Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 31



"data perusahaan tidak sepenuhnya hilang, kau pikir siapa yang membantu mengamankanya?" tanya balik Zoe "V kau tau sendiri kasus virus Double A di kepolisian Sivilia tidak lebih dari satu hari semua data sudah hilang" jelas Zoe panjang lebar


"sekarang apa rencanamu?" tanya Dad Wille


"Virus Double A sebenarnya tidak ada, kami hanya memanipulasinya seakan-akan akun diretas sehingga si pemilik akun akan berusaha meretas balik mengunakan virus mereka"


"jadi maksudmu-"


"iya, virus kalian sendiri lah yang meretas akun kalian semakin banyak kalian memngirimkan virus maka semakin banyak pula data yang akan hilang jadi langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membuat anti virus yang sudah kalian gunakan untuk meretas Double A"


"Aron perintahkan semua tenaga IT untuk tidak mengirim virus dan instal semua komputer dengan anti virus" perintah Dad Wille


"baik Tuan" Aron pergi dari ruangan tersebut menuju pusat kendali


"aku juga akan membantu" pinta Zoe


"aku belum percaya 100% kepadamu" ketus V


"kau mau percaya atau tidak terserah, tapi saat ini aku lah satu-satunya orang mengetahui titik lemah virus Double A"


"Zoe benar V, tidak salahnya kita berikan kesempatan kepadanya untuk membuktikanya"


"baiklah tapi aku juga akan terlibat di dalamnya"


mereka semua pergi ke runang kendali, saat Zoe hendak masuk ruangan terdengar suara ribut dari arah luar. ternyata ada seorang laki-laki tidak di kenal yang berusaha menerobos masuk ke pusat ruang kendali


"Vito? " Zoe mengenali laki-laki asing itu yang sudah di lumpuhlan oleh beberapa bodyguard keluarga Wille "tolong lepaskan dia" pinta Zoe


"siapa dia? " tanya V penasaran karena selama ia tinggal bersama Zoe dirinya tidak pernah melihat istrinya itu bertemu dengan seorang pria


Dad Wille menberikan instruksi kepada bodyguardnya untuk melepaskan pria asing itu


"ini terakhir kalinya aku membantu mu" bisik Vito ketelinga Zoe lalu berjalan masuk ke dalam ruang kendali


*


*


di dalam ruang yang ber isikan koputer cangih Zoe, V, Vito duduk di salah satu komputer terbesar yang ada di sana, komputer tebesar dan juga merupaka otak seluruh kendali komputer yang ada di perusahaan itu


"apa kalian sudah siap?" tanya Zoe menayakan kesiapan tim nya


"siap!! " jawab semua seretak


"baik ayo kita mulai"


pertarungan dunia maya pun dimuali, semua orang khususk melihat layar monitor komputer dengan jari jemari menekan menari di atas keyboard. mereka sudah menghabiskan waktu 6 jam untuk bertarung seperti intruksi Zoe di awal bahawa mereka tidak akan menyerang menggunakan virus melaikan anti virus yang sebelumnya sudah di siapkan


secara perlahan kerja keras mereka sudah mulai mendapatkan hasil semua data perlahan di pulihkan dan musuh sudah mulai terdesak


"sepertinya kita sudah menang" V merasa bahagia bisa memenangkan pertarungan kali ini


"jangan senang dulu, mereka belum mundur kemungkinan buruk masih bisa terjadi" Zoe memberi nasehat agar merka tetap fokus tidak lengah sedikit pun


dan benar saja yang di ucapankan Zoe menjadi kenyataan komputer salah satu petugas IT perlahan mulai error dan di susul dengan puluhan kompuer-komputer yang lain sehingga tersisa tiga komputer inti yang di pegang V, Vito dan Zoe yang masih aktif