
Dad Wille mengajak Vallen dan V masuk keruang kerjanya untuk membicarakan rencana selanjutnya dan meninggalkan para wanita di ruang tengah
kini disinilah para wanita berkumpul Vega, Gea dan Zoe kecuali Mom Fairus yang minta ijin ke dapur untuk menyiapkan makan siang dan cemilan untuk keluaraganya
"Kak Zoe tidak gerah memakai baju seprti itu?" tanya Vega berpindah tempat duduk di samping Zoe lalu menyincing baju yang di kenakan kakak iparnya sambil membayangkan betapa gerahnya ia memakai baju itu di saat panas trik seperti ini
"gerah sih, tapi mau bagaimana lagi" jawab Zoe tersenyum kaku, didalam hatinya berkata "aku tidak punya pilihan lain selain memakainya, aku tidak ingin kalian melihat tubuhku yang memerah dan biru bekas semalam"
"aku senang V sudah banyak berubah" ucap Gea tulus, melihat kekhawatiran V terhadap Zoe tadi malam yang sampai mengkerahkan bodyguard markas hanya untuk mencari Zoe dan keromantisan yang V dan Zoe tunjukan tadi. Gea yakin jika V sudah mencintai Zoe dan menerimanya sabagai kakak iparnya
"Berubah? berubah menjadi bagaimana?" tanya Zoe menyatukan alisnya, ia merasa selama dirinya menikah dengan V tidak ada perubahan sikap atau prilaku dari suaminya
"berubah menjadi kak V cerewet (lemes) sepeti dulu" soloroh Vega tertawa "aku pikir kak V tidak bisa berubah seperti dulu dan aku kira jika kak V tidak akan bisa hidup dengan Kak Zoe yang sama-sama kaku dan pendiam" cloteh Vega masih tertawa terbahak-bahak sampai mengusap air mata yang keluar dari kedua sudut matanya
"benarkah? lalu kenapa V jadi pendiam?"
"karena ia patah hati dan tidak bisa move on dari kak Gea yang lebih memilih kak Vallen dari pada kak V dan Kak Zoe hanya untuk palingan kak V agar bisa melupakan kak Gea" ceplos Vega masih tertawa dan sedetik kemudian ia membukam mulutnya sendiri
"Vega!" sentak Gea melihat tajam kepada adik iparnya itu, bisa-bisanya adik iparnya berbicara seperti itu
Gea merasa tidak enak hati dengan Zoe, terlebih dirinya dan Zoe adalah menantu keluaraga Willem tapi tidak telalu dekat karean Zoe tinggal di Aparteman
"aku tidak ingin memulai sebuah hubungan dengan kerahasiaan" gunam Gea dalam hati, dirinya ingin memulai hubungan yang baik dengan istri adik iparnya itu dan itu harus di muali dari memberitahu hubunganya dengan V di masa lalu agar tidak salah paham kedepanya
"Zoe bisa kita berbicara empat mata?" tanya Gea
"Kak Gea jangan!" cegah Vega, ia takut jika Kak Zoe mengetahui masa lalu kakaknya akan berdampak pada berakhirnya pernikah mereka
"Vega, aku tidak ingin memulai sebuah hubungan dengan ke rahasiaan"
"rahasia?rahasia apa?" tanya Zoe semakin bingung dengan perasaan tidak karuan menatap Gea dan Vega secara bergantian
"kau ikut aku, kita bicara di luar" ajak Gea berjalan duluan ke arah kolam renang yang berada samping ruang tengah di Masion
Vega memukul-mukul kepalanya, merutuki kebodohanya yang sudah membuat kekacauan dan tidak bisa ia bayangkan hukuman mengerikan apa yang akan ia terima nantinya