Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 120



Zoe memutuskan sambungan telfonya, tadinya ia ingin berbicara dengan ibu mertuanya tapi dirinya malah mendengar hal yang membuatnya kecewa dan sakit hati


Bagaimana bisa ibu mertuanya mencarikan wanita lain padahal anaknya jelas jelas sudah memiliki istri


"apa pernikah kita tidak di restui oleh orang tua V? tapi kenapa V tidak memberi tahuku? "


begitu banyak pertenyaan di kepala Zoe, dirinya masih belum bisa mencerna semua. disaat Zoe masih berusaha memahami situasi, V sudah selesai mandi keluar dari kamar mandi bertelanjang dada dengan handuk melilit di pinggannya


saat V ingin berjalan masuk ke walk in closet dirinya melihat Zoe sedang memegang penselnya, melamun dan tampak bersedih


"kau kenapa?" tanya V berjalan mendekati Zoe


Zoe terperanjat kaget melihat V tiba-tiba di hadapannya "A-aku tidak apa-apa" Zoe mengembalikan ponsel V di atas nakas lalu berjalan masuk kedalam kamar mandi berusaha menghindari V, sedangkan V bingung dengan perubahan sikap Zoe


hari sudah semakin malam V yang mempercepat menyelesaikan pekerjaanya langsung menyusul Zoe tidur. seperti biasa V akan tidur di samping Zoe sambil memeluknya dari belakang


"Le-lepaskan! " Zoe membuang tangan V


"Zoe ada apa? " V semakin bingung dengan sikap Zoe yang tiba tiba dingin kepadanya, bahkan saat tadi makan malam Zoe lebih banyak diam dan tidak selera makan


"aku tidak apa-apa, aku hanya tidak terbiasa" jawab Zoe kembali membaringakn tubuhnya membelakangi V dan menutupi seluruh tubuh sampai kepalanya dengan selimut


V semakin heran melihat perubahan mood Zoe. V langsung mengecek ponselnya Karena sikap Zoe berubah sesaat setelah ia memegang ponselnya


V pun tersenyum mengetahui kenapa mood Zoe sedang buruk saat ini dan dia akan sedikit menggoda istrinya itu


"halo Mom, apa kau tadi menelfonku? "


.....


.....


"Mommy kan sudah tahu aku sudah menikah jadi mana mungkin aku berkencang dengan wanita lain di belakang istri ku, kecuali dia mengijinkanya" ucap V mekirik ke arah Zoe yang sedang membalut tubuhnya dengan selimut


....


"Oh tadi Mom sudah berbicara dengan Zoe? Apa katanya? "


....


"Apa??? dia bilang setuju? "


...


"siapa bilang aku setuju? " ucap Zoe membuka selimutnya dengan nafas yang sudah naik turun karena kesal


"bukanya kamu tadi yang menerima telefon Mommy, sayang? "


"aku menerimanya tapi aku tidak bilang setuju kalu kau berkencan lagi dengan wanita lain, aku bahkan tidak mengucapkan satu kata pun. kenapa kau tidak memberi tahu ku jika orang tua mu tidak merestui pernikahan kita?"


V tersenyum lalu memeluk erat Zoe


"lepaskan! "


"shuttt, dengar sayang Aku hampir gila karena kehilangan mu, bahkan aku berusaha membunuh diriku sendiri demi bisa menyusul mu tapi semua di cegah oleh Mommy, Mom ingin aku bahagia dan menjalani hidupku kembali seperti biasanya dengan cara mencarikan wanita lain dengan harapan aku bisa melupakan mu, tapi percayalah padaku aku sedikit pun tidak pernah melupakan mu. kau selalu dalam hati dan fikiranku sehingga tidak akan ada tempat lagi untuk wanita lain" ucap V memberi pengertian


"Aku sangat mencintai mu Zoe" V menatap wajah Zoe "kaulah cinta mati ku. semoga aku akan mati terlebih dahulu sebelum dirimu karena aku tidak akan sanggup kehilangan mu" ucap tulus V