Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 127



kini Vega dan Vitto sedang duduk berdua di sofa ruangan kerja V, sedangkan Zoe berada di ruang privat yang ada di ruangan sana


Zoe hanya menundukkan kepalanya bersalah gara gara terpancing sinetron perselingkuhan yang akhir akhir ini sedang marak


"Maaf " lirih Zoe saat V sedang merapikan rambutnya yang berantakan


V menarik nafasnya dan mengekuarjanya dengan kasar


"aku tidak menyalahkan mu jika kau melupakan Vega, tapi apa? kau menuduhku berselingkuh? apa kau masih belum percaya kepada ku? sehingga kau berfikiran aku bermain wanita di belakang mu? " kesal V


Zoe mengigit bibir bawahnya merutuki kebodohanya sambil terus berfikir cara agar V memaaafkannya


"aku tidak bermaksud menuduh mu berselingkuh" Zoe memberanikan diri untuk mengegam tangan V "aku sungguh minta maaf" Bujuk Zoe dengan puppy eyes nya beharap V luluh


"sudah lah lupakan saja, aku sudah memaafkan mu" V melepas tanganya dari gengaman Zoe


"benarkah? "


"HM" jawab singkat V lalu bernajak dari tempat tidur hendak menuju kamar mandi


Huuuuuu huuuuuuuu


suara tangis Zoe pecah membuat V membakikkan badan menatap Wanitanya


"K-Kau mengapa menangis? " tanya V bingung karena Zoe tiba tiba menangis


"kau sangat marah pada ku karena penolakkan ku, bahkan kau sudah tidak pernah memanggilku sayang, aku berfikir kau akan bermain wanita lain demi menyakurkan hasrat mu.. pikiranku tidak jernih saat mengetahui ada seorang wanita menunggu mu disini... huuuu" tangis Zoe sesenggukan meluapkan semua yang menganjal di hatinya


V hanya tersenyum melihat kecemburuan istrinya itu yang sangat lucu dan manis


"sayang" V menangkap wajah Zoe agar menatap dirinya "aku tidak marah...aku menerima jika kau masih belum ingin berhubungan dengan ku dan ingat satu hal aku tidak akan pernah bermain wanita di belakang mu.. aku sangat sangat mencintaimu.. kau tahu kan betapa bersanya cintaku padamu? jadi aku tidak akan pernah melakukan hal serendah itu"


Huuuuuuuuuaaaaaa


Zoe memeluk tubuh V dengan sangat erat, ia merasa bersalah telah meragukan cintanya


"Sssthhh, sudah jangan menangis lagi" V menghapus jejak air mata di wajah istrinya


Zoe memberanikan diri untuk mengecup bibir suaminya, sontak membuat V terkejut


"apa ini? apa kau sengaja mengoda ku? "


"maafkan aku telah menolakmu, aku janji aku tidak akan menolakmu lagi mulai sekarang"


"Ck, hati hati dengan ucapan mu, nanti kau akan menyesal nantinya"


Zoe tidak memperdulikan ucapan V, dengan berani dirinya memulai memberi rangsangan kepada pria nya. Zoe mencium bibir V dengan rakus dan penuh gairah, bohong jika Zoe tidak mengingatkan nya juga


"aku menginginkan mu" ucapnya setelah melepas ciuman panasnya


"A-Apa?? Sekarang?? " tanya V panik, pasalnya mereka masih berada di kantor dan hari juga masih siang


"apa tidak boleh" Zoe mengubah suaranya menjadi sensual, membuat hati V bergetar merasakan aliran darah yang semakin cepat mengalir di tubuhnya


"Ta-tapi ini kantor" V berusaha menahan gairah yang sudah di pancing oleh istrinya


mendengar penolakan V, Zoe hanya bisa menunduk lesu tapi satu detik kemudian V meraih pingang ramping Zoe dan melum*at bibir manis Zoe


"kau yang memulainya duluan, jadi jangan salahkan aku"