Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Season 2 2



V akhirnya kembali tidur kembali setelah di periksa oleh Dokter Eric dan meminum obat. Zoe mengatar Dokter Eric keluar kamar sembari membawa nampan makanan yang rencananya tadi untuk sarapan V


Mom Fairus dan Gea berada di ruang tengah sedang membuka bungkus kado dari pesta semalam, melihat Zoe dan Dokter Eric menuruni tangga selepas memeriksa V


"Bagaimana keadaan V?" tanya Mom Fairus to the point menghampiri mereka berdua dan diikuti oleh Gea di belakangnya


"Keadaan Tuan V baik-baik saja Nyonya, tekanan darah, kolesterol, semua normal" jawab Dokter Eric


"jika normal kenapa dia tadi muntah-muntah?" tanya Zoe penasaran


"Apa ada sebab dia muntah? "


"Ada, katanya menghirup aroma masakan ini dia menjadi muntah padahal tidak ada yang salah dengan masakan ini, malah terliahat enak dan aromanya mengugah selera" Zoe menelan silivanya dengan susah saat melihat makanan yang ia bawa seakan-akan melambai lambai meminta untuk segera di makan


bukannya menjawab Dokter Eric malah tersenyum, sepertinya dia sudah tahu sebab V mengalami sakit


"Kenapa kau tersenyum?" hadirk Mom Fairus sontok membuat Dokter Eric menjadi salah tingkah


"Ehem! " Dokter Eric berdaham untuk mengurangi rasa canggungnya " jika Tuan V masih saja sakit besok, langsung bawa saja ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut"


"Kenapa?? apa suami ku sakit parah? "tanya Zoe panik


"kita belum tahu, kita lihat saja besok"


"semua akan baik-baik saja sayang" Mom Fairus memeluk Zoe untuk menenangkannya "Bi Inah, tolong kamu antar Dokter Eric ke depan dan bawa ini juga ke belakang" Mom Fairus memberikan nampan makanan yang tadi di bawa Zoe


"Baik Nyonya"


"Kalo begitu saya permisi dulu, Nyonya besar, nyonya muda" Dokter Eric menundukkan kepalanya memberi hormat sebelum ia pergi dari Mansion keluarga besar Willem dan di jawab anggukan kepala dari Mom Fairus


Mom Fairus mengajak Zoe ke ruang tengah membantu Gea membuka kado dan juga ingin sedikit menghibur Zoe agar tidak berfikir macam-macam tentang masalah sakitnya V yang tidak bisa di deteksi oleh medis


"Zoe sayang, V pasti tidak sakit parah dia hanya butuh istirahat saja. dari pada kamu berfikir aneh-aneh lebih baik kamu membantu kakak mu Gea membuka kado-kado ini"


"Iya Zoe, semua akan baik-baik saja dan pasti V akan sembuh" ucap tulus Gea


"terima kasih kak" Zoe mebalas dengan senyuman maninsnya


Zoe membantu membuka Kado untuk anaknya Gea yang sangat banyak sekali, hampir seluruh ruang tengah itu tertutup oleh kado yang di berikan oleh para teman kolega suaminya, Vallen dan Dad Wille


"V! kau mengagetkan ku saja" Zoe memegangi jantungnya yang terkejut karena tiba-tiba V berada di belakangnya


"kau dari mana saja? kenapa meninggalkan aku sendirian di kamar?" V masih saja mengleyot seperti anak kecil kepada ibunya dan V tidak memperdulikan jika di sana ada Gea dan juga Mom Fairus


"V lepasakan, disini ada Mom Fairus dan kak Gea" Zoe sedikit merasa malu dengan kakak ipar dan ibu mertuanya atas sikap V yang mirip seperti anak kecil


"Sayang, kanapa kamu turun dari kamar? jika masih sakit istirahat saja" Mom Fairus bisa memaklumi sikap manja V, mungkin karena satu tahun mereka berpisah dan V tidak ingin lagi kehilangan Zoe


"aku baik-baik saja Mom, aku sudah sehat" V memamerkan Ototnya seperti binaragawan, yang menegaskan bahwa dirinya benar-benar sudah lebih baik dari pada tadi pagi


Gea yang di acuhkan sedikit iri melihat betapa beruntungnya Zoe bisa di cintai sepeuh hati oleh V, andai saja dulu dirinya menerima V pasti sekarang dia sudah berada di posisi Zoe


"Astaga! aku ini kenapa? aku sudah bahagia menikah dengan Vallen bahkan kita baru saja mendapatkan putri yang sangat cantik" akal sehat Gea kembali menyandarkannya. melihat keharmonisan V dan Zoe sedikit membuat Gea merasa kurang di perhatikan oleh suaminya karena Vallen sibuk bekerja


tidak ingin pikiran-pikiran negatif membayanginya, Gea memilih untuk menyibukkan diri melanjutkan membuka kado


"AAaaaa....! " Teriak Gea terkejut saat mendapati kado yang ia buka berisikan gaun putih yang sudah robek-robek berlumuran darah disetai foto Zoe di dalamnya yang juga berlumuran darah


"Ada apa... Aaaaaa" teriak Mom Fairus dan Zoe bersama melihat kearah kado itu


V sebagai satu-satunya laki-laki di sana dengan berani memegang gaun dan foto Zoe, mengecek apakah ada orang yang berniat ngeprenk atau memang itu sebuah ancaman untuk keluarganya


"siapa yang berani mengirimkan itu kepada keluarga Willem!" marah Mom Fairus


"sudah tidak apa-apa Mom, mungkin ini hanya orang iseng saja" V berusaha menenagkan tiga wanita yang ada disana


"bukankah itu sebuah teror V? lihat dia menuliskan kata mati di foto Zoe" Gea merasa ini bukan pembuatan orang iseng belaka, tapi ini adalah sebuah Teror karena foto Zoe yang di sana bertulisakn 'mati' yang di tulis dengan darah


"V ada apa ini? " tanya Zoe dengan tubuh gemetar ketajutan, V yang melihat wanita yang sangat ia cintai ketakutan langsung memeluk dan menenangkannya


"sudah...sudah... tidak apa-apa sayang, tenang ya.. tenang.... tidak ada yang bisa menyakiti mu selama aku masih hidup, tenanglah sayang aku disini yang akan melindungi mu dengan nyawaku sendiri" V membawanya kedalam pelukan yang dalam agar wanitanya itu lebih merasa tenang dan mengisaratkan bahawa tidak ada satu pun orang yang bisa menyakiti Zoe salam V baeraa disisinya


...πŸ‚πŸ‚πŸ‚...


Astaga... ada apa ini?? kenapa tiba-tiba ada telor eh Teror??? 😱😱


ada yang tahu sebabnya? yuk komen di bawah kita coba terka-terka siapa yang sebenarnya mengirimkan teror kepada keluarga Kecil V?πŸ˜‰