
"OMG, masak iya aku mengoda istrimu? aku hanya ingin tahu siapa wanita yang bisa membuat seorang V memikirkanya terus" canda Klevin "lagi pula aku juga tidak tertarik karena aku ingin wanita cantik, pintar, pandai masak, sempurna" Kelvin membayangkan wajah wanita pujaanya
"mana ada wanita seperti itu?"
"tentu saja ada, kemarin aku baru saja bertemu dengannya tapi sayang dia sudah menikah" Kelvin kembali bersedih saat mengetahui wanita yang ia kagumi sudah menikah "aku tidak mau tau, pokoknya nanti malam aku tunggu di tempat biasa jangan sampai terlambat dan jangan lupa bawa istrimu" setelah mengatakan itu Kelvin pun langsung keluar dari ruangan tidak memperdulikan triakan V yang tidak akan mengajak istrinya
bukan tanpa alasan V tidak bisa mengajak Zoe karena ia bingung harus mulai berbicara dari mana, karena sudah satu minggu V membatasi percakapan dengan Zoe
seperti seseorang akan mengutarakan isi hatinya V berfikir keras merangkai kata demi kata agar menjadi sebuah kalimat, mengajak istrinya makan malam padahal mereka tidak makan malam romatis berdua melainkan bersama Kelvin sahabatnya sudah mampu membuat seorang Vilmar gugup
memikirkan kata-kata yang akan di ucapakanya membuat V pusing, tidak dapat berkonsentrasi bekerja dan memilih untuk pulang ke Apartemennya lebih awal
"Tuan V? tumben pulang lebih awal? " Bi Inah membukakan pintu, dirinya heran karena tidak biasanya Tuannya itu pulang awal malahan V sering pulang larut malam
"Zoe diaman?" tanya balik V tanpa menjawab pertanyaan Bi Inah
"ada Tuan di ruang olahraga"
V segera berjalan menuju ruang olahraga, saat dirinya sudah berada di depan pintu ia mondar mandir di depan pintu bingung masuk atau tidak
"kanapa aku jadi gugup? lagi pula kejadian kemarin sudah lama pasti dia sudah lupa" V terus terusan memotivasi dirinya dan akhirnya ia memutuskan untuk masuk ke dalam
"Sial!! " V tidak bisa lama-lama di ruangan itu sebelum dirinya lepas kendali lagi, dirinya keluar ruangan dan memilih mandi dikamarnya untuk mendinginkam juniornya yang sudah mulai menegang
ini mandi terlama dan mengunakan sabun terbanyak yang pernah V lakukan, dengan membayangkan fantasi tubuh Zoe mampu membuat juniornya meminta pelepasan
sekitar dua jam V berada di kamar mandi, dirinya keluar mengunakan handuk yang melilit di pingangnya berjalan gontai sambil mengeringkan rambutnya menuju ruang ganti, tidak menyadari jika seseorang sedang duduk di shofa menunggunya keluar
"kau itu mandi atau tidur di kamar mandi?" tanya orang itu
V mendengar suara yang sangat di hafalnya terkejut, sampai dirinya tidak menyadari jika handuk yang ia kenakan terjatuh
"ka-kau? kenapa kau disini? " tanya V gugup
Zoe yang sempat terkejut melihat pemandangan itu berusaha untuk tetap tenang
"bukankah kau tadi mencari ku?"
"Ah-itu kau tidak usah masak untuk makan malam karena aku mau makan malam di luar bersama temanku" jawab V membuang muka