Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 101



Kantor


sepeti biasa V berkutat dengan berbagai berkas yang menumpuk, ia harus berusaha keras untuk menyelamatkan perusahaan milik Dad Wille yang hampir koleps


"Tu-tuan" panggil Vitto


"hem" V hanya ber dahem, tanpa melihat kearah Vitto karena mantanya sedang membaca berkas yang ia pegang


"se-petinya Villa yang Tuan tempati berhantu" ucap Vitto takut takut teringat kejadian semalam


"What?" V yang terkejut menatap lekat Vitto


"iya Tuan, semalam saya melihat hantunya Zoe" Vitto menyodorkan dokumen di atas meja


"apa ini?" tanya V mengambil dokumen tersebut dan membukkanya


"itu adalah beberapa pilihan rumah yang akan kita tempati, kita harus segara pindah dari Villa Tuan"


"Apa? aku tidak menyuruh mu melakukan ini! lagi pula aku tidak ada niatan pindah dari Villa" V melemparkan dokumen tersebut ke arah Vitto dan terjatuh di lantai


"tapi tuan di sana ada hantunya Zoe, pasti tuan juga takut kan? sampai tidur diluar Villa" ujar Vitto sambil menunduk mengambil berkas di lantai, tidak mengetahui jika ada OB sedang berjalan masuk mengantarkan minuman V pesan


"Ck, aku tidur di luar bukan karena takut tapi ada yang harus aku lakukan"


V semalam tidur di depan rumah Jouly. setelah mengatar Jouly pulang V sengaja masih berjaga di sana dirinya ingin mengetahui asal usul Jouly dan peluang Jouly adalah istrinya sangat mungkin karena setahu dirininya Pak Galih memiliki anak perempuan tapi sudah lama meninggal karena kecelakaan


kini V semakin yakin jika Zoe masih hidup dan sekarang ada di hadapanya, hanya saja kenapa Zoe mengubah namanya menjadi Jouly dan tinggal bersama keluaraga Galih serta kenapa Zoe tidak mengenalnya sama sakli, ini yang menjadi PR terbesar bagi V untuk mencari tahu


"Anda, melakukan apa Tuan?" tanya Vitto kepo setelah kemabli berdiri tegak


"Vitto, retas CCTV di daerah kecelakaan Zoe" printah V menetap Jouly yang sedang menaruh minuman di mejanya


"yah...dia pingsan" ucap V mendekati Vitto dan berusaha menyadarkan


"kenapa asisten anda sering sekali pingsan saat melihat ku Tuan?" tanya Jouly


"karena kau memang seperti hantu" jawab V asal sembari mengangkat tubuh Vitto


"Ist... Anda menyebalkan!" gerutu Jouly


"kau mau kemana?" tanya V melihat Jouly berjalan keluar


"tentu saja kembali ke pentry" Jouly membalikkan badanya ke arah V


"kau harus bertanggung jawab dulu" V meletakkan tubuh Vitto di atas Sofa


"bertanggung jawab? bertanggung jawab apa? " tanya Jouly bingung karena ia merasa tidak melakukan kesalahan


"buat Vitto tersadar, karena kau telah menbuatnya pingsan" V merapikan jasnya yang kusut karena memindahakan Vitto, berjalan cool menuju meja kerjanya


"What?! tapi aku tidak menakut-nakuti dia" protes Jouly


"kau memang tidak menakut-nakuti, tapi wajah mu itu yang menakutkan" ucap V acuh duduk di kursi kerjanya sambil melanjutkan membaca dokumen


"wajah secantik ini masak takut? " Jouly berjalan ke arah Sofa lalu duduk di samping Vitto mencoba membangunkan pak asisten yang pingsan untuk ke dua kalinya gara-gara melihat wajahnya "memangnya wajahku seseram apa sampai pak asisten pingsan dua kali?" tanya Jouly heran pada dirinya sendiri


"Pak.. pak asisten bangun" Jouly menepuk-nepuk pipi Vitto


"coba kau pakai minyak angin" saran V