
Masion Utama
Seluruh keluarga Willem minus V dan Zoe sedang berkumpul di ruang tengah membicarakan masalah batalnya pertunagan Letta dan Arsya yang kurang dari lima jam setelah peresmian pertunangan mereka
"jadi semua ini hanya rencana Arsya agar bisa datang ke Indonesia dan mencari mantan pacarnya untuk di bawa kabur?" ucap Mom Fairus memulai pembicaraan
Mom Fairus terkejut alasan di balik batalnya pertunangan Arsya dan Letta yang Mom Fairus ketahui semalam Arsya berubah menjadi liar memukuli orang-orang, marah-marah tidak karuan sepeti orang kesurupan membuat suasana menjadi tidak kondusif dan mencekam. Mom Fairus pikir orang tua Kelvin membatalkan pertunanganya karena itu
"Ya, dan dia sudah merencanakan semuanya dengan matang bahkan jalur kabur dia sudah mempersiapkan" jawab Dad Wille tanpa ekspresi
"tapi kenapa dia mengincar keluarga kak Kelvin?" tanya Vega
"pasti pacarnya ada di antara keluarga mereka"
"Vallen benar, mantan pacarnya pasti dekat dengan keluarga mereka sehingga Arsya menggunakan Letta untuk menjalankan misinya" jawab Dad Wille
"lalu siapa mantan pacar Kak Arsya?" tanya Vega kepo
"kita tidak perlu tahu siapa mantan pacarnya, yang jelas kita harus membuat perhitungan kepada Arsya agar dia tidak meremehkan dan tidak berani mempermainkan keluarga Willem" saran Gea
"siapa yang berani mempermainkan keluarga Willem?" tanya seseorang dari arah pintu masuk, membuat semua orang melihat ke orang yang baru saja masuk bersama seorang wanita perbakaian tertutup
"V?" pekik semua orang terkejut karena mereka pikir V sedang bulan madu di Villa
"iya ini aku, sekarang jawab pertanyan ku. siapa yang berani bermain-main dengan keluarga Willem?"
"lho kok aku Mom?" tanya V mengerutkan dahinya bingung
"Kau berani-braninya membawa wanita lain ke Masion!" Mom Fairus salah paham memukul V. Mom Fairus tidak mengetahui jika wanita yang mengunakan hijab adalah Zoe ia kira V membawa pulang wanita lain atau lebih tepatnya selingkuhanya
"Mom sakit!" V berusaha menahan tangan Mom Fairus
Mom Fairus yang sudah marah tidak memperdulikan keluhan, dan rasa sakit yang di alami V, Mom Faitus terus saja memukul tanpa ampun yang ia fokusan hanya memberi pelajaran V. bisa-bisanya dia membawa selingkuhanya ke Masion jika berita ini di katahui public, terlebih kepada sahabatnya Ellena mau di taruh mana mukanya
Zoe yang tidak terima suaminya dipukuli oleh mertuanya berusaha membatu memisahkan perkelahian ibu dan anak itu
perkelahian itu akhirnya berakhir setelah Dad Wille dan Vallen memegani kedua sisi Mom Fairus
"Mom kau salah paham dia itu Zoe" V menghusap sudut bibirnya yang menegluarkan darah
"Zoe?" pekik semuanya terkejut
"iya Mom ini aku, Zoe" ucap Zoe tersenyum kaku lalu merapikan kemeja V yang berantakan
"kalian dengar semuanya?! Dia Zoe bukan wanita lain!" kesal V memandang tajam pada keluarganya
"Zoe penampulan mu seperti-" Mom Fairus menatap Zoe dari atas sampi bawah mengamati perubahan penampilah mantunya yang berbeda seratus delapan puluh derajat. penampilan yang Mom Fairus lihat seperi Ukhti-ukhti pengajian yang sering ia tonton di TV
Zoe hanya bisa menghela nafasnya kasar sebelum memberikan jawaban yang tepat, tidak mungkin kan ia bilang jika bajunya di sobek suaminya saat malam pertama dan baju yang ia kenakan ini hanya untuk menutupi hasil percintaan memreka semalam?