Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 113



kepergian Zoe dalam hidupnya hampir membuatnya gila dan sekarang wanita yang sangat ia cintai sudah ada di hadapannya tentunya ia tidak akan membiarkan dia pergi untuk ke dua kalinya.


meski membahayakan kondisi Zoe yang akan semakin memburuk jika Zoe bersama V karena potongan-potongan kenangan masa lalu bisa saja muncul kapan saja mengakibatkan Zoe shok


V akan berusaha meminimalisir itu, ia akan memberikan perawatan terbaik untuk istrinya jika perlu V akan menyewa Dokter terbaik dunia untuk menjaga kesahatan wanitanya asal Zoe salalu berada di sampingnya


setelah hampir tiga jam V dan Eric menjelaskan kronologi kecelakan kepada Zoe, Papa Galih dan Mama Gita. akhirnya Papa Galih dan Mama Gita harus mengihklaskan Zoe yang sudah mereka anggap sebagi anak sendiri, untuk kembali kepada suminya


kini Zoe dan V berada di dalam mobil sedang menuju ke Villa tempat tinggal V


"kenapa kau melihat ku seperti itu?" tanya V heran Karena dari tadi Zoe memperhatiakannya menyetir "Apa kau merasa pusing? " tanya V khawatir menghentikan laju mobilnya karena tadi ia di beri tahu oleh Dokter Eric jika Zoe bisa merasa pusing kapan saja saat potongan filem masa lalunya kembali


"tidak, aku baik-baik saja"


"apa kau yakin? " V menangkup wajah mungil Zoe, memastikan wanitanya itu benar-benar baik-baik saja


"I'am Good" jawab Zoe melepas tangan V dari wajahnya "aku hanya masih tidak percaya jika aku sudah menikah" ucap Zoe mengehela nafas


"memangnya kenapa kalau kau sudah menikah? apa kau menyesal tidak bisa bebas lagi? " tanya V mengerutkan dahinya bingung


"bukan seperti itu, aneh saja rasanya. bayangkan aku tidak ingat apa-apa terus tiba-tiba ada orang asing datang dan mengaku sebagai suami ku, aku kan tidak dia berkata jujur atau bohong"


"Bu-bukan seperti itu" lirih Zoe


V berusaha sekuat tenaga menahan tawanya saat melihat Zoe ketakutan, tentu V bisa memahami perasaan yang sedang dialami Zoe. sebagai pasien amnesia pasti di benaknya hanya ada pertanyaan jujur atau bohongan


"jika kau masih belum percaya dengan ku, kita bisa membuktikannya tanpa mebuka memori mu" ucap V tersenyum mengacak-acak pucuk kepala Zoe dengan gemas lalu menjalankan kembali mobilnya


"Bagaimana? " tanya Zoe antusias


"Ada deh" jawab V melirik Zoe "beruntunglah dirimu mendapatkan suami kaya, tampan dan cerdas seperti ku" V menaik turunkan alisnya


"cih..PD " Zoe tersenyum, mengakui apa yang di ucapakan V, lalu mereka pun tertawa bersama


perjalan mereka menuju Villa di isi dengan obrolan-obrolan ringan dan canda, tawa, sebuah tawa yang jarang mereka perlihatkan bahkan hampir tidak pernah


sesampainya mereka di Villa, V membantu Zoe untuk menurunkan barang-barang nya


"biar aku saja yang bawa" V mengambil alih koper yang di bawa Zoe "kau sudah tahu kamar ku kan?" tanya V dan di anggukan oleh Zoe


tentu saja Zoe tahu betul dimana kamar V karena selama ini ia selau mampir ke Villa V untuk menjalankan hukumannya, dan itu kenapa selama ini Zoe dan V selalu mekan malam bersama serta Zoe di antar pulang oleh V