
"kenapa? bukankah kita sudah menikah? jadi tidak masalah jika saling melihat tubuh pasangan kita, tadi siang kau juga sudah melihat pungung ku" goda Zoe
"apa kau sengaja mengoda ku??"
"mengoda?? mana ada, yang aku ucapkan memang kenyataan"
"baiklah kau akan menyesal nantinya"
"menyesal?? aku takut kau lah yang akan menyesal nantinya"
"baiklah kalo kau menantang"
"iya silahkan, kita sudah menikah apa pun yang kita lakukan sudah sah dan di perbolehkan"
melihat V ketakutan dan salah tingkah Zoe semakin genjar mengoda V, dirinya sengaja mendekatkan diri kepada V
"ka-kau mau a-apa? " suara V terbata-bata karena Zoe semakin dekat di wajahnya
wajah mereka hapir menempel , sampai V bisa merasakan hembusan nafas Zoe yang hangat menyapu wajahnya
"kau jadi membeli alat pengamnya kan? " bisik Zoe di telingga V
V yang terkejut memundurkan tubuhnya hingga terjatuh dari ranjang
"dasar kau wanita gila!! " teriak V kemudian berdiri dan berjalan ke arah pintu kelaur kamar tak lupa dirinya mengambil kembali baju yang sempat ia buang tadi
V sengaja keluar dari kamar, jika dirinya masih tetap di kamar V takut akan kelepasan karena tidak bisa di pungkiri saat wajah Zoe mendekat kepanya ada sesuatu dorongan di dalam tubuhnya entah itu apa, yang pasti dorongan itu mampu membuatnya panas dingin
sementara itu Zoe sudah tertawa lepas sesaat V keluar dari kamar, puas telah bisa mengoda suaminya dan Zoe kembali tertawa keras saat mengingat ekspresi lucu V yang salah tingkah ditambah mukanya tadi berubah menjadi semerah keping rebus
sebenarnya di lubuk hati Zoe dirinya juga merasa takut jika V berbuat lebih, dirinya juga belum siap jika harus merelakan keperawananya kepada laki-laki yang tidak mencintainya.
*
*
*
disebuah ruang kerja yang gelap terdapat seoarang pria tampan berpenampilan tidak terurus, terlihat dari bulu kumis dan jagut yang mulai tumbuh lebat.
pria misterius itu duduk di depan kompur jari jemarinya dengan lihainya menari di atas keyboard. meretas satu persatu catatan kependudukan negara
seperti pria misterius itu sengaja meretas beberapa aku negara di berbagai belahan negara lainya hanya untuk menemukan kekasih pujaanya yang pergi meninggalkannya
hanya bermodalkan beberapa kode peretasan dirinya mampu masuk ke dalam dan mengobrak abrik websitu negara lain tanpa diketehui, meski demikian hampir tiga bulan dirinya meretas belum juga membuahkan hasil
"aku akan menemukan mu sayang, kemanapun kau pergi aku pasti akan menemukan mu. kau milik ku dan selamanya hanya akan menjadi milik ku" ucap pria misterus itu
pria tidak putus asa meski membutuhkan waktu seumur hidupnya, dia pasti akan tetap mencarinya terus sampai ketemu
Sebuah senyuman terukir dibibir manisnya apa yang dirinya cari akhirnya ketemu
"aku menemukam mu sayang hahaha" ucap pria mesterius itu dengan tawa yang menakutkan "akhirnya aku menemukan mu syanag, tunggu aku Zoe!! " triak pria itu dengan sorot mata yang tajam membuat orang lain takut jika melihatnya langsung
*
*
Apartemen V
pagi hari Bi Inah datang untuk bekerja di Apartemen V langsung masuk dengan kata sandi yang sudah di beritaukan Zoe sebelumnya
saat Bi Inah ingin membersikan ruang keluarga dirinya terkejut karena V tertudur puas di astas sofa
"tuan V kenapa tidur disini? "