyapa dua insan yang sedang nyenyak tertidur, tubuh mereka gemetar kedingin saat angin menempel pada kulitnya
V yang masih mengantuk engan untuk membuka kedua mantanya, dirinya malah memperbaiki selimut yang tidak sengaja turun. menyelimuti dirinya sendiri dan juga istrinya, dipeluk istrinya itu memberikannya kehangatan di pagi hari yang dingin
tidur nyenyak mereka harus terganggu dengan sebuah suara gedoran pintu, V sengaja membiarkannya tapi suara itu semakin keras
"V bukalah pintunya" pinta Zoe dengan suara khas bangun tidur
"siapa sih pagi pagi buta bertamu, tidak tahu orang sedang tidur " omel V
"V cepat buka pintunya! " Zoe sudah semakin kesal
"Ck, ganggu saja! " terpaksa V bangkit dari ranjang untuk membuka pintu
"V kau mau kemana? " tanya Zoe saat V hendak mebuka pintu kamar
"bukankah kau tadi menyuruh ku membuka pintu? " V menoleh kebelakang dengan nyawa yang masih belum ngumpul, menatap istrinya
"kau akan keluar seperti itu? " Zeo menunjuk V dari atas ke bawah
V melihat ke dirinya sendiri
"sial! " umpat V, dirinya baru menyadari jika saat ini tidak mengenakan apa pun. segera V memunguti pakainya yang semalam ia buang di lantai dan segera memakainya
Zoe yang melihat V memakai bajunya dengan buru buru hanya bisa tertwa terlebih V hendak terjatuh saat memakai celananya, sungguh pemandangan langka. V yang biasanya bersikap tegas, disiplin, garang saat di kantor bisa berbuat konyol sepeti itu
V yang sudah mengunakan baju complit segera menuju pintu utama Villa, dirinya hendak memarahi tamu yang tidak tahu sopan santun, menganggu kenyamana tidur dirinya dan juga istrinya
"Dasar Kurang ajar menganggu-" ucapan V mengantung saat melihat siapa tamu yang datang
"kau yang kurang aja! tidak memberi tahu keberadaan menantu Mommy " ucap Mom Fairus menerobos masuk
V yang di seruduk dua banteng betina itu hanya bisa mengatuk kepalanya yang tidak gatal
"Silahkan masuk Dad, Pa" V mempersilahkan masuk Daddy nya dan juga mertuanya
Mom Fairus dan Ibu Ellena yang sudah masuk ke dalam langusng berteriak mencari keberadaan Zoe
"V, diaman mantu Mommy.... anak Ibu" ucap Mom Fairus dan Ibh Ellena bersama
"kalian tunggu saja di ruang tengah biar aku panggil Zoe turun"
Mom Fairus yang mendapt berita dari Vega langsung menuju Bandung saat itu juga, tapi sebelumnya ia menjemput Ibu Ellena dulu di Solo dan mereka terbang menggunakan jet pribadi ke Bandung
*
*
*
Kini mereka ber enam sudah duduk di ruang tengah, Zoe yang duduk di sebelah V memandang kedua orang tuanya beserta mertuanya dengan bingung
"seperti yang kalian ketahui Zoe mengalami amnesia, jadi jangan memaksakan diri-"
"sayang ini Ibu" Ibu Ellena memotong keterangan V, duduk di sebelah Zoe, dirinya ingin melihat dan memegang secara lansung anak semata wayangnya
"Dan ini Mommy sayang " Mom Fairus tidak ingin kalah duduk di sisi satunya mengeser V agar ketepian
Zoe bingung dengan situas yang saat ini ia alami, tidak menyangka bertemu orang tua dan mertuannya secapat ini
semnatar itu V sudah kesel, tidak di anggap di ruangan itu karena semua perhatian empat orang itu hanya terpusat pada Zoe