Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 33



Restoran


setelah capek meraka perang di dunia maya, kini mereka makan malam keluarga di salah satu restoran mewah di kawasan Jakarta


"jadi sebenarnya dia itu siapa pelakor, Alexa, Double A, atau wanita malah? " tanya Mom Fairus masih bingung dengan status perempuan yang duduk di sebelah V


"nama yang Mommy sebutkan tadi adalah orang yang sama" ketus V


"aku Zoe Mom, masak Mom Fairus lupa dengan menantunya sendiri?" ucap Zoe cepat mengoreksi jawaban V


"kau benaran Zoe?" tanya Mom memastikan "jika kau Zoe kanapa kau menyerang perusahaan mertuamu?"


"yang melakukanya bukan Zoe Mom, melainkan mantan pacarnya yang tidak terima ditinggal menikah" bela Vallen


"ya.. ya.. ya.. Mom paham sekarang, sungguh beruntungnya Mommy mendapat menantu cantik dan digilai semua laki-laki" puji Mom Fairus bangga mendapatkan menatu cantik seperti model yang di kagumi banyak laki-laki


"tapi mantanya itu hampir saja membuat perusahan Dad Wille bangkrut Mom" V tidak terima Zoe di puji setelah apa yang di lakukan mantan kekasihnya


"tapi tidak jadi kan?" jawab Mom Fairus enteng


"sudah jangan ribut" sela Dad Wille "oh Iya Zoe, ada yang ingin Dad tanyakan kepada mu"


"Apa Dad? "


"anti virus apa yang kau gunakan tadi? bisakah kau memberikanya kepada petugas IT kita?"


"aku tidak mengunakan anti virus apapun Dad, itu adalah virus yang aku buat sendiri"


"jadi artinya.., apa mereka ingin main-main dengan kita?"


"aku sudah selesai makan" potong V "kau sudah selesai belum? cepat selesaikan kita pulang sekarang juga" V memlih mengalihakn pembicaraan agar mereka tidak membahas masalah peretasan


V tahu jika istrinya itu mengorbankan dirinya demi menyelamatkan perusahaan Daddy nya. V bersyukur akan itu tapi entah mengapa hatinya seolah tidak terima jika wanitanya itu di cintai oleh laki-laki lain lebih tepatnya mantan kekasihnya sedalam itu


ya V sudah tahu pengorbanan matan pacar istrinya itu karena tadi saat V hedak memberikan air minum kepada Zeo dan Vito yang berada di ruanga kerjanya ia tidak sengaja mendengar percakapan mereka berdua


"aku juga sudah selesai" Zoe meletakkan sendok dan garpu lalu mengambil tas slepang yang ia taruh di tempat sandaran kursi "Mom Dad kita pulang dulu" pamit Zoe


"hem.., hati-hati" jawab Dad Wille


V dan Zoe keluar dari restoran tersebut menuju mobilnya tidak ada percakapan di antara mereka sama persis disaat mereka baru-baru saja menikah tidak ada satu pun yang membuka suara duluan. V fokus menyetir sesngkan Zoe lebih memilh untuk menatap ke arah jendela


"Apa kau masih marah pada ku? " tanya Zoe tanpa memalingkan pandanganya


"kenapa aku harus marah pada mu? " tanya balik V melihat sekilah ke arah istrinya


''bukan kah tadi kau memarahiku di depan semua orang?" Zoe mengubah posisinya jadi menghadap kedepan


"itu hanya salah paham, aku mengira kau berencana menghancurkan keluarga Willem"


"artinya sekarang kau memaafkan ku?" Zoe menatap intes wajah suaminya


V berdahem untuk menghilangkan rasa gugupnya. dirinya menjadi salah tingkah karena tidak biasa ditatap seseorang sepeti itu


"aku akan memaafkan mu, tapi ada syaratnya"


"Apa?"