Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Season 2 5



Pagi harinya


saat ini keluarga besar Willem sedang sarapan pagi bersama dan sudah kita bisa tebak bersama jika saat ini perhatian Mom Fairus dan Ibu Ellena hanya kepada Zoe, bahkan mereka melupakan para suaminya.


tidak ada suara selain suara ribut Ibu Ellena dan Mom Fairus yang berebut menu makanan untuk Zoe dan berusaha untuk menyuapi cucu yang masih di dalam sana, mereka sangat fokus memperhatikan Zoe bahakan mereka tidak peduli dengan lingkungan sekitar.


jelas itu membuat Dad Wille dan Pa Edo geram karena di kesampingkan, termasuk juga V karena tidak bisa mendekati Zoe gara-gara ada dua pengawal yang selalu menempel kepada istrinya


"Dad, Pa, apa kalian tidak cemberu melihat para istri kalian menelantarkan kalian?" bujuk V agar Dad wille dan Pa Edo memanggil istri istrinya karena semenjak Para ibu-ibu rempong itu mengetahui Zoe hamil hilang sudah kesempatan V untuk bermaja lagi dengan Zoe


"V kau jangan mengadu domba kita, apa salahnya merawat calon cucu Ibu yang pertama? " ucap Ibu Ellena, mendengar V beruasaha mengahasut suaminya


"Tauk kau V... " sambung Mom Fairus


"lho ini kan bukan cucu pertama mu... " Ibu Ellena tidak mau kalah


"memangnya salah aku memperhatikan cucuku yang lain? "


....


.....


.....


terjadilah perang dunia entah sudah yang keberapa, karena sudah tidak bisa di hitung. selalu saja jika Ibu Ellena kalau ketemu dengan Mom Fairus bertemu pasti selalu ribut membuat para suaminya hanya bisa menarik nafas dalam dalam dan mengeleng-gelengkan kepalanya


"percuma V, mereka tidak akan memperdulikan kita lagi" ucap Dad Wille


"tapi Dad... " V ingin berusaha membujuk lagi, tapi kali ini ucapanya terpotong saat Vitto datang menghampiri mereka


"selamat pagi Tuan, Nyonya" Vitto menundukkan kepalanya memberi hormat


"ada apa kau pagi-pagi sekali ke sini?" tanya V


"perusahaan sedang ada masalah Tuan, kita sedang mengalami serangan cyber"


"Apa?? "


"V...Vallen..." Dad Wille melihat kepada para putranya


Vallen dan V yang mengerti arti tatapan Dad Wille segera beranjak dari tempat dudukanya, meninggalkan makanan yang belum mereka sentuh


"Sayang, aku berangkat dulu ya" pamit V mengecup kening Zoe


"tapi kau belum menyentuh makanan mu" Tatapan Zoe seduh, karena merasa tidak enak hati tidak bisa melayani makanan suaminya gara-gara ke dua ibu posesifnya


"aku akan makan di kantor saja, setelah masalah kantor selaesai aku akan segera menelfon mu. kau jaga diri baik-baik dan Babby kita" V membelai wajah cantik Zoe "Mom, Ibu aku titip Zoe ya, jaga dia dengan baik"


"sudah pasti"


"kamu hati-hati sayang" Ucap Zoe mencium punggung tangan V dan di jawab anggukan kepala V


setelah mereka berpamitan V dan Vallen segera menuju mobil dan mengendarai nya dengan kecepatan penuh menuju perusahaan


sedangkan di tempat lain ada seorang pria yang sedang memantau kendaraan mereka melalui CCTV


"bagus, segera jalankan rencana berikutnya"


"baik Tuan"


*


*


Perusahan


di ruang IT semua orang sedang sibuk menghalau serangan Virus yang ada di komputer mereka. V segera mengambil alih salah satu komputer dan membantu pengerangan sedangkan Vallen bertugas untuk menganalisa jenis virus agar mereka bisa mengunaka anti Virus yang tepat


"Sial! kenapa Virusnya tidak mati" keluh V


"itu Virus palsu" seru Vallen


"apa maksud mu? "


"itu hanya rekayasa saja, ini bukan virus sungguhan"


"lalu dari mana semua virus-virus ini berasal? jika virusnya palsu?"


"itu hanya sebuah ilusi, seolah-olah komputer kita mengalami serangan tapi aslinya tidak. dan itu biasnaya ada sebuah perangkat lain di salah satu komputer ini untuk merestat itu"


"pantas saja.., kami juga mengalami serangan cyber satu minggu terakhir ini dan serangan itu akan hilang dengan sendirinya setelah satu jam, tapi data kita aman tidak ada yang hilang" terang Vitto


"cepat cari perangkat itu komputer " perintah Vallen


seluruh anggota IT dan V mencari di setiap inci komputer di sana untuk menemukan apa yanh di maksudkan oleh Vallen dan benar saja ternayata di sana ada sebuah Flesdis yang menancap di komputer utama


"Berengsek!! siapa yang berani bermain-main dengan kita?! " geram Vallen


"Tuan, ada anak baru satu minggu lalu dan saya baru sadar jika dia menghilang hari ini" ucap salah satu anggota IT di sana


"cepat bawa dia kehadapan ku!" Vallen keluar dari ruangan itu setelah memberi perintah


"baik Tuan" ucap serentak pengawal di sana dan segera keluar menjalankan perintah dari Vallen


V tidak seperti Vallen menyelesaikan masalah dengan emosi, V berusaha memahami situasinya saat ini karena sejujurnya firasat V mengatakan hal yang berbeda. musuh yang dihadapinya bukan mengicar perusahannya melainkan hal yang lain tapi V masih belum mengetahui hal apa yang di inginkan oleh musushnya itu


"Ada apa Tuan? " tanya Vitto melihat V hanya melamun saja


"Aa... tidak apa-apa " elak V "Oh iya apa kau sudah menemukan orang yang aku cari? " tanya V


"belum Tuan, masih kita cari"


"segera temukan dia.. "


"baik Tuan "


V melangkahkan keluar dari ruangan itu, menuju ruangannya sendiri dirinya ingin segera menelfon Zoe menanyakan kabar wanitanya itu sekaligus kabaf calon anaknya