
Mansion
sudah larut malam Dad Wille dan Vallen belum juga pulang membuat Mom Fairus dan Gea menjadi khawatir tidak biasanya suami mereka pulang terlambat tanpa mengabari terlebih dahulu
"Gea, ini sudah tengah malam kenapa mereka belum juga pulang?" tanya Mom Fairus kepada mantunya
Mom Fairus dan Gea menunggu para suami mereka di ruang tengah, mereka tidak bisa tidur jika suaminya belum pulang
"sebentar lagi mungkin pulang Mom, tunggu dulu"
Mom Fairus tidak bisa tenang, dirinya berjalan mondar-mandir memikirkan segala hal buruk yang bisa saja terjadi kepada keluarganya
"Mom, Gea, kalian belum tidur?" sapa Vallen dari pintu masuk, berjalan berdampingan dengan Dad Wille menuju ruang tengah
"bagaimana Mom bisa tidur kalo kalian belum pulang selarut ini tanpa memberi kabar" Mom Fairus langsung memeluk Dad Wille mencurakan rasa syukur karena suaminya bisa pulang dengan selamat
"maafkan aku sayang, di kantor tadi sedang mengalami masalah aku sibuk mengatasinya sehingga aku lupa mengabari mu" Dad Wille mencium kening Mom Fairus dengan lembut
"apa masalahnya seserius itu? sehingga kau lupa mengabari ku?"
"ada yang mencoba meretas sistem keamanan perusahaan mengakibatkan beberapa data hilang"
"sebaiknya Daddy istirahat, Mom ajak Dad ke kamar" saran Vallen. pasti Dad Wille capek seharian berusaha memblokir peretas dari pagi sampai tengah malam baru selesai
"tentu saja, kau juga istirahat"
"baik Mom"
Mom Fairus mengandeng Dad Wille untuk masuk ke kamarnya, rasa letih terlihat jelas di raut wajah tampan suaminya
ke esokan harinya semua keluarga sudah bersiap untuk makan pagi bersama seperti biasa Mom Fairus melayani Dad Wille
"maaf Tuan, Ada Tuan Aron di depan" ucap salah satu pelayan
"suruh dia masuk" peritah Dad Wille
"baik Tuan"
"maaf Tuan mengganggu" ucap Aron tangan kanan Dad Wille
"ada apa? " tanya Dad Wille to the point
"APA??!! bukanya semalam kita berhasil memblokirnya?" geram Dad Wille memukul meja
"maaf tuan, kita masih belum tau Virus yang mereka gunakan untuk meretas"
"Vallen!, cepat kau telefon V suruh dia ke kantor dan kita berangkat ke kantor sekarang juga" perintah Dad Wille
"baik Dad"
Dad Wille dan Vallen berangkat ke kantor tanpa memakan sarapan mereka, membuat Mom Farus dan yang lainya menjadi khawatir dengan masalah yang sedang dihadapi keluarganya itu pastilah barat
"Mom ada apa sebenarnya? " tanya Vega cemas
"Mommy juga tidak tau, kita doakan semoga semua akan baik-baik saja"
*
*
*
Kantor
suasana kantor sangat tegang, dalam semalam perusahan Dad Wille sudah mengalami kerugian sebesar 10% ditambah kebocoran data pribadi para investor membuat investor menarik kerja sama mereka, yang berdampak pada jatuhnya harga saham
kini Dad Wille, Vallen, V berada di ruang kendali IT paling cangih di dunia untuk menangkap pelaku pembuat onar
"Damp!! siapa yang berani bermain-main dengan keluarga Willem?" geram Dad Wille
"Virus ini masih baru tuan, membutuhkan waktu lama untuk menganalisanya" ucap salah satu petugas IT
"aku tidak mau tau, cari sampai ketemu siapa bajing*n yang telah menantang keluarga Willem"
"ba-baik tuan" jawab petugas IT dengan gugup
"ketemu!" ucap V membuat semua orang melihat dirinya
"kau sudah berhasil menganalisanya? " tanya Vallen