Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 39



"ini masalah kita Mom, biar kita yang menyelesaikannya" kata-kata bijak Zoe mampu membuat Mom Fairus tidak bisa berkata-kata lagi


"iya sayang, rumah tangga pasti ada masalah sebaiknya kita tidak mencampuri urusan mereka" Dad Wille memberi pengertian kepada istrinya


"baiklah, tapi Mom harap kalian segera baikan" Mom Fairus melihat V dan Zoe bergantian "dan Zoe jangan pernah ragu bercerita kepada Mommy jika V berbuat semena-mena sama kamu"


"iya Mom" jawab Zoe dengan senyum manisnya


"aku tidak akan berbuat kasar kepada dia Mom" ucap V tidak mau disalahkan terus


"laki-laki itu tempatnya salah karena semua laki-laki itu sama saja seperti Dad Wille yang selalu berbuat salah kepada Mommy" sinis Mom Fairus menyindiri Dad Wille


"sayang kenapa kau membawa-bawa namaku?" Ucap Dad Wille tak terima


"memang iya kan?"


EHM!!


sebenarnya Dad Wille ingin membela diri, malu dong di bilang salah di depan anak dan menantunya sendiri mau ditaruh mana itu muka tapi niat itu Dad Wille urungkan, jika ia membela diri maka urusanya akan semakin rumit dan panjang bisa-bisa berdampak pada dirinya yang tidak mendapatkan jatah dari istrinya seumur hidup. jadi lebih baik Dad Wille berdahem tanpa menjawab dan wibawanya tidak jatuh di mata anak menantunya


...πŸ‚πŸ‚πŸ‚...


setelah makan malam kemarin V selalu merenungi setiap kata-kata yang keluar dari mulut Mom Fairus, jika di pikir-pikir V memanglah salah ia baru menyadari hukumanya kepada dirinya sendiri ternyata sangat menyiksa


bukan hanya Zoe yang merasa sedih V juga merasakan hal yang sama, satu minggu membatasi interaksi dengan istrinya terasa ada sesuatu yang hilang di dalam hatinya, ia merasa kesepian dan saat berada di kantor emosinya selalu saja naik


"siapa yang sedang kau pikirkan?" tanya orang itu


"Zoe" jawab V tidak menyadari jika ada seseorang di rauanganya


"Zoe? Siapa Zoe?"


"Ck, apa kau terkena Alzheimer sehingga lupa nama istriku--" V mentap lawan bicaranya dan dirinya baru menyadari jika ada seseorang yang dari tadi mengajaknya berbicara


"aku bukanya tidak ingat, hanya saja aku tidak tahu nama istrimu karena kau tidak mengundangku di acara pernikahanmu"


"Kelvin? sejak kapan kau disini?" tanya V terkejut


"aku penasaran wanita seperti apa yang mampu membuat seorang Vilmar galau sampai sepeti ini?" tanya balik Kelvin tanpa menjawab pertanyaan V "setahuku terakhir kau galau seperti ini karena Gea cinta pertama mu " goda Kelvin menaik turunkan alisnya


"Ck, kau jangan mendoda ku, ngapain kau kesini?" tanya V to the poin


"Ck, kau itu selalu saja tidak bisa di ajak bercanda" kesal Kelvin "aku kesini mengajak mu makan malam sekalian kenalkan istrimu itu pada ku" ucap Kelvin sambil tersenyum penuh arti


"kenapa aku harus mengenalkan dia padamu?"


"apa kau cemburu?" Kelvin memiringkan matanya untuk mengoda V


"aku tidak cemburu, hanya saja aku harus melindungi dia dari kadal darat sepeti mu"