Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 42



EHM!


V berdahem karena merasa kehadiranya di lupakan


"Oh iya kenalakan V ini Alexa, dia adalah wanita yang kemarin aku ceritakan" Kelvin memperkanalkan Zoe kepda V


"Alexa? bukan kah kau sudah menikah? lalu apakah suami mu tahu kau ada disini?" ucapa V meneyeringai menatap tajam kepada istrinya, bisa-bisa wanitanya itu keluar dengan laki-laki lain? tanpa ijinya


"sudah satu minggu ini suami ku mendiamkan aku, belum sempat aku meminta ijin dia sudah pergi bersama temannya" balas Zeo menatap tajam ke pada V


"Apa? wanita secantik dirimu di perlukan seperti itu?" tanya Kelvin dengan raut wajah tak percaya "tenang saja Alexa jika kau bercerai denganya aku siap menjadi suami mu yang baru" Kelvin tersenyum manis lalu memegang tangan Zoe


Kelvin tidak melihat ekspresi wajah V yang sudah memerah karena marah saat dirinya dengan berani memegang tangan istrinya


penuh amarah V bangkit dari duduknya dengan cepat sehingga kursi yang ia dudukki terdorong kebelakang lalu jatuh


"kita pulang sekarang! "nafas V sudah naik turun menahan rasa amarahnya yang sudah memuncak


"kau kenapa V? kita kan belum pesan makanan" Kelvin merasa bingung dengan perubahan sikap V yang tiba-tiba marah


tanpa menjawab pertanyaan Kelvin, V berjalan menuju istrinya kemudian mencengram tanganya dan memaksa wanitanya itu untuk keluar dari restoran


"V sakit, lepaskan!" Zoe berusaha melepaskan cengraman V


"V ada apa ini? " Kelvin yang masih bingung apa yang sebenarnya terjadi berusaha mencegah V yang sedang berusaha membawa Zoe masuk kedalam mobil "V jangan berbuat kasar kepada wanita!"


Kelvin yang belum pernah melihat amarah sebesar ini di diri V merasa ketakutan tapi rasa takutnya ia tepis saat tidak terima wanita pujaanya di paksa masuk ke dalam mobil dengan kasar


"tidak akan! sebelum kau jelas--" ucapan Kelvin terpotong saat dirinya jatuh tersungkur karena bogem mentah V


"Kelvin! " teriak Zoe panik dan ingin menghampiri Kelvin ingin mengecek keadaanya, tapi belum sempat ia melihat Kelvin tanganya kembali di tarik V masuk ke dalam mobil


V tidak memperdulikan keadaan Kelvin yang habisa ia tonjok, yang ia lakukan saat ini hanya mengikuti apa kata hatinya saat ini yaitu membawa segera wanitanya itu pergi dari sini


V melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi tidak memperdulikan triakan Zoe yang ketakutan.


ini kali ke dua Zoe naik mobil kecepatan penuh yang dikendarai suaminya, tapi kali ini berbeda karena V membawanya dengan penuh emosi


tidak butuh waktu kama mereka sudah sampai di Apartemen, dengan sigap V membuka pintu mobil penumpang kemudian mengendong Zoe masuk kedalam life


Zoe yang masih lemas karena masih shok hanya bisa pasrah apa yang di perlakukan suaminya terhadap dirinya


di dalam Apartemen V menurunkan Zoe perlahan di atas shofa lalu ia kedapur untuk mengambil air minum untuk istrinya


"minim lah!" V memberikan segelas air kepada istrinya, dengan tangan yang gemetar Zoe mengambil gelas itu lalu perlahan-lahan ia meminumnya


"Kenapa kau marah?!" tanya Zoe setelah merasa tenang


"tentu saja aku marah! karena kau adalah istriku" geram V saat mengingat istrinya itu keluar dengan laki-laki lain