Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 10



kini V dan Zoe berada di dalam mobil menuju Mansion setelah Mom Fairus mengundang mereka untuk makan malam


V benar-benar dibuat bingung oleh prilaku Zoe, tadi saat di Apartemen jelas-jelas wanita nya ini berbicara kepadanya, tapi sekarang dia kembali diam.


ditambah sekarang dia memakai baju adat lengkap dengan sangul dan jarik, membuat V malu berjalan di samping nya


tidak membutuh kan waktu lama mereka telah sampai di Mansion, V langsung masuk kedalam karena tidak ingin berjalan di samping Zoe, melupakan istrinya yang ke susahan berjalan


Zoe menggunakan jarik, pergerakan jalan Zoe tidak begitu leluasa dirinya hanya jalan pelan-pelan saja


sesampainya di ruang tengah Zoe bingun mencari kamar V, ruangan mana yang harus ia masukki


"nona cari siapa?" tanya seorang pelayan menghampiri Zoe


"kamar V dimana bu?"


"Nona ini siapa?"


pelayan ini melihat Zoe dari atas sampai bawah melihat penampilan yang seperti zaman duhulu kala


"saya istrinya V"


"Istri taun V???"


tanya pelayan itu terkejut, karena tidak menyangka Tuanya itu ber Istrikan orang jaman old.


"Zoe?"


sapa seseoarang dari arah belakang, membuat pelayan dan Zoe menengok ke sang pemilik suara


"Mom Fairus" lirih Zoe melihat mertuanya itu berjalan ke arahnya


"kamu sudah datang sayang, di mana suami mu?"


"sepertinya sudah masuk ke kamar Mom"


"dasar ya anak itu!!" geram Mom Fairus karena telah berani meninggalkan Zoe lagi.


"kamu tenang saja sayang, Bi Asih akan mengantar mu ke kamar" ucap Mom Fairus memegang pipi Zoe dangan sayang


"Bibi, tolong antarkan menantu saya ke kamar nya" perintah Mom Fairus kepada Bi Asih


"ini benar istri tuan V nyonya?" tanya Bi Asih memberanikan diri


"iya, bagaimana cantik bukan?" tanya Mom Fairus dengan bangnga


"kasihan Tuan V harus hidup dengan seseorang jaman purba" gunam Bi Asih dalam hati


"eh.., iya Nyonya"


"Bibi gimana sih, ditanya malah melamun"


"maaf Nyonya....."


"sudah jangan di bahas, antarkan saja Zoe ke dalam kamar"


"baik Nyonya" Bi Asih menganggukan kepala "silahkan Nona saya antar" Bi Asih mempersilahkan majikan baru nya itu untuk jalan duluan baru ia berjalan di sampingnya


"masih ada ya orang hidup pakai jarik? apa dia tidak tau fashion? cantik sih tapi sayang hidupnya di zaman penjajahan"


Bi Asih terus-terusan mebiacarakan Nyoya mudanya dalam hati sampai tak terasa mereka sudah samapi di depan pintu kamar V


"Nona, ini kamar Tuan V" ucap Bi Asih


Zoe menganggukkan kepalanya


Tok Tok Tok


"Tuan!" panggil Bi Asih


terlihat pintu itu terbuka dari dalam, menampilkan sosok seorang laki-laki tampan dengan rambut yang masih basah karena habisa mandi


"Ada apa Bi?" tanya V


"saya mengantarkan Nyonya Zoe"


"Kau baru sampai?" tanya V kepda Zoe


Zoe hanya bisa menganggukkan kepalanya


"masuk lah" perintah V


Zoe pun masuk kedalam kamar V untuk pertama kalianya


"Baik Tuan, kalo begitu saya permisi dulu" pamit Bi Asih


"Ehm" jawab V singkat menutup pintu kamar


di dalam kamar tiba-tiba suasana menjadi cangung, baik Zoe atau V tidak berani memulai pembicaraan


"kau bisa liat tv, aku akan mengeringkan rambut ku dulu" ucap V memulai pembicaraan


Zoe hanya mengangguk kan kepalanya