
"bagaimana kabar Bibi Jenny dan paman Edward?" tanya V tulus, benar benar ingin mengetahui kabar mereka
"Apa peduli mu? jika mereka mati?" sinis Kelvin
"Kelvin.. jaga ucapan mu" V belum mengetahui Jika orang tua Kelvin sudah tiada
"kenapa aku haru menjaga ucapan ku? mereka sudah meninggal dan kalian lah yang membuhnya" Kelvin melayangkan pukulanya tepat di pelipis V
V anatar terkejut dengan kabar duka dan pukulan Kelvin yang mendadak itu, tidak bisa berfikir jernih, pandanganya kosong. ia masih mencoba mencerna semuanya ucapan Kelvin.
V menerima saja semua pukulan Kelvin tanpa membalas satupun pukulanya
"brengekkkk!!"
Buug!! Buug!!
Kelvin menghajar V membabi buta hingga V babak belur, salah satu matanya sudah tidak bisa melihat karena bengkak sementara itu Zoe hanya bisa histeris tanpa bisa melakukan apa pun saat suaminya di hajar habis-habisan oleh Kelvin namun begitu, akal sehatnya masih bisa berjalan, Zoe menengok ke kanan dan ke kiri mencari senjata untuk menolong suaminya. beruntung di sana ada sebuah balok kayu yang tidak jauh dari tempatnya berdiri
tanpa pikir panjang Zoe meraih balok itu dan mengarahkannya ke pada Kelvin, sialnya Kelvin yang hilang kendali saat itu tanpa sengaja menghempas balok kayu itu dan membuat tubuh mungil Zoe terduyun-duyun ke belakang kemudian terjatuh, kepalanya terbentur oleh ujung lantai dan seketika itu Zoe tidak sadarkan diri
"ZOE!! " triak V saat melihat aliran darah keluar dari kepala istrinya
dengan susah payah V bangikit mendekati istrinya itu dan berusaha membangunkannya. perasaan khawatir, cemas, gelisah, sudah menjadi satu (perasaanya sudah campur adukk)
"Zoe bangun sayang... Zoe" V menepuk-nepuk pipi Zoe
sedangkan Kelvin yang melihat Zoe terjatuh tadi, sempat shok dan kehilangan kesadaranya sesaat, dirinya diam ditempat. benar Kelvin ingin membalas kematian kedua orang tua nya tapi buka tipe Kelvin menyerang dan menyakiti kaum lemah seperti wanita
Kelvin menculik Zoe bertujuan untuk memancing V datang kepadanya, tidak lebih dari itu dan tidak ada niatan Kelvin menyakiti Zoe
kesadaran Kelvin kembali saat mendengar suara tangisan dari V. ada rasa iba, kasihan di lubuk hati paling kecil Kelvin tapi itu semua ia kesampingkan karena tujuan utamanya adalah balas dendan, justru saat ini seharusnya dia bahagia karena musuhnya sudah menangis tidak berdaya
"kau sekarang sudah tahu bagaimana rasa kehilangan seseorang yang sangat berarti bagimu?" ejek Kelvin
V yang mendengar ucapan dari Kelvin muali meradang, ia terima jika sahabatnya itu memukulinya habis-habisan tapi tidak dengan istrinya. terlebih saat ini Zoe sedang mengandung, kecelakaan sekecil apa pun bisa berdampak bahaya bagi sang ibu dan calon bayinya
V pun mengila dengan sisa-sisa tenaganya, dirinya menghajar Kelvin. memang pertarungan yang sangat tidak seimbang. V yang sudah terkuras banyak tenaganya ditambah dia juga sedang terluka karena pertarungan sebelumnya, masih bisa memberikan perlawanan sengit tapi jauh berbeda dengan Kelvin yang saat ini berada di bawah kungkung V dia hanya menerima semua pukulan dari V
"kenapa kau hanya diam saja? kenapa kau tidak membalas pukulan ku hah?! "
"aku tidak ingin pertarungan ini tidak adil bagi mu, dengan kondisi mu yang sudah terluka sagat mudah bagi ku untuk mengabisi mu tapi aku tidak ingin kau mati semudah itu"
"brengsek!! " V Memukulinya dengan pukulan yang sangat banyak
dirasa sudah imbang (sama-sama terluka) Kelvin mulai perlawanannya. mereka mulai battel satu lawan satu karena mereka sudah sering melakukan ini saat dulu masih bersahabat tentu saja mereka sudah sangat hafal kelemahan masing-masing
mereka berkelahi tanpa henti, keduanya sudah sama-sama terluka parah (mungkin sudah sampai patah tulang rusuk). baik V dan Kelvin sudah saling terkpar satu sama lain, merintih menikmati sakit di sekujur tubuhnya
"kenapa kau melakukan ini kepada ku? " tanya V dengan suara yang lemah menahan sakit "apa maksudmu aku telah membunuh kedua orang tua mu?"
Kelvin berusaha untuk duduk dengan susah payah, dirinya meludah ke samping. ludah yang sudah bercampur dengan darah sebelum ia menceritakan kisah pilu kehidupan keluarganya setelah Dad Wille mengambil lima puluh presen saham di perusahaan Dad Edward
Flasback On
...^^^πππ^^^...
Author tulis di epsisode selanjutnya ya π
takut kalau di jadikan satu kalian tidak bisa mendapatkan perasaanya π
BTW kalian bisa juga merasakan musuh tapi masih ada rasa persahabatan tidak sih antara V dan Kelvin? Author hanya kepo, karena ini karya Author yang petama (cuma penasaran apa perasan yang Author tulis sampai ke kalian) hihihi....tolong komen di bahawah ya π
menurut kalian, edingnya bakalan sad ending atau Happy Ending ya? ini juga bisa komen di bawah π
komen dua kali boleh kok, tidak ada yang melarang hehehe karena Author benaran nanya diatas ππAuthor tunggu komen-komen kalian ya π
Happy nice day π