Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 130



V sudah seperti kacang, tidak di hiraukan sama sekali. hampir seharian mereka ber empat selalu menempel kepada Zoe tidak membiarkan kesempatan V yang juga ingin memanjakan istrinya


Zoe di perlakukan layaknya seperti ratu, bakan Mom Fairus dan ibu Ellena berlomba memasak untuk Zoe


"kenapa kalian tidak sekalin menyuapi Zoe? " kesal V


"ide bagus" gegas ibu ibu rempong memanggil Zoe


didudukanya Zoe di meja makan diantara Mom Fairus dan Ibu Ellena, mereka siap siap untuk menyuami Zoe


"saya bisa makan sendiri " Zoe sebenarnya juga sedikit risi diperlakukan istinewa seperti itu, tapi jauh di lubuk hatinya dirinya merasa sangat bahagia bisa di kelilingi dengan orang orang yang sangat mencintainya, pasti hidupnya akan lebih sempurna jika bisa mengingat masa lalunya


"tidak sayang, biar Mom dan Ibu yang menyuapi mu"


"tapi-"


"cepat buka mulut mu"


terpaksa Zoe menuruti ibunya dan ibu dari suaminya


"kapan kita akan melaksanakan pesta penyambutan Zoe" tanya Pa Edo


"Pesta? Pesta apa yang Papa maksudakan? " tanya balik V bingung


"Kita akan adakan syukuran karena Zoe kembali" jawab Ibu Ellena


"bagaimana jika kita lakukan sekalian syukuran lahirnya bayinya Vallen? " usul Mom Fairus


"Ibu, Mom, Zoe masih belum sehat betul. dia akan bingung dengan hadirinya banyak orang lagi pula aku belum bisa ke Jakarta karena pekerjaan disini belum selesai" alasan V


"Dad sudah bicara kepada Dokter Eric, Zoe sudah sehat dan sudah bisa berpergian. untuk masalah pekerjaan Dad bisa Hendel "


"tapi Dad-"


"sudah tidak ada tapi-tapi pokoknya besok pagi kalian ikut kita pulang ke Jakarta " ucap Mom Fairus tegas


V senbenarnya tidak keberatan dengan syukuran Zoe, hanya saja V masih ingin terus berduan dengan Zoe. kehadiran orang tua dan mertuanya saja sudah merengut Zoe darinya


V yang kesal seharian karena di *** kin, berjalan gontai masuk kedalam kamarnya, sementara Zoe yang melihat wajah jutek V merasa bersalah


*


*


"untuk apa kau kesini" ketus V


"sayang kau jangan marah, susah payah aku bisa lepas dari ibu ibu rempong itu" Zoe memeluk V dari belakang


V merasa senang ternyata Zoe juga merindukan pelukan dan kasih sayanganya, ditengah tengah kasih sayang orang tua dan mertuannya


"kita akan pergi sayang " ucap V membakikan tubuhnya membalas pelukan istrinya


"iya aku tahu, kita akan ke Jakarta kan?"


"tidak"


"lalu kita mau kemana? "tanya Zoe bingung mengkerutkan dahinya


"rahasia" ucap V mencium kening Zoe


...πŸ‚πŸ‚πŸ‚...


Pagi harinya ibu ibu rempong sudah mengedor gedor pintu kamar V, lama mereka mengedor tapi tak kunjung di bukakan. akhirnya mereka langsung menerobos masuk


"kamana mereka pergi? " tanya Mom Fairus kepada Ibu Ellena


"Mana aku tahu"


Ibu ibu itu menatap kosong ranjang yang masih tertata rapi disana, serta lemari yang terbuka tanpa isi


"apa mereka kabur? " lirih Mom Fairus melihat sendu lemari kosong


"lihat mereka meninggalkan surat" Ibu Ellena melihat secarik surat di atas nakas


..."*kami pergi berbulan madu, jangan cari kami atau mengganggu kami, aku pastikan sepulang dari bulan madu kalian akan mendapatkan cucu yang imut. untuk masalah pekerjaan sudah di Handel Dad wille....


...oh iya aku pinjam Jet nya*...


...Bye sampai jumpa minggu Depan"...