
"kita mau kemama V" tanya Zoe di sela-sela kesadaranya, saat dirinya di bawa masuk ke dalam subuah kamar hotel
"kita akan menghabisakan malam yang indah sayang" ucap pria misterius itu tersenyum pongah
"kau?!"
"iya ini aku sayang, lama kita tidak berjumpa bagaimana kabar mu?" jawab pria itu tersenyum
"kenapa kau ada disini? dimana V?" Zoe berusaha menyeimbangkan tubuhnya yang sudah semakin limbang
"untuk apa kau mencari pria sialan itu?!"
"karena dia suami ku" jawab tegas Zoe
"cih, persetan dengan dia! kau hanya miliku dan hanya untuk ku!" Pria itu marah, tanpa ijin dari Zoe pria itu mulai menyentuh tubuh wanitanya
"lepaskan!" triak Zoe tapi bukannya melepaskan pria misterius itu justru gencar menciumi leher Zoe
keadaan Zoe semakian melemah dan Zoe sadar tidak akan bisa terlepas dari cengkraman pria itu, kecuali dengan dia menyerang di titik kelemahanya
"Aaggh!!!" teriak pria itu kesakitan saat miliknya di tendeng Zoe sekuat tenaga
Zoe yang sudah terbebas, dengan sisa sisa tenaga dirinya berlari keluar dari kamar
tanpa menunggu jawaban dari anak buahnya pria itu langsung menutup ponselnya lalu berjalan keluar kamar dengan jalan tertatih-tatih menahan ngilu di miliknya
mengetahui dirinya dikerjar Zoe memilih melarikan diri melalui tangga darurat, dengan kepala yang pusing dan pandangan matanya sudah mulai buram Zoe terus berusaha menyelamatkan diri
sementara itu di lobi hotel, V sudah berada di meja resepsionis, perasaannya menjadi gelisah karena meninggalkan Zoe sendirian. tidak ingin terjadi sesuatu hal yang buruk kepada istrinya V memilih kembali lagi masuk ke dalam lift dan tidak jadi memesan kamar hotel karena keselamatan istrinya lebih pentingn
dan perasanya itu semakin terbukti dengan adanya bebrapa ke janggalan yang ia alami.
saat lift bergerak ke atas pintu lift terbuka disetiap lantai tanpa ada orang yang masuk dan hanya dirinya satu-satunya orang penguna lift
"Sial!" upat V, dirinya baru menyadari jika ini adalah perbuatan seseorang untuk menghambat dirinya naik ke atas agar musuh bisa memiliki waktu lebih untuk menjalankan rencananya.
V menyadari sesuatu tidak beres segera keluar dari lift menuju pintu tangga darurat sambil mengambil ponsel di saku celananya dan menghubungi seseorang "siapakan mobil! dan tunggu aku di belakang gedung" perintah V lalu menutup panggilanya tanpa menunggu sahutan dari si penerima telfon
sesampainya V di Ballroom, V semakin panik karena Zoe tidak ada di tempat saat dirinya meninggalkanya "Damn!" umpat V memukul meja "kerahkan seluruh anak buah mu dan cari Zoe di setiap inci hotel ini dan tangkap setiap orang yang mencurigakan" perintah V kepada kepala Bodyguardnya setelah sabungan telfonnya tersambung
V mencari keberadaan istrinya di seluruh sudut hotel tapi Zoe belum di ketemukan. V sengaja tidak menghubungi ponsel milik Zoe karena ia tahu istrinya itu sedang bersembunyi hal ini ia ketahui saat Bodyguarnya menangkap dua orang yang mencurigakan, meski mereka tidak mau membuka mulut tapi darinya dapat mengetahui jika mereka juga sedang mencari keberadaan Zoe
V bisa saja meretas ponsel milik Zoe dan menemukan lokasi istrinya itu tapi jangan lupa Zoe adalah Alexa sang hacker handal, tidak mudah melawanya